Pembukaan pabrik pakan PT Farmsco Feed Indonesia berlangsung megah pada 21 Maret 2018, berlokasi di Cikande, Serang, Banten. Tidak hanya manajemen Farmsco di Indonesia, acara grand opening ceremony juga dihadiri oleh An Yoon Sik selaku Director Farmsco Korea, Chung Hoo Jung selaku Director Farmsco Korea, Shin Ho Rim selaku Director Farmsco Korea, dan Bae Young Jung selaku General Manager Farmsco Korea.
Acara ini dimeriahkan oleh penampilan dari Hansamo yang membawakan tarian tradisional Korea Selatan “Buchaechum” sebagai pembuka acara serta sajian hiburan lainnya bagi para pelanggan yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia.
Grand opening ceremony berlangsung di pabrik PT Farmsco Feed Indonesia, Serang, Banten.
Berpengalaman lebih dari 40 tahun
Farmsco adalah perusahaan yang memproduksi pakan asal Korea Selatan. Perusahaan yang merupakan bagian dari Harim Group ini berdiri sejak 1973 dengan mengusung visi dan misi “No. 1 partner everyday with Farmsco.” Dengan keahlian dan pengalaman berkecimpung di industri pakan ternak lebih dari 40 tahun, Farmsco mampu menjadi perusahaan yang mampu meraih 20 persen dari pasar pakan ternak Korea.
Farmsco telah mendirikan beberapa tempat produksi di Indonesia, yaitu tempat pengeringan dan distribusi jagung di Sulawesi pada 2009. Setelah itu, pada 2017 dibangun pabrik pengolahan jagung kedua di Sulawesi dan pada 2016 pabrik ketiga dibangun di Cianjur, Jawa Barat. Pada 2018 ini, Farmsco meresmikan pabrik pakan di Serang, Banten.
PT Farmsco Feed Indonesia menempati area seluas 17,2 hektar. Kapasitas produksi dari pabrik tersebut mencapai 40.000 metrik ton per bulan dan memproduksi pakan ternak berkualitas tinggi untuk ayam petelur (layer), ayam pedaging (broiler), dan breeder. Pabrik ini diproyeksikan akan memproduksi pakan ternak lainnya. Dilengkapi dengan peralatan berteknologi tinggi, seperti teknologi berbasis fisiologi peternakan dan teknologi pemrosesan yang menjamin keseragaman produk, termasuk dukungan fasilitas Research and Development (RnD) Center.
Pakan yang dihasilkan oleh pabrik di Serang ini didisrtribusikan ke sejumlah wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan. Di waktu yang akan datang, produk pakan tersebut juga akan menjangkau ke seluruh wilayah Sumatera, Jawa Timur, dan Kalimantan.
Dalam sambutannya, Kwun Chun Nyun, Presiden Direktur PT Farmsco Feed Indonesia mengatakan, sejak awal mula berdiri, Farmsco telah mengerahkan seluruh upaya dan tenaga untuk berkontribusi terhadap peningkatan nilai konsumen dan kualitas suplai protein. Pada akhirnya, terciptalah pertumbuhan yang berkelanjutan. Terutama, setelah menjadi bagian dari keluarga Harim Group yang merupakan brand nomor 1 produk daging ayam di Korea Selatan. Saat ini, Farmsco menjadi perusahaan spesialis peternakan terbaik di industri peternakan Korea Selatan.
“Indonesia adalah negara yang mampu memimpin pembangunan ekonomi di Asia Tenggara dan juga menjadi negara yang sangat penting dalam perekonomian global,” ujar Kwun. Indonesia, sebagai Negara yang berperan penting dalam perekonomian global, Farmsco ingin turut berperan untuk berbagi pengalaman suksesnya dan turut meningkatkan kesehatan nasional serta mengembangkan industri perunggasan Indonesia.
Farmsco ingin menjadi perusahaan yang dapat memimpin dalam perolehan dan penyediaan teknologi modern untuk perkembangan industri perunggasan di Indonesia, menciptakan profit peternakan melalui penawaran produk dan program serta pelayanan yang baik, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan nasional dengan menyediakan produk unggas dengan kualitas terbaik. “Kami akan terus berupaya untuk berkontribusi pada kepuasan customer, serta untuk mewujudkan visi dan misi Farmsco,” harap Kwun.
Memenuhi kebutuhan pakan berkualitas
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Ir. H. Agus M. Tauchid, M. Si dalam sambutannya menyampaikan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016, sektor unggas di Provinsi Banten terdiri dari 9 juta ekor ayam buras, 4 juta ekor ayam petelur, ayam ras pedaging yang jumlahnya paling besar, yakni mencapai 63 juta ekor dan 2 juta ekor itik. Dari populasi tersebut terlihat bahwa potensi bagi para investor masih terbuka cukup luas.
Sementara itu, jagung yang menjadi kebutuhan dasar sebagai sumber pakan ternak juga menjadi perhatian. Salah satu sentra jagung yang cukup terkenal di Banten berada di daerah Pandeglang. “Kebutuhan jagung di Banten sendiri per hari mencapai 4.500 ton. Sedangkan Farmsco dapat produksi 40.000 ribu ton pakan, berarti kebutuhannya sekitar 20.000 ton jagung per bulan. Semoga ada kerja sama yang baik dengan petani-petani jagung di Banten,” lanjut Agus. Harapannya, pabrik pakan dapat menyerap jagung tersebut.
“Rencananya kami juga akan membangun kawasan jagung terpadu di Lebak yang nanti harapannya bisa panen setiap bulan. Itu menjadi program kami kedepan,” imbuhnya. Hal itu didasari oleh kebutuhan jagung sebagai sumber pakan sangat besar.
Provinsi Banten merupakan provinsi yang menarik bagi para investor di Indonesia. Peringkat Provinsi Banten untuk Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) masuk ke dalam lima besar secara nasional. Untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Banten menempati peringkat ketujuh secara nasional. “Ini artinya, Banten merupakan gerbang investasi yang sangat bagus. Karena itu, kami menyambut gembira kehadiran Farmsco,” ungkap Agus. Hadirnya perusahaan, ia melanjutkan, diharapkan bisa memberikan sumbangan dalam pemenuhan kebutuhan pakan yang berkualitas di Indonesia dan di Provinsi Banten khususnya.
Sejalan dengan itu, Abdul Wahid, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serang yang mewakili Bupati Serang mengungkapkan, pemerintah Kabupaten Serang juga sangat berbahagia dengan hadirnya Farmsco di wilayahnya. “Kami sebagai pemerintah daerah lebih berbahagia lagi dengan adanya perusahaan atau industri yang masuk ke Kabupaten Serang, karena dengan adanya industri, tentunya ini akan berdampak baik pada masyarakat sekitar,” kata Abdul Wahid.
Ia berujar, industri pakan saling terkait erat dengan pertanian. Produksi jagung di Kabupaten Serang diharapkan dapat ditransfer secara menyeluruh ke berbagai wilayah khususnya yang ada di Kabupaten Serang sendiri. “Dengan adanya perusahan ini petani-petani di wilayah Serang khususnya di Provinsi Banten dapat lebih giat lagi dan akan berdampak pada kesejahteraan petani,” tandasnya. Di samping itu, dengan adanya Farmsco juga diharapkan akan mampu mengakomodir tenaga kerja yang berada di sekitar pabrik.
Momen spesial
Berfoto bersama para pelanggan.
Dalam kesempatan tersebut, prosesi pengguntingan pita dilakukan untuk menandai resminya PT Farmsco Feed Indonesia beroperasi di Indonesia. Pada momen berikutnya, penandatanganan prasasti juga dilakukan antara Farmsco dengan perwakilan Bupati Serang, sebagai simbol kesiapan Farmsco untuk melayani pelanggan dengan menyediakan pakan berkualitas dan pelayanan prima.
Sebagai tanda apresiasi kepada pelanggannya yang telah hadir dalam acara tersebut, Farmsco pun menyediakan berbagai hadiah menarik, diantaranya smartphone, sepeda motor, dan special gift berupa 1 ton pakan ternak produksi Farmsco bagi pelanggan yang beruntung.
Di akhir acara, para tamu berkesempatan untuk diajak berkeliling melihat area pabrik bersama dengan perwakilan PT Farmsco Feed Indonesia. Adv