Beberapa guru terpilih dari Sekolah Menengah Kejuruan yang mengikuti pelatihan manajemen di Belanda. 

 

POULTRY INDONESIA – Guru dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Industri Perunggasan Panjalu (IPP) Ciamis, Jawa Barat, ikut serta dalam sebuah pelatihan yang diadakan di Belanda.
Pelatihan bertajuk “Training Innovative Capacity Development Nuffic Innocap Project” itu terselenggara dalam rangka implementasi nota kesepahaman antara Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, dengan Pemerintah Kerajaan Belanda.
Tujuan dari pelatihan tersebut adalah penguatan SMK sebagai penghasil sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten di berbagai bidang. Pada pelatihan itu, SMK IPP Ciamis tidak sendiri. Ada pula SMKN 1 Cibadak Sukabumi, SMKN Peternakan Lembang, SMKN 2 Subang, SMKN 1 Bawen, SMKN 2 Batu dan SMKN 5 Jember yang juga mengirimkan guru terpilihnya untuk ikut serta dalam pelatihan.
Pelatihan tersebut berlangsung dari Sabtu (27/1) hingga Kamis (8/2). Para guru diberikan berbagai pelatihan yang dapat menambah wawasan dan keterampilan yang berguna kelak dalam proses pembelajaran di sekolah. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk mempelajari sistem pendidikan kejuruan di Belanda, khususnya dalam hal kerja sama dengan sektor industri dan pemerintah.
Setelah mengikuti pelatihan ini, sekolah-sekolah peserta pelatihan akan mendapatkan program berkelanjutan selama dua tahun sampai akhir tahun 2019 dari pemerintah Belanda, berupa pelatihan lanjutan dan bantuan tempat praktik siswa.