Proses peresmian Laboratorium  Pascapanen Peternakan di Pusat Inovasi Agro Teknologi (PIAT), Universitas Gadjah Mada, Senin (18/12).

 

POULTRY INDONESIA, SELMAN – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melakukan inovasi. Kali ini, UGM menggandeng PT Ciomas Adisatwa—yang juga merupakan anak perusahaan PT Japfa Comfeed—dan Pemerintah Kabupaten Sleman.

UGM dan mitranya tersebut meresmikan Laboratorium Pascapanen Peternakan yang berlokasi di Pusat Inovasi Agro Teknologi (PIAT) UGM, Madurejo, Prambanan, Sleman, DIY, pada 18 Desember 2017. Peresmian itu dihadiri oleh Bupati Sleman Sri Purnomo, Rektor UGM Panut Mulyono, dan Direktur PT Ciomas Adisatwa Widihartomo Tri Kuncoro.

Laboratorium Pascapanen Peternakan yang masih satu lokasi dengan area Kebun Pendidikan dan Penelitian Pertanian (KP4) UGM ini berkonsentrasi pada produk olahan daging unggas. Hargo Utomo, selaku ketua pelaksana pembangunan laboratorium, mengungkapkan gagasan pembangunan ini sudah mulai dikonsep sejak 2012.

Di area Laboratorium Pascapanen Peternakan juga terdapat rumah potong ayam (RPA) yang mampu menampung 28 ribu ekor ayam per hari, dan memiliki storage dengan kapasitas 200 ton daging. Laboratorium Pascapanen Peternakan ini memiliki fasilitas di antaranya gedung utama, mesin pengolahan limbah, gedung administrasi, mes manager, ruang kuliah, mes mahasiswa, mushola, kantin, serta ruang parkir truk dan peristirahatan ayam.

Direktur PT Ciomas Adisatwa Widihartomo Tri Kuncoro, mengungkapkan, dengan adanya Laboratorium Pascapanen Peternakan ini bisa mengembangkan skill mahasiswa, agar pada saat lulus nanti menjadi tenaga siap pakai.

“Kita berharap juga adanya Laboratorium Pascapanen ini masyarakat sekitar ekonominya bisa lebih bergairah. By product nanti kita bisa dibudidayakan atau dimanfaatkan bagi masyarakat sekitar untuk bermitra. Kita nanti juga bisa membuat keripik dari usus atau ampela ati menjadi produk dari wilayah Sleman,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Sleman Sri Purnomo berharap, dengan adanya fasilitas ini akan memunculkan para wirausahawan yang dapat menciptakan lapangan kerja.