Edisi Terbaru




Menu Utama
· Laporan Utama
· Internasional
· Analisa pasar
· Riset
· Tip & Trik
· Opini
· Referensi
· Otonomi Daerah
· Info PI
· Lowongan Kerja
· Boleh Tertawa

· News In English
. Poultry Product

Interaksi
· Forums Diskusi
· Buku Tamu
· Web Links

· Beritahu Teman

ad PI






Languages
Select Interface Language:

English Indonesian

About Us
· Profil PI
· Tim Redaksi
· Berlangganan
· FAQ
· Feedback

PI Address
POULTRY INDONESIA
KOMPLEK MANGGA DUA SQUARE
Blok E NO. 23
Jl. Gunung Sahari Raya No. 1
Jakarta Utara - 14430
Phones. 62-21-62318153/70749491
Faks. 62-21-62318154
e-mail:



 Indonesia Berpeluang Ekspor Unggas

Opini

www.poultryindonesia.com. Pada sepuluh tahun mendatang negara eksportir/produsen unggas seperti Amerika Serikat dan Cina akan mengalami kemunduran dalam produksi unggas kecuali Brazil. Ini disebabkan berkurangnya air dan lahan yang tersedia. Bahkan Cina diperkirakan sudah tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan sendiri sehingga akan impor. Sedangkan Amerika Serikat walau masih menjadi produsen besar tetapi perlahan akan menuju stagnan. Sementara produksi unggas Brazil justru akan meningkat tajam karena di samping ketersediaan air dan lahan yang cukup, Brazil juga cepat mengadopsi teknologi dengan jaminan kesehatan hewan yang baik.

 



Salah satu negara yang berpeluang besar memasok kebutuhan produk unggas dunia adalah Indonesia. Ini disebabkan dukungan lahan yang sangat luas dan air yang masih tersedia cukup di berbagai daerah di Indonesia. Namun semuanya perlu didukung kesiapan dan pembenahan dalam kesehatan hewan dan manajemen produksi.

Hal ini merupakan salah satu kesimpulan yang cukup menarik dari Kongres Dokter Hewan Perunggasan Dunia ke-16 yang berlangsung 8-12 November 2009 di Marakesh, Maroko. Hadir dari Indonesia Drh. Djayadi Gunawan dan praktisi dari beberapa perusahaan perunggasan seperti Drh. Edy Purwoko, Drh. Sudirman, Drh. Dharmasyah, dan Jusmeinidar.

Presiden Dokter Hewan Perunggasan, Prof. Dr. H. M. Hafez mengatakan Kongres Dokter Hewan Perunggasan Dunia ke-16 ini dilakukan bertepatan dengan anniversary asosiasi yang ke-50 tahun. Terbentuknya asosiasi ini sebagai bentuk kepedulian akan dunia kesehatan hewan. “Melalui asosiasi ini kita dapat berbagi dan bertukar pengetahuan di kalangan ahli penyakit unggas, ilmuwan, industri, pemerintah dan masyarakat umum, sehingga memajukan ilmu pengetahuan dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan dari berbagai aspek ilmu pengetahuan unggas.

 Kongres yang diselenggarakan dua tahun sekali ini dihadiri 1400 peserta dari 84 negara dan membahas 372 makalah tentang unggas. Kongres berikutnya direncanakan akan digelar tahun 2011 di Meksiko. Liza



 
Login
Nickname

Password

Security Code: Security Code
Type Security Code

Don't have an account yet? You can create one. As a registered user you have some advantages like theme manager, comments configuration and post comments with your name.

Related Links
· More about Opini
· News by poultry


Most read story about Opini:
RPA sebagai Bagian dari Kesmavet


Article Rating
Average Score: 0
Votes: 0

Please take a second and vote for this article:

Excellent
Very Good
Good
Regular
Bad


Options

 Printer Friendly Printer Friendly


Associated Topics

Opini

Poultry Indonesia Edisi Online, sejak 2002 © Majalah Poultry Indonesia - jakarta
Design by imajixnet.com.
Syndicate our news using the file backend.php or ultramode.txt