Edisi Terbaru




Menu Utama
· Laporan Utama
· Internasional
· Analisa pasar
· Riset
· Tip & Trik
· Opini
· Referensi
· Otonomi Daerah
· Info PI
· Lowongan Kerja
· Boleh Tertawa

· News In English
. Poultry Product

Interaksi
· Forums Diskusi
· Buku Tamu
· Web Links

· Beritahu Teman

ad PI






Languages
Select Interface Language:

English Indonesian

About Us
· Profil PI
· Tim Redaksi
· Berlangganan
· FAQ
· Feedback

PI Address
POULTRY INDONESIA
KOMPLEK MANGGA DUA SQUARE
Blok E NO. 23
Jl. Gunung Sahari Raya No. 1
Jakarta Utara - 14430
Phones. 62-21-62318153/70749491
Faks. 62-21-62318154
e-mail:



 Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca dengan Pembangkitan Energi Terbarukan

Referensi

www.poultryindonesia.com. Pemanasan global telah menjadi kepedulian masyarakat dunia karena dampaknya dapat mengubah iklim dan dapat meningkatkan suhu bumi. Kondisi ini dapat melelehkan kutub-kutub es, menaikkan muka air laut dan memperkuat intensitas badai. Meningkatnya suhu bumi ditengarai karena semakin besarnya lepasan gas-gas rumah kaca(green house gasses) seperti karbon dioksida (CO2), nitrogen oksida (N2O), gas-gas flour dan metana (CH4) baik karena prose salami dan terutama karena kegiatan manusia.



Berkurangnya tegalkan hutan, semakin besarnya penggunaan bahan bakar fosil (minyak dan batubara), penggunaan chlorofluorcarbons (CFC) di industri pendingin, elektronik dan kemasan, serta gas metana (CH4) yang dihasilkan selama proses produksi dan transportasi batubara, gas alam, dan minyak bumi serta kegiatan peternakan dan usaha agriculture lainnya dapat meningkatkan gas-gas rumah kaca di atmosfer.

Kondisi semacam ini mengharuskan semua pihak berusaha untuk memperkecil dampak perubahan iklim tersebut. PT. Santosa Agrindo (SANTORI), anak perusahaan JAPFA group mengatasi masalah tersebut melalui proses pengolahan limbah organic untuk mengurangi pelepasan gas metana, pada lahan penampungan limbahnya. Dengan merancang dan mengoperasikan CIGAR (Covered In-Ground Anaerobic Reactor), gas mentana yang dihasilakn dapat diproses menjadi sumberdaya yang lebih produktif dala bentuk energi terbarukan.

Setiap tahunnya, dari usaha penggemukan sapi dapat menampung dan mengolah kotoran ternak sapi menjadi 900 ton gas metana yang digunakan untuk mengahsilakn energi terbarukan. Dengan diresmikannya CIGAR akan membantu mengurangi emisi gas rumah kaca setara 200 ribu ton karbon dioksida dalam periode satu dasawarsa. Pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 200 ribu ton tersebut sama nilanya dengan emisi karbon yang dikeluarkan oelh 35.000 mobil penumpang.

“Pemanfaatan kotoran sapi menjadi sumber energi terbarukan bukan hal baru, peternak sapi perah di Jawa Timur sudah banyak memanfaatkannya untuk penerangan dan memasak. Pada dasarnya prinsipnya sama, hanya di SANTORI dibuat skala besar untuk 22.000 ekor sapi,” ujar Presiden Direktur PT. Santosa Agrindo, Samuel Wibisono.



 
Login
Nickname

Password

Security Code: Security Code
Type Security Code

Don't have an account yet? You can create one. As a registered user you have some advantages like theme manager, comments configuration and post comments with your name.

Related Links
· More about Referensi
· News by poultry


Most read story about Referensi:
Pola Pengembangan dan Budidaya Peternakan Nasional


Article Rating
Average Score: 0
Votes: 0

Please take a second and vote for this article:

Excellent
Very Good
Good
Regular
Bad


Options

 Printer Friendly Printer Friendly


Associated Topics

Referensi

Poultry Indonesia Edisi Online, sejak 2002 © Majalah Poultry Indonesia - jakarta
Design by imajixnet.com.
Syndicate our news using the file backend.php or ultramode.txt