Edisi Terbaru




Menu Utama
· Laporan Utama
· Internasional
· Analisa pasar
· Riset
· Tip & Trik
· Opini
· Referensi
· Otonomi Daerah
· Info PI
· Lowongan Kerja
· Boleh Tertawa

· News In English
. Poultry Product

Interaksi
· Forums Diskusi
· Buku Tamu
· Web Links

· Beritahu Teman

ad PI






Languages
Select Interface Language:

English Indonesian

About Us
· Profil PI
· Tim Redaksi
· Berlangganan
· FAQ
· Feedback

PI Address
POULTRY INDONESIA
KOMPLEK MANGGA DUA SQUARE
Blok E NO. 23
Jl. Gunung Sahari Raya No. 1
Jakarta Utara - 14430
Phones. 62-21-62318153/70749491
Faks. 62-21-62318154
e-mail:



 Majalah Poultry Indonesia Edisi Cetak Maret 2010

Laporan Utama

www.poultryindonesia.com. Panen raya jagung yang selalu terjadi pada bulan basah menjadi polemik tersendiri bagi pertanian jagung secara umum maupun bagi dunia perunggasan khususnya. Walau saat ini, jagung telah menjadi kebutuhan semua sektor (food-fuel-biodesel), namun sepertinya yang sangat merasakan akan rendahnya kualitas dari panen raya jagung ini hanyalah dunia perunggasan. 

 

 



Kadar air tinggi yang dikandung oleh jagung membuat kualitas pakan untuk ternak unggas tidak baik, dan tentunya membahayakan kesehatan ternak. Oleh karenanya, pemerintah dan beberapa stakeholder pabrik pakan ternak mencoba memfasilitasi penanganan pasca panen ini untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Oleh karenanya, Majalah Poultry Indonesia edisi Maret mencoba mengangkat tema Laporan Utama “Dilema Pengelolaan Pasca Panen”, karena memang permasalahan jagung ini belum bisa terselesaikan begitu saja. Sikap petani jagung dalam memanen tanaman jagungnya ini lebih cepat juga kendala utama. Dengan alasan ingin medapatkan masa panen yang lebih cepat dalam setahun, ternyata membuat kualitas hasil panen rendah.

Sebenarnya, jika petani tersebut mau melakukan panen yang sedikit lama sehingga kadar airnya turun, dapat menaikkan nilai jual dari jagung tersebut kepada pabrikan pakan ternak. Hal ini, dimungkinkan karena tidak perlu melakukan perlakuan lagi untuk menurunkan kadar air yang terdapat di jagung.

Sementara untuk Laporan Khusus, kami mencoba untuk mengungkap “Data Broiler vs Layer”. Keadaan pasar unggas nasional yang sempat beberapa waktu lalu membuat para peternak sedikit pusing dikarenakan harga produk unggas yang goyah hampir 5 bulan terakhir.

Sepertinya, pengalaman tersebut sudah dapat memberikan pengalaman yang berharga terhadap pelaku perunggasan. Pengumpulan data secara menyeluruh per daerah cukup mampu menjaga dan mengantisipasi dalam penentuan langkah ke depan dalam melakukan chick in. Karena walau bagaimanapun, jika tetap memaksakan chick in secara berlebih tanpa control akan memengaruhi pasar nantinya.  

Pada rubrik peristiwa, para koresponden mencoba mengungkapkan penggunaan DDGS (Dried Distillers Grainswith Solubles) sebagai hasil samping dari jagung dapat dipergunakan sebagai sumber bahan bahan pakan alternative bagi peternakan.

Sementara, beberapa waktu lalu, Poultry Indonesia mendapat kunjungan dari perwakilan Departemen Penelitian Perancis yang mencoba mengetahui akan kondisi peternakan unggas di Indonesia.

 

 



 
Login
Nickname

Password

Security Code: Security Code
Type Security Code

Don't have an account yet? You can create one. As a registered user you have some advantages like theme manager, comments configuration and post comments with your name.

Related Links
· More about Laporan Utama
· News by poultry


Most read story about Laporan Utama:
Peta Penyakit Unggas


Article Rating
Average Score: 0
Votes: 0

Please take a second and vote for this article:

Excellent
Very Good
Good
Regular
Bad


Options

 Printer Friendly Printer Friendly


Poultry Indonesia Edisi Online, sejak 2002 © Majalah Poultry Indonesia - jakarta
Design by imajixnet.com.
Syndicate our news using the file backend.php or ultramode.txt