Poultryindonesia.com, Info PI. Telah berabad-abad lamanya unggas air menjadi komoditas penting sebagai salah satu komponen usahatani masyarakat pedesaan, yang umumnya berada pada tingkat ekonomi menengah dan rendah. Superioritas ternak unggas air ini cukup terbukti dengan bertahannya keberadaan dan produktifitas terutama telur itik yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan unggas lokal lainnya.
Telur dan daging unggas air ini mempunyai peminat yang relatif cukup banyak, namun kuantitas produk (telur dan daging) masih belum banyak tersedia, sehingga manfaat ekonomis dari sumberdaya ini masih jauh dari potensi yang tersedia.
Kurang berkembangnya usahatani unggas air ini disebabkan terutama oleh kuantitas ketersediaan bibit, yang disebabkan belum adanya pembibit yang menghasilkan DOD (Day Old Duck) secara besar-besaran. Kemungkinan lain lagi adalah meningkatnya harga pakan jadi yang semakin tidak terjangkau oleh para peternak dengan kepemilikan kecil. Pengembangan produk akhir dari unggas air juga masih belum optimal, sehingga sedikit sekali nilai tambah yang dapat diekstrak dari usahatani unggas air.
Pemerintah Republik Indonesia saat ini tampaknya mulai berpihak kepada pengusaha menengah dan kecil melalui skema pemberian modal kecil dan menengah tanpa agunan (UKM). Hal ini perlu dimanfaatkan dengan berbagai usaha yang menguntungkan antara lain usaha peternakan unggas air.
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan usaha yang memiliki nilai penjualan antara Rp 300 ribu sampai Rp 3 juta perhari, sedangkan usaha menengah memiliki nilai penjualan di atas Rp 3 juta perhari. UKM merupakan kelompok usaha yang menunjang masalah ketenagakerjaan nasional, dengan kemampuannya dalam menyerap tenaga kerja hingga 508 ribu orang untuk setiap persen pertumbuhan ekonomi.
Selama ini usahatani ternak itik telah banyak memberikan kontribusi pendapatan keluarga yang cukup berarti meskipun untuk sebagian besar kegiatan peternakan yang dikelola keluarga belum mencapai kriteria usaha kecil.
Pada sentra-sentra produksi itik tertentu seperti Brebes, Tegal, Mojosari, Bantul dan Blitar, usaha peternakan itik sudah mencapai kriteria usaha menengah ke atas. Apabila skema UKM pemerintah ini ukurannya bukan untuk satu keluarga peternak, tetapi merupakan suatu usaha kelompok yang terintegrasi, maka persyaratan untuk ikut dalam skema UKM ini dapat dipenuhi oleh peternak itik pada umumnya.
Ditambah lagi dengan adanya pendukung-pendukung seperti teknologi, penyuluh dan pembinaan oleh instansi dinas peternakan setempat, maka sudah seyogyanya adanya dukungan skema UKM ini dapat mewujudkan terserapnya tenaga kerja seperti yang dicita-citakan skema UKM.
Oleh karena itu, alangkah indahnya apabila kedua kutub upaya ini bisa disatukan secara harmonis di tingkat peternak kecil dan menengah, sehingga upaya peningkatan kesejahteraan peternak bisa dilaksanakan sedikit demi sedikit. Dampak yang kita harapkan apabila kedua kutub ini bertemu dan menguntungkan, adalah tersedianya tambahan lapangan pekerjaan bagi masyarakat menengah dan kecil untuk mendapatkan penghidupan yang layak bagi petani di pedesaan.
T U J U A N
Tujuan Lokakarya Nasional Unggas Air II adalah:
1. Merancang strategi pengembangan usaha peternakan unggas air yang sejalan dengan program nasional Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
2. Merumuskan strategi pemanfaatan dan pelestarian plasma nutfah unggas air sebagai sumberdaya genetik lokal.
3. Menyediakan forum komunikasi dan informasi tentang unggas air.
KELUARAN YANG DIHARAPKAN
1. Alternatif pengembangan usaha kecil dan menengah unggas air dalam bentuk suatu kelompok usaha bersama atau perorangan yang mandiri dan sinambung, yang mencakup seluruh komponen-komponennya.
2. Model pengelolaan plasma nutfah unggas air untuk pemanfaatan dan pelestarian
3. Terbentuknya jaringan komunikasi dalam penyediaan informasi tentang unggas air
M A T E R I
Materi lokakarya dikelompokkan dalam makalah utama dan makalah penunjang. Kelompok makalah utama berupa makalah undangan yang harus dibahas dan didiskusikan baik dalam acara pleno maupun sidang kelompok, dengan topik-toipik:
1. Sistem produksi yang didalamnya termasuk aspek pembibitan, pakan, manajemen dan kesehatan.
2. Permodalan yang mencakup berbagai skema perkreditan yang tersedia baik yang berasal dari pemerintah maupun swasta.
3. Pemasaran yang meliputi berbagai aspek seperti kualitas, diversifikasi dan tataniaga produk primer dan pasca panen, termasuk penyimpanan, dan transportasi.
4. Peraturan pemerintah yang dapat mendukung keberpihakannya pada usahatani unggas air sebagai salah satu bentuk UKM.
5. Pembinaan sumberdaya peternak berikut kelembagaan produksinya yang lebih berorientasi pada keuntungan ekonomi.
Makalah penunjang merupakan makalah-makalah hasil penelitian primer atau rangkuman yang relevan dalam menunjang ke lima topik di atas. Makalah penunjang ini hanya akan dipresentasikan dalam bentuk poster, yang sebelumnya dilakukan terlebih dahulu evaluasi kelayakannya. Makalah yang diterima akan diposterkan dan dimuat dalam prosiding
WAKTU & TEMPAT PENYELENGGARAAN
Hari/Tanggal :Rabu dan Kamis/ Tanggal 16 dan 17 November 2005
Waktu :08.00 - selesai
Tempat :Auditorium Balai Penelitian Ternak
Jl. Raya Tapos, Desa Banjarwaru,
Ciawi, Bogor
P E N Y E L E N G G A R A
Masyarakat Ilmu Perunggasan Indonesia (MIPI) bekerjasama dengan Balai Penelitian Ternak, Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, dan Majalah Poultry Indonesia.
P E S E R T A
Kurang lebih 125 orang dari kalangan pelaku agribisnis, praktisi peternakan unggas air, penentu kebijakan dan kalangan akademisi. Formulir pendaftaran peserta ada pada Leaftel.
S P O N S O R
Bagi pihak-pihak yang berminat untuk berpartisipasi dalam lokakarya, panitia menyediakan sarana promosi dalam bentuk spanduk, banner, penyebaran brosur/leaflet dan lain-lain
B A T A S A K H I R
Penerimaan judul dan ringkasan : 18 Agustus 2005
Pemberitahuan penerimaan makalah : 15 September 2005
Penerimaan makalah lengkap : 14 Oktober 2005
Pengembalian formulir pendaftaran : 15 Oktober 2005
I N F O R M A S I
Untuk informasi lebih lanjut dan komunikasi silakan menghubungi:
Dr. Sofjan Iskandar, Maijon Purba Ssi, Msi atau Ir. Soni Sopiyana MS
Balai Penelitian Ternak, PO. Box 221, Bogor 16002
Telp. (0251) 240751, 240752, 240753,
Fasimile (0251) 240754
e-mail: unggasair_2@yahoo.co.id
atau boleh juga kontak ke:
Sdr. Andang
Poultry Indonesia
Mangga Dua Abdad J 18 Komplek Ruko Bangunan
Jakarta Pusat
Telp. 021-6014715
email andangpoultry@yahoo.com
atau jika anda membutuhkan leaflet unggas air dalam bentuk elektronik, silakan mengajukan permintaan pengiriman leaflet elektronik dalam (bentuk PDF) yang akan kami kirim langsung ke email anda