Tumbuh Kembang Bisnis Puyuh

article-image

Puyuh merupakan salah satu ternak yang mudah dibudidayakan dan memiliki peran penting dalam upaya peningkatan pendapatan masyarakat. Beberapa keunggulan dari burung puyuh yaitu produksi telur yang tinggi dan masa pemeliharaan yang singkat.

Puyuh merupakan unggas yang berukuran pendek, kecil, gemuk, dan bulat dengan kaki yang kuat dan pendek. Badannya dipenuhi dengan bulu berwarna cokelat dengan bercak abu-abu dan hitam. Awalnya, puyuh hidup liar dan berpindah-pindah di hutan. Suaranya cukup keras dan agak berirama. Therefore, unggas ini dahulu banyak dipelihara sebagai song birds.

Hewan ini pertama kali diternakkan di Amerika pada sekitar tahun 1870. Further, puyuh mulai berkembang ke seluruh dunia sebagai hewan ternak. Of Indonesia, peternakan puyuh komersial mulai dilakukan pada tahun 1979 dengan mengimpor bibit puyuh dari luar negeri.

         Puyuh sangat potensial dikembangkan untuk diambil telur atau dagingnya. Among all kinds of birds laying, ternyata puyuh termasuk unggas penghasil telur terbesar kedua setelah ayam ras petelur. In addition to eggs , Quail meat has a delicious flavor, savory, and soft-textured. Dagingnya memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi, so that it can be used as an alternative food source.

         Quail farming very prospective businesses. It can be seen from the ever increasing market requirements, sedangkan jumlah produksi telur puyuh masih jauh di bawah kebutuhan pasar.

            Direktur Perbibitan Ditjen PKH, Go. H. Abubakar, SE, MM., mengatakan populasi puyuh tiga tahun terakhir (2010-2012) relatif stabil. Menurut statistik PKH, populasi puyuh tahun 2010 sebanyak 7.053.576 ekor, year 2011 sebanyak 7.356.648 ekor, dan tahun 2012 sebanyak 7.840.880 ekor.

            Diakui Abubakar bahwa bisnis puyuh kurang menggema atau membooming bila dibandingkan dengan bisnis unggas yang lain seperti itik dan ayam.  Puyuh memberikan kontribusi dalam penyediaan protein hewani berupa telur  dan daging (puyuh afkhir) meskipun masih relatif kecil. Bisnis puyuh secara umum dikatakan cukup stabil tidak pernah bergejolak di tingkat nasional.  Hal ini kemungkinan karena tingkat konsumsi telur puyuh masih terbatas (low) production 8.820 ton (statistik) and pelaku usaha di bidang budidaya dan pembibitan puyuh juga masih terbatas,” he said. For mempermudah komunikasi pembibit puyuh, continued, dibuatlah Asosiasi Peternak  Puyuh Indonesia (APPI)pusat di Sukabumi, di mana sebagai Ketua Umumadalah Bapak Slamet Wuryadi S.Pt. MP periode 2010 – 2015.

          Puyuh, he, is plasma nutfah Indonesia karena pembibitan puyuh sudah dilakukan bertahun-tahun dan untuk kebutuhan bibit sudah dapat dipenuhi dari dalam negeri. Hal ini sudah disepakati sebagai unggas lokal Indonesia which asal usulnya dari Coturnix- coturnix Japonica. 

            Pemerintah melalui Direktorat Budidaya Ternak telah membina peternak puyuh yang dilakukan sejak tahun 2006 sampai dengan saat ini dengan memberikan bantuan melalui dana bantuan sosial APBN Dekon dengan kegiatan berupa : 1).Penguatan Modal Usaha Kelompok (PMUK), terhadap kelompok penerima kegiatan pengembangan ternak puyuh. Di mana kelompok penerima kegiatan tahun 2006 sebanyak 7 kelompok, tahun 2007 there is 1 kelompok, tahun 2008 sebanyak 6 kelompok, tahun 2009 sebanyak 9 kelompok, tahun 2010 sebanyak 9 kelompok, tahun 2011 sebanyak 24 kelompok, tahun 2012 sebanyak 14 kelompok, dan tahun 2013 sebanyak 5 kelompok, 2).Sarjana Membangun Desa (SMD) Year 2010 sebanyak 4 kelompok dan  year 2012 as much as 5 kelompok, 3).Bantuan kredit dengan bunga yang disubsidi oleh pemerintah melalui program KKPE (Kredit Ketahanan Pangan dan Energi) yang bisa diakses oleh kelompok peternak puyuh, 4).Pemerintah memberikan pembinaan dalam bentuk acuan berupa Pedoman Pembibitan Puyuh Yang Baik, Permentan No: 54/Permentan/OT.140/9/2010.

Learn refer Poultry Indonesia Magazine October print edition 2013.

 

Comments

No comments yet.

Be first to leave your comment!

Nickname:

E-mail:

Homepage:

Your comment:

Add your comment