Transportasi adalah faktor yang sangat penting diperhatikan dalam kelancaran distribusi bahan pakan

 

POULTRY INDONESIA, BOGOR – Pembahasan rantai pasok (supply chain) bahan pakan menjadi perhatian bagi beberapa pihak. Pada Senin (18/12), para ilmuwan dan praktisi yang terdiri dari Asosiasi Ahli Nutrisi dan Pakan Indonesia (AINI), Himpunan Ilmuwan Tumbuhan Pakan Indonesia (HITPI) dan pihak penggagas yakni Forum Logistik Peternakan Indonesia (FLPI), berkumpul di Ruang Sidang Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), berupaya menemukan solusi dari persoalan-persoalan yang sedang dihadapi.

Acara dikemas dalam bentuk diskusi dengan mengusung tema “Supply Chain Bahan Pakan Lokal Strategis untuk Ketahanan Pangan Nasional”, dihadiri oleh pembicara dari berbagai kalangan. Terdapat Direktur Pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Ir. RR. Sri Widyati, MM., Kepala Seksi Pengembangan Bahan Pakan Ditjen PKH Eny Hastuti Wahyuningtyas, S.Pt., Dosen Fakultas Peternakan IPB Dr.Ir. Suryahadi, DEA., serta Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB Dr. Dedi Budiman.

Diskusi yang dimoderatori oleh Pengurus Pusat AINI Dr. Musryid Ma’sum itu berlangsung menarik dengan antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta. Diskusi ini juga merupakan kegiatan yang pertama kali digelar, dan tidak menutup kemungkinan untuk diadakannya acara serupa di waktu yang akan datang.

Chairman FLPI Prof. Luki Abdullah mengatakan, bahwa forum logistik ini berusaha mengikatkan diri dengan stakeholder penting, seperti Kementerian Pertanian. Karena hasil pembahasan dalam diskusi dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah dalam membentuk suatu regulasi.

Tema mengenai supply chain ini diangkat tidak lain karena saat ini dirasa banyak gejolak terkait pakan. “Kenapa kita mengangkat tema ini? Karena isu mengenai impor saat ini menjadi momok baru yang terjadi terus menerus,” ungkap Luki. Menurutnya pula, ada hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan, yakni tentang bagaimana ternak bisa hidup dengan baik dan produktivitasnya tinggi.

Baik pakan unggas dan pakan ruminansia, keduanya memang membutuhkan bahan pakan lokal. Untuk bahan pakan lokal yang strategis saat ini, bagi unggas, adalah jagung dan bekatul. Sementara ruminansia banyak membutuhkan pakan hijauan dan konsentrat.

Peserta yang hadir dalam acara tersebut sepakat untuk melanjutkan forum selanjutnya, yang akan membahas, mengidentifikasi dan memperdalam komponen-komponen dari supply chain yang mendesak untuk diperbaiki.

Ada banyak komponen yang sarus diperhatikan, salah satunya adalah masalah sistem logistik pakan, yang di dalamnya termasuk pula transportasi. Untuk waktu yang akan datang, forum ini akan mencoba merumuskan permasalah tersebut dan akan menyampaikannya ke pemerintah secara komprehensif. Dengan demikian maka jalan keluar atas persoalan di sektor supply chain dapat diwujudkan secara bersama-sama.