April 2017, Produksi Jagung Diprediksi Melimpah

Mentan bersama GPMT memberikan keterangan usai rapat membahas jagung. (Aulia/PI)

 

POULTRY INDONESIA, JAKARTA-- Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) menyatakan, dalam tiga bulan ke depan atau tepatnya bulan April 2017, produksi jagung nasional akan mengalami peningkatan produksi.

Usai menggelar rapat terkait suplai jagung bersama GPMT di Kementan, Rabu (18/1), Menteri Pertanian (Mentan) Ir. Andi Amran Sulaiman mengatakan, Indonesia akan over supply jagung dalam tiga bulan ke depan karena produksi di sejumlah daerah meningkat signifikan. Hal ini karena kerja sama yang baik antara pemerintah dan perusahaan swasta, serta program luas tambah tanam.

Ditargetkan pada 2017, produksi jagung nasional akan mencapai 17 juta ton dan pada bulan April 2017, diprediksi akan terjadi produksi besar sebanyak 12 juta ton.

“Kami sudah kerja bersama-sama sehingga produksi jagung meningkat. Ini sinergi yang baik dan impor kita turun 66 persen, sekarang justru ada kekhawatiran over supply dalam waktu dekat ini dan ini akan kita antisipasi lebih awal,” terang Amran.

Kebutuhan jagung kita, lanjut Amran, baik untuk pakan maupun konsumsi hanya sebesar 1,7 juta ton per bulan atau 20,4 juta ton per tahun. Dengan over supply ini, Kementan dan GPMT juga akan meminta kerjasama dengan Bulog untuk menyimpan sebagian jagung untuk disimpan di gudang Bulog, di mana gudang GPMT tidak mampu menampung produksi yang berlebih.

Menurut Amran, kenaikan produksi yang terjadi karena ada beberapa daerah yang mengalami peningkatan penanaman jagung. Ada satu daerah peningkatannya sampai 40-50 persen penanaman jagung, tapi ada yang terpenting, GPMT sudah membangun gudang di mana-mana serta pengering (dryer). Daerah-daerah yang mengalami peningkatan produksi yaitu Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Dompu, Bima, Sumbawa, Jawa Timur dan Lampung.

Sementara itu, drh. Desianto B Utomo selaku Ketua GPMT mengungkapkan kebutuhan jagung untuk bahan baku pakan ternak pada tahun 2017 diprediksi 8,5 juta ton. Naik tipis dari kebutuhan tahun 2016 sebanyak 8 juta ton. “Adapun kebutuhan jagung 8,5 juta ton tersebut merujuk pada produksi pakan tahun 2017 yang diprediksi 17 juta ton”. 

- Aulia Rahmat H. -

Our Partners

Our Instagram

Our Pages

Contact Us

Address:
Komp. Mangga Dua Square Blok E. No. 23, Jl. Gunung Sahari Raya No. 1 Jakarta 14430 - Indonesia

Phone: +62 21 62318153

Fax: +62 21 62318154

Email:
redaksi@poultryindonesia.com
advertisement.poultryindonesia@gmail.com
sirkulasi@poultryindonesia.com
promo.poultryindo@gmail.com