DInamika Penyakit Unggas

Penyakit unggas merupakan salah satu tantangan  besar bagi usaha perunggasan yang terus menjadi kendala yang harus diberikan perhatian lebih. Perkembangan penyakit unggas di lapangan cukup bervariasi dan dapat memberikan efek buruk bagi dunia perunggasan. Beberapa penyakit unggas memiliki pola yang sama tiap tahunnya dan beberapa penyakit yang lain berubah-ubah karena sifat virus yang sering bermutasi sepertiAvian Influenza (AI).

Penyakit yang menyerang unggas mengalami pasang surut yang ditentukan oleh beragam kondisi. Salah satunya ialah keadaan cuaca yang kurang mendukung. Dengan kondisi cuaca yang buruk dapat menyebabkan daya tahan tubuh unggas menurun, sehingga memungkinkan penyakit dapat dengan mudah menyerang.

Salah satu cara untuk memperkecil penyebaran penyakit unggas yaitu dengan monitoring penyebaran virus pada unggas. Monitoring serologi harus dibiasakan oleh peternak, karena hal ini adalah salah satu cara mengevaluasi program kesehatan baik terhadap AI, ND, IBD, dan penyakit lainnya, karena kita tidak bisa mengukur besaran tantangan lapangan yang ada. Oleh sebab itu, dalam mengevaluasi kesehatan broiler maupun layer, peternak harus tetap fokus pada penyakit-penyakit yang menjadi ancaman tetap atau rutin terjadi. Artinya, sampai kapan pun harus waspada penuh terhadap penyakit yang sudah ada di lapangan. Terlebih untuk penyakit viral, mencabut sedikit saja vaksin dari program kesehatan kemungkinan akan menimbulkan permasalahan. Oleh sebab itu, evaluasi program kesehatan 3 – 4 periode perlu dilakukan, apakah vaksinasi yang dilakukan masih memadai atau tidak. Kemudian umur pelaksanaan vaksinasinya perlu diubah atau tidak.

Selain itu, program biosekuriti harus diperketat. Selama ini, peternakan rakyat terlihat kurang begitu mengganggap penting biosekuriti. Terlebih jika penyakit unggas tersebut sudah tertangani dengan baik, maka akan terkesan mengacuhkan program biosekuriti dan vaksinasi. Perubahan musim yang tidak menentu di saat ini juga perlu disikapi oleh peternak karena dapat menyebabkan tingkat stres pada unggas terutama selama musim pancaroba. Program biosekuriti sangat diperlukan, di mana program ini mencakup kebijakan dan praktek untuk mencegah, membatasi, mengurangi dan menyebarnya agen penyakit pada unggas.

Ada enam prinsip biosekuriti yakni, bangun cukup pembatas fisik dan prosedur  (pagan dan SOP/perizinan), meningkatkan resistensi flok terhadap penyakit (vaksinasi, nutrisi yang baik, pengendalian parasit, kontrol stres), mengurangi multiplikasi patogen yang ada di farm (sanitasi, hygiene, sistem all in-all out), deteksi dini penyakit, dimensi (peluang waktu, jarak, dan gravitasi), dan pilihlah sapronak dari suplier dan bereputasi baik.

Tidak hanya itu, kualitas SDM pun harus diperhatikan. Program pencegahan penyakit baik pengobatan dan vaksinasi, biosekuriti maupun manajemen yang baik, tidak akan berjalan dengan optimal jika tidak didukung dengan tanggung jawab, dedikasi dan kedisplinan dari pekerjanya. Kebersihan kandang dan sapronak, manajemen litter, brooding, buka tutup tirai, dll, ternyata memiliki dampak yang besar terhadap kondisi kesehatan unggas. Jika hal ini disepelekan, alhasil penyakit unggas akan mudah menyerang.

Perlu digarisbawahi, yaitu pola penyakit yang terjadi sama dan selalu ada. Sehingga perlu waspada pada penyakit yang merupakan ancaman tetap. Pun terkait dengan musim pancaroba, diharapkan peternak bisa mengantisipasi efek yang ditimbulkan dari musim tersebut. Efek cuaca panas terhadap unggas menyebabkan ayam sering mengalami panting, feed intake tidak masuk, berat badan di bawah standar, produksi terus bermasalah, sering mengalami masalah pernafasan, dan heat stress. Closed house system, disinyalir dapat meningkatkan performa, ramah lingkungan, efisiensi lahan, dan tenaga kerja.

 Intinya, memanipulasi lingkungan sehingga tetap memenuhi standar kebutuhan ayam. Mungkin akan memerlukan tambahan biaya, tapi jika ini cukup produktif bagi performa ayam, maka patut dipertimbangkan.

- -

Our Partners

Our Instagram

Our Pages

Contact Us

Address:
Komp. Mangga Dua Square Blok E. No. 23, Jl. Gunung Sahari Raya No. 1 Jakarta 14430 - Indonesia

Phone: +62 21 62318153

Fax: +62 21 62318154

Email:
redaksi@poultryindonesia.com
advertisement.poultryindonesia@gmail.com
sirkulasi@poultryindonesia.com
promo.poultryindo@gmail.com