Diperlukakan Data Yang Akurat

Menutup tahun 2015, Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) menggelar Seminar Outlook Industri Peternakan 2016 di Auditorium drh. Supardjo Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta pada 5 Desember 2015 lalu. Seminar dihadiri oleh para tokoh peternakan yang tergabung dalam ISPI. Selepas acara seminar ini ISPI juga menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di tempat yang sama dan diikuti utusan pengurus ISPI seluruh Indonesia.

Seminar menghadirkan pembicara Didiek Purwanto, Direktur Utama PT. Karunia Alam Sentosa Abadi. Seminar ini membahas prospek sapi potong 2016 dan diskusi bersama praktisi-praktisi di bidang unggas. Didiek juga banyak menampilkan data-data mengenai perkembangan bisnis sapi potong di Indonesia. Maraknya praktek pemotongan sapi betina produktif akan mengakibatkan kekurangan pasokan sapi potong di tahun 2016. “Kebutuhan daging sapi akan meningkat di tahun 2016, tapi jika betina produktif terus dipotong maka Indonesia akan kesulitan menyuplai kebutuhan daging sapi nasional,” tegas Didiek. Didiek menjelaskan bahwa kondisi tahun 2015 lalu, kebutuhan daging sapi lebih tinggi dari pemasukan. Kebutuhan akan daging sapi meningkat, impor sapi potong tetap dijalankan untuk pembesaran dan penggemukan, dan buruknya, hal ini  tidak diimbangi oleh pembibitan dan pembiakan. Kejadian ini akan kian memburuk jika di tahun 2016 tidak ada perbaikan kebijakan.

Beberapa hal penting antara lain adalah pembaharuan  penyusunan data, karena kebijakan harus dibuat data yang akurat. Data-data yang ada masih kurang sinkron antara satu lembaga dan lembaga yang lainnya. Data lapangan perlu segera diselaraskan agar pada saat pengambilan keputusan didapat kebijakan yang sesuai. Selanjutnya, menurut Didiek, progam betina produktif perlu dipersiapkan secara komprehensif dan  kebijakan khusus untuk menekan pemotongan betina

Pada sesi diskusi, Prof. Kusuma dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) menambahkan, yang terpenting dari semua hal adalah komunikasi kepada pembuat kebijakan. Informasi tidak boleh masuk sepotong, agar tujuan dapat dijalankan secara maksimal. Seperti yang terjadi di dunia perunggasan saat ini, fenomena pemotongan Parent Stock (PS) secara besar-besaran karena informasi yang diterima para pembuat kebijakan sepotong-sepotong, hal ini dapat memunculkan kebijakan yang kurang pas diterima oleh para pegiat bisnis perunggasan di Indonesia. Mila

- -

Our Partners

Our Instagram

Our Pages

Contact Us

Address:
Komp. Mangga Dua Square Blok E. No. 23, Jl. Gunung Sahari Raya No. 1 Jakarta 14430 - Indonesia

Phone: +62 21 62318153

Fax: +62 21 62318154

Email:
redaksi@poultryindonesia.com
advertisement.poultryindonesia@gmail.com
sirkulasi@poultryindonesia.com
promo.poultryindo@gmail.com