Lapas Nusakambangan akan Jadi Sentra Sapi

 

POULTRY INDONESIA, JAKARTA-- Lahan seluas 20 hektar di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan akan dijadikan sentra sapi untuk kapasitas sebanyak 14 ribu ekor.

Hal itu disampaikan I Wayan Kusmiantha Dusak selaku Dirjen Pemasyarakatan, saat melakukan Pendandatangan Nota Kesepahaman antara Direktorat Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian.

Perjanjian itu berisi tentang Pendampingan Teknis Produksi Ternak dan Pakan pada Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, di ruang Saharjo Ditjen Pemasyarakatan, Kemenkumham (23/1).

Menurutnya, upaya ini dilakukan dalam upaya mewujudkan Nawacita Presiden Joko Widodo yang tertera pada poin ke-5 dan ke-6, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, serta meningkatkan produktivitas rakyat.

“Dengan adanya industri sapi di lapas ini, harapannya warga binaan akan mempunyai keterampilan beternak. Tidak menutup kemungkinan juga mereka dapat bekerja pada industri ini nantinya pasca masa binaan selesai,” ujar Dusak.

Dia juga menambahkan, Lapas Nusakambangan membuka sentra sapi dengan menggandeng beberapa jalinan kerja sama. Pertama, Corporate Social Responsibility BNI untuk 30 ekor sapi. Kedua, APBNP 2017 untuk 150 ekor sapi, dan ketiga yaitu proyek industri dengan target penggemukan sebanyak 14 ribu ekor sapi.

“Untuk yang 14 ribu ini masih rencana, akan kami lelang ke publik untuk investasi proyek, kemungkinan baru akan realisasi tahun depan,” pungkas Dusak.

Senada dengan Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham, I Ketut Diarmita selaku Dirjen PKH Kementerian Pertanian, menyambut baik nota kesepahaman tentang rencana pembangunan industri sapi di Nusakambangan.

“Nanti kami akan melakukan pendampingan melalui BBPTU-HPT Baturraden, mereka yang akan menyupervisi program kerjasama ini,” tutur Ketut.

Ketut menambahkan, kerja sama saling menguntungkan ini dilakukan untuk mengoptimalkan peran sumber daya domestik dalam rangka meningkatkan populasi dan produksi ternak, khususnya ternak sapi potong untuk pemenuhan kebutuhan protein asal hewani.

Selain itu, juga untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, baik untuk petugas dan warga binaan lapas melalui optimalisasi masing-masing sumber daya di dua lembaga tersebut. “Saya berharap nota kesepahaman ini bisa berjalan baik di lapangan,” harap Ketut. 

 

- Farid Dimyati -

Our Partners

Our Instagram

Our Pages

Contact Us

Address:
Komp. Mangga Dua Square Blok E. No. 23, Jl. Gunung Sahari Raya No. 1 Jakarta 14430 - Indonesia

Phone: +62 21 62318153

Fax: +62 21 62318154

Email:
redaksi@poultryindonesia.com
advertisement.poultryindonesia@gmail.com
sirkulasi@poultryindonesia.com
promo.poultryindo@gmail.com