Tim Ceva di ajang Indo Livestock 2018.
Dalam pameran yang digelar para tanggal 4-6 Juli 2018 tersebut Ceva datang membawa sesuatu yang baru, yakni “New Vaccine Technology is Coming Soon” karena pada tahun depan Ceva akan merilis produk terbarunya yaitu vektor vaksin yang diberi nama Vectormune® ND. Hal ini diutarakan oleh Edy Purwoko selaku Country Manager PT Ceva Animal Health Indonesia. “Kami senang bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan semua stakeholder, serta para customer kami. Disini kami ingin memperkenalkan hal yang baru dari kami. Di awal tahun depan Ceva, jika berjalan dengan lancar akan launching vaksin yang baru yang sedikit banyak merupakan revolusi mengenai cara vaksinasi di peternakan ayam,” ungkap Edy.
Jika berbicara industri perunggasan, di setiap tahun selalu mengalami perubahan. Hal inilah yang membuat Ceva selalu berusaha menciptakan hal yang baru untuk mengikuti perkembangan industri perunggasan yang tumbuh sangat cepat.
Ceva merupakan perusahaan vaksin ternama dan sudah menjual tidak kurang dari 22 miliar dosis vaksin dengan teknologi terbaru di seluruh dunia. Ceva yang merupakan global leader untuk vaksin di hatchery ini merupakan perusahaan vaksin untuk unggas nomor 1 di tingkat Asia Tenggara. “Di Bangladesh, Myanmar, Filipina, Malaysia, Vietnam, dan Thailand, kami merupakan perusahaan nomor 1 untuk vaksin, dan sejak tahun 2016 kami merupakan perusahaan nomor satu untuk poultry vaccine di Indonesia,” tambah Edy.
New Vaccine Technology
Tidak hanya membawa vaksin yang baru, disini Ceva juga membawa banyak inovasi yang lain. Dengan visinya “Together, we are building a new reference to create value beyond animal health”, Ceva berkomitmen memberikan yang terbaik dan selalu mendampingi para pelanggannya. Dalam pameran ini Ceva juga memperkenalkan beberapa peralatan hatchery automation under Ecat.ID anak perusahaan milik Ceva, serta sejumlah produknya yang telah banyak dikenal dan digunakan, seperti Transmune® dan Cevac IBird® dan juga produk vaksin dari segmen Layer seperti MG-F, Corymune.
Veterinary Service Manager PT Ceva Animal Health Indonesia, Ayatullah Muhammad Natsir juga menjelaskan kali ini Ceva membawa informasi tentang teknologi di vaksin terutama di hatchery. Ceva memperkenalkan pelayanan dan peralatan untuk mendukung peternak di hatchery. “Jadi semuanya hubungannya dengan teknologi. Kita membuat produk baru karena selama ini kita masih menggunakan vaksin konvensional, jadi sekarang waktunya kita bicara tentang teknologi baru vaksinasi,” ungkap Ayatullah.
Tidak hanya itu, Ceva juga memiliki salah satu pelayanan yang diberi nama C.H.I.C.K. Program® yang merupakan Standard Operating Procedure (SOP) untuk program vaksinasi di hatchery. Ada pula pelayanan Global Protection Services dari Ceva yang bisa diaplikasikan baik di peternakan layer maupun peternakan broiler.
Produk unggulan lainnya yang ditampilkan pada pameran kali ini, antara lain Immucox 3® yang merupakan vaksin untuk koksidiosis dan Cevac® Transmune IBD yang merupakan vaksin untuk Infectious Bursa Disease (IBD). Tidak hanya itu, Ceva juga memiliki salah satu pelayanan yang diberi nama C.H.I.C.K. Program® yang merupakan Standard Operating Procedure (SOP) untuk program vaksinasi di hatchery. Ada pula pelayanan Global Protection Services dari Ceva yang bisa diaplikasikan baik di peternakan layer maupun peternakan broiler.
Kedepannya, Ceva akan menuju ke In Ovo Hatchery dengan menggunakan peralatan yang dinamakan Egg Inject yang saat ini telah tersedia. Selain itu, Ceva juga akan memperkenalkan Laser Life Candling. Laser Life Candling merupakan cara baru candling untuk hatchery. Alat ini dapat mendeteksi dan membuang sebanyak mungkin telur yang terkontaminasi pada waktu transfer, mengurangi kontaminasi di hatchery sehingga dapat meningkatkan kualitas DOC dan membantu produksi antibiotic free.
Raih The 3rd Best Stand Design
Ceva raih The 3rd Best Stand Design.
Di setiap tahun penyelenggaraan pameran, PT Ceva Animal Health Indonesia selalu berhasil mendapatkan penghargaan. Tidak heran karena Ceva berusaha menampilkan yang terbaik di setiap penampilannya. Di sisi lain, kali ini Ceva ingin lebih menonjolkan inovasi dan teknologi. Hal ini disampaikan oleh Adhysta Prahaswari selaku Marketing Executive PT Ceva Animal Health Indonesia. “Kita bersyukur tahun ini Ceva menang kembali. Mungkin karena kita merasa sisi menarik kita ada pada inovasi dan teknologi. Kita ingin tetap humble, apapun yang kita punya, kita akan kita berikan yang terbaik. Karena dalam pameran seperti ini jadi ajang kita untuk ketemu dan silaturahmi dengan customer dan stakeholder. Jadi disini kita mencoba memberikan apa yang bisa kita berikan untuk perunggasan Indonesia, dengan adanya inovasi teknologi Ceva,” tutur Adhysta.
Selain itu, di tahun ini C.H.I.C.K. Program yang merupakan salah satu pelayanan dari Ceva mendapat pengakuan secara internasional. “Jadi, ketika diakui, artinya kualitas pelayanan Ceva baik di Indonesia, Asia, dan Eropa itu menjadi setara,” ujar Adhys. Hal ini pun menjadi nilai tambah untuk Ceva sebagai perusahaan pertama dan satu-satunya yang telah diakreditasi oleh pihak independen.
Rangkaian seminar
Sambutan tim Ceva kepada customer dalam acara Welcoming Dinner.
Beberapa rangkaian acara seminar juga dilakukan oleh Ceva sebelum dan selama pameran Indo Livestock 2018. Tepat satu hari sebelum acara pameran digelar, Ceva mengadakan Welcoming Dinner sekaligus seminar dengan tema “New Vaccine Technology in Poultry Industry”. Seminar yang berlangsung di The Sultan Hotel Jakarta pada Selasa, 3 Juli 2018 tersebut, Ceva menghadirkan Prof. drh. Widya Asmara, MS., Ph.D selaku Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Marcelo Paniago DVM., MSc., MBA selaku Asia Veterinary Services Manager, dan drh. Ayatullah Muhammad Natsir selaku Veterinary Service Manager Manager PT Ceva Animal Health Indonesia. Dalam acara tersebut, Ceva ingin memperkenalkan kepada customer mengenai produknya yang akan diluncurkan tahun depan.
Sementara itu, dalam technical seminar yang digelar selama pameran berlangsung, mengusung tema tentang layer, yakni “Respiratory Disease Control as A Prevention of Drop Production in Modern Layer” oleh Wintolo selaku Layer and Breeder Business Development Manager Ceva, Jessica Lee selaku Asia Veterinary Service Manager Ceva, dan Dr. Mel C. Umandal selaku Regional Veterinary Service Manager – Layer & Breeder Ceva.