Penandatanganan Surat Kesepakatan pemberian hibah gedung Entrepreneur Teaching Center (ETC) Undip (24/8).
Setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan Surat Kesepakatan pemberian hibah gedung Entrepreneur Teaching Center (ETC) dan Surat Perjanjian Pendampingan Pengelolaan gedung tersebut, selanjutnya diadakan serah terima gedung ETC yang berlangsung pada 24 Agustus 2018 di Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Penyerahan ini dilakukan oleh Presiden Direktur PT CPI Thomas Effendy kepada Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum.
Hibah ini merupakan kelanjutan dari kerja sama CPI dengan Undip sebagai mitra akademik. Sebelumnya CPI telah menghibahkan kandang closed house berkapasitas 20.000 ekor dengan harapan mahasiswa dapat mempraktikkan ilmu-ilmu peternakan dan belajar dengan bimbingan tenaga ahli yang telah disiapkan oleh CPI. Dengan demikian, pada saat lulus kuliah, para mahasiswa sudah siap memasuki dunia kerja.
Bangun jiwa entrepreneurship
Tantangan kedepan tidak hanya berhenti pada menyiapkan tenaga kerja siap pakai saja. Oleh karenanya, CPI dan Undip menyadari perlunya menyiapkan mahasiswa sebagai pencipta lapangan kerja dengan memberikan bekal ilmu entrepreneurship atau kewirausahaan. Berdasarkan gagasan tersebut, disusunlah kerja sama yang lebih terintegrasi yakni dengan membentuk teaching center dengan misi untuk membangun jiwa entrepreneurship mahasiswa.
Laboratorium mini yang sudah dimiliki oleh Undip akan menjadi rantai distribusi pangan, kandang closed house sebagai hulu produksi, hingga toko retail yang dimiliki oleh CPI, yaitu Prima Freshmart sebagai hilir yang telah dilengkapi dengan fasilitas mumpuni. “Ini media bagi mahasiswa untuk belajar menjadi entrepreneur sekaligus juga belajar teknologi, sistem, dan manajemen yang ada di dalamnya (ETC),” ungkap Thomas. Di samping itu, Thomas mengatakan bahwa ETC ini tidak hanya sebagai media belajar mengajar, namun juga menjadi media untuk mahasiswa praktek langsung menjadi entrepreneur.
Entrepreneur Teaching Center (ETC) Undip resmi dibuka.
Selayaknya sebuah laboratorium, di teaching center ini mahasiswa dapat belajar dengan dibimbing oleh tenaga ahli dari PT Primafood sebagai pengelola Prima Freshmart mengenai teknis pengelolaan usaha toko/toko khusus (specialty store), inventory management, product knowledge, administrasi, service excellent, akses kepada pemasok, kecukupan modal kerja, serta sistem informasi teknologi dan kondisi-kondisi lain yang terkait. Pada akhirnya, mahasiswa dapat belajar untuk menemukan sebuah rantai distribusi pangan yang lebih efisien, sehingga diharapkan saat mahasiswa lulus dari bangku kuliah mereka telah memiliki cara pandang yang lebih luas untuk menciptakan lapangan kerja baru.
Mahasiswa juga akan mendapat sertifikat kompetensi yang berguna sebagai pendamping ijazah yang menerangkan kemampuan yang dibutuhkan sebagai prasyarat dalam persaingan dunia kerja dilihat dari latar belakang lulusannya sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 81 Tahun 2014, tentang ijazah, sertifikat kompetensi dan sertifikat profesi pendidikan tinggi. “Undip ini menjadi pilot project. Kedepan kita akan coba kerjasamakan dengan universitas yang lain, kita akan coba jajaki,” tegas Thomas.
Sebelumnya telah diadakan kuliah umum yang disampaikan oleh Presiden Direktur PT CPI Thomas Effendy mengenai “Antisipasi Menghadapi Persaingan Global dalam Era Revolusi Industri 4.0” yang dihadiri ratusan mahasiswa dari Fakultas Peternakan dan Pertanian, Fakultas Psikologi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Teknik, dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro.
Hadirnya Entrepreneur Teaching Center ini semakin mempererat kerja sama antara CPI dengan Undip. Sebelumnya telah sukses melakukan kerja sama Progam “Bakti Pada Guru” yang dimulai pada 13 September 2017 bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Undip. Program tersebut memberikan pelatihan psikologis pada guru – guru dan telah dilaksanakan di sejumlah wilayah di Indonesia.