Komoditas pertanian merupakan salah satu komoditas yang terkena imbas perang dagang AS dengan Cina (Foto:PI_Domi)
Oleh Elis Helinna
Cina bukan satu-satunya negara yang bersitegang dalam perdagangan dengan Amerika Serikat. Semenjak naik ke tampuk pemerintahaan, Donald Trump telah mengancam akan mengkaji ulang hubungan dagang dengan para mitra yang dirasa merugikan. Beberapa waktu lalu, pemerintahan Trump telah mendaftarkan gugatan ke World Trade Organization (WTO) melawan 5 mitra dagangnya, masing-masing Cina, Uni Eropa, Kanada, Meksiko, dan Turki.

Pertengahan bulan Juli lalu, International Monetary Fund (IMF) memperingatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa perang dagang akan merugikan ekonomi global hingga US$ 430 miliar.

Perwakilan perdagangan Amerika Serikat (USTR) Robert Lighthizer mengatakan aksi balasan pengenaan tarif yang dikenakan oleh kelima negara, yang secara total bernilai US$ 2,85 miliar, adalah ilegal menurut aturan WTO. Sementara itu Lighthizer bersikeras bahwa pengenaan tarif yang diterapkan oleh AS terhadap baja dan aluminum dari kelima negara tersebut tidak menyalahi aturan WTO karena alasan keamanan dalam negeri. Dengan demikian, menurut USTR, negara-negara tersebut tidak berhak membalas dengan pengenaan tarif terhadap barang-barang AS.
Baca Juga : Siapa Pemasok Daging Ayam Halal Dunia?
Namun Menteri Ekonomi Meksiko menyatakan bahwa pengenaan tarif terhadap baja dan aluminum dari negaranya tidak dapat dibenarkan. Dalam siaran persnya, Meksiko mengatakan bahwa pembelian baja dan aluminum AS dari Meksiko sama sekali tidak mengancam keamanan nasional. Sebagai balasannya, Meksiko meningkatkan tarif impor ternak dari AS sebesar 10%. Selain itu, pada 1 Juli lalu, Kanada juga mulai mengenakan kenaikan tarif impor daging sapi dari AS sebesar 10%, sebagai balasan atas pembatasan dan kenaikan tarif terhadap produk baja dan aluminum asal Kanada. Penulis merupakan koresponden Poultry Indonesia New York
Artikel ini adalah ringkasan dari artikel lengkap yang telah dimuat di Majalah Poultry Indonesia Edisi Agustus 2018 di halaman 62 dengan judul “Perang Dagang AS vs Cina. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153