Acara pelepasan ekspor DOC layer PT Charoen Pokphand Indonesia ke Timor Leste berlangsung di Denpasar, Bali.
POULTRY INDONESIA, Denpasar – Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP. meresmikan pelepasan ekspor day old chick (DOC) layer CP 909 milik PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) ke Republik Demokratik Timor Leste dari Bandara Ngurah Rai Bali pada 6 September 2018.
Keberhasilan ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk meningkatkan devisa negara. Hal ini juga menjadi bukti keberhasilan dalam peningkatan daya saing dalam menghasilkan produk yang berkualitas. “Usaha Indonesia untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sekaligus kemampuan untuk memenuhi standar dan aturan internasional adalah kunci bagi produk pertanian kita untuk bisa tembus ke pasar internasional,” ungkap Amran.
CPI melakukan ekspor perdana DOC layer ke Republik Demokratik Timor Leste sebanyak 17.340 ekor DOC FS layer pada tahap awal dari total rencana 35.000 ekor senilai USD 19.425. Ekspor tersebut ditargetkan bisa mencapai 97.500 ekor dengan nilai USD 52.650 sampai dengan Desember 2018 nanti.
Peraphon Prayooravong selaku President Charoen Pokphand Indonesia East Area mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. “Saya sangat bangga CPI bisa melakukan ekspor DOC layer kali ini setelah berhasil melakukan ekspor DOC broiler sebelumnya. Ini kali pertama kita melakukan ekspor DOC layer ke Timor Leste setelah sebelumnya Timor Leste mendapatkan DOC dari negara tetangga dan saat ini bisa menerima produk kami yang sudah teruji kualitasnya,” jelas Peraphon.
Baca juga : Dukung Proses Pendidikan, CPI Hibahkan Peralatan Kandang
Dr. drh. I Ketut Diarmita MP. Selaku Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan yang turut hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa ini menjadi momen yang menggembirakan. “Saat ini orientasi kita untuk dapat melakukan ekspor dan harapannya tidak hanya DOC, tetapi pakan terapi, obat-obatan, dan produk pertanian lain dapat diekspor ke berbagai negara,” ungkap Ketut.
Dalam rangkaian pelepasan ekspor tersebut dilakukan pula penyerahan sertifikasi dari Balai Karantina terhadap DOC yang akan dikirim. Ini membuktikan keseriusan Indonesia dalam menerapkan sistem biosekuriti berbasis kompartemen bebas penyakit flu burung atau Avian Influenza (AI). Sistem ini merupakan jaminan dalam kesehatan hewan yang diterapkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH).
Pada bulan April lalu CPI telah melakukan ekspor DOC broiler dan pakan ternak ke Timor Leste. CPI sendiri menargetkan pertumbuhan ekspor DOC FS broiler dan layer serta pakan ternak ke Timor Leste sebesar 350 persen di tahun 2019 mendatang. Tidak hanya mengekspor DOC dan pakan, sebagai dukungan CPI terhadap kerja sama ini, CPI juga mendampingi peternak di Timor Leste untuk transfer teknologi seperti pelatihan di farm. “CPI ke depan pastinya akan meningkatkan level kualitas untuk memperluas wilayah ekspor ke negara-negara lain,” tambah Peraphon.
Selain melepas ekspor DOC layer CP 909, Amran juga melepas ekspor buah manggis sebanyak 9.000 ton di tempat yang sama untuk dikirim ke Tiongkok.