POULTRYINDONESIA.Malang, Hibah pembangunan kandang closed house  PT. Charpoen Pokhpand Indonesia melalui Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) sudah berjalan dari waktu ke waktu, dan terhitung sudah sembilan kandang yang telah dibangun di berbagai daerah, yang bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi.
Untuk pembangunan kandang closed house yang kesepuluh terbilang spesial, karena kandang closed house tersebut diperuntukkan bagi ayam petelur. Bekerjasama dengan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Malang, pembangunan kandang yang berdekatan dengan Laboratorium Lapang, di Sumberseka, Malang Jawa Timur (3/9) tersebut penandatanganan kerjasamanya dilakukan oleh Andi Magdalena yang mewakili Charoen Pokphand Foundation Indonesia. Adapun pihak Fakultas Peternakan UB diwakili secara langsung oleh Prof Dr Sc, Agr Ir Suyadi Ms, IPU selaku Dekan Fakultas Peternakan UB. Dalam acara tersebut tampak hadir pula Drh Wemmi Niamawati, MMA selaku Kepala Dinas Peternakan Prov Jawa timur, dan Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR, MS selaku Rektor Univ. Brawijaya, yang dilanjutkan dengan peletakan batu pertama di lokasi pembangunan kandang.
Andi Magdalena menjelaskan bahwa kandang closed house layer ini sejalan dengan posisi Jawa Timur sebagai sentra dari peternakan ayam petelur, seperti Blitar dan sekitarnya. Ia berharap adanya kandang closed house ini benar-benar bisa menjadi media pembelajaran serta sarana penelitian bagi para peserta didik. Terlebih lagi, kandang dengan kapasitas 5000 ekor tersebut akan dilengkapi dengan berbagai peralatan modern terkini.
Prof.Suyadi dalam kesempatan itu mengaku sangat bersyukur dengan adanya hibah ini, dan ke depan ia berharap kandang tersebut  benar-benar bisa memberi implikasi untuk penerapan ilmu, penelitian bahkan bisnisnya, sehingga nantinya bisa memberi bekal pada peserta didik yang ingin terjun di peternakan ayam petelur. Ia berharap ke depan ada penambahan populasi, mengingat ada rencana untuk sekaligus membuat biogas, yang kelak biogas tersebut akan disalurkan ke penduduk sekitar kandang.