{"id":14964,"date":"2020-08-23T14:33:50","date_gmt":"2020-08-23T07:33:50","guid":{"rendered":"https:\/\/poultryindonesia.com\/?p=14964"},"modified":"2020-08-23T15:28:36","modified_gmt":"2020-08-23T08:28:36","slug":"kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/","title":{"rendered":"Kualitas dan Sirkulasi Udara yang Baik untuk Kandang Broiler"},"content":{"rendered":"<h6><strong>Oleh : Domi Sattyananda, S.Pt*<\/strong><\/h6>\n<h6>Penggunaan kandang <em>closed house <\/em>menjadi sebuah standar baru dalam kegiatan budi daya baik untuk ayam pedaging maupun ayam petelur. Penggunaan kandang <em>closed house <\/em>untuk kegiatan budi daya telah terbukti memberikan banyak manfaat bagi kelangsungan usaha para peterenak. Hal tersebut dikarenakan secara genetik ayam modern saat ini sangat rentan terhadap tingkat stres sehingga dengan menggunakan kandang tertutup para peternak dimudahkan untuk mengatur berbagai faktor penyebab stres.<\/h6>\n<blockquote class=\"td_pull_quote td_pull_center\"><p><span style=\"color: #000000;\"><em>Tipe kandang closed house yang umumnya digunakan di Indonesia adalah tipe dengan tunnel system di mana sirkulasi udara ditarik oleh exhaust fan dari inlet yang berada di sisi depan kandang.<\/em><\/span><\/p><\/blockquote>\n<h6>Dalam mengatasi itu semua, penggunaan kandang <em>closed house <\/em>yang sifatnya tertutup mampu mengisolasi keadaan lingkungan dalam kandang sehingga tidak terpengaruh dengan suhu di luar kandang. Selain itu, dengan penggunaan <em>closed house<\/em> gangguan lain seperti kontaminasi penyakit dari hewan yang hidup di luar kandang dapat diminimalkan.<\/h6>\n<h6>Salah satu kunci untuk mencapai performa unggas yang maksimal adalah dengan melihat seberapa bagus kualitas kadar oksigen yang ada di dalam kandang tersebut. Oksigen merupakan unsur terpenting yang harus dipenuhi dalam proses budi daya. Ketika kebutuhan akan oksigen terpenuhi, maka organ-organ lainnya akan berfungsi sebagaimana mestinya. Sebelum ternak melakukan berbagai aktivitas seperti bergerak, makan, minum, dan lainnya, harus ada rangsangan dari otak sebagai pusat koordinasi dari organ lainnya yang ada di tubuh ayam. Oksigen dibutuhkan oleh otak untuk dapat bekerja dengan baik, sehingga ketika suplai oksigen ke otak ayam sudah terpenuhi, maka otak akan memerintahkan organ lainnya untuk dapat bergerak melakukan berbagai aktivitas seperti makan, minum, tidur, dan lain sebagainya.<\/h6>\n<h6>Oksigen yang ada di dalam kandang juga harus dipastikan berada di tingkat di mana ayam itu hidup, yaitu pada sekitar 20-30 cm dari alas kandang. Oleh karenanya, arah udara yang bergerak di dalam kandang harus lah dapat dikontrol semaksimal mungkin agar setiap ekor ayam yang ada di dalam kandang mendapatkan oksigen yang sama antara satu dengan lainnya. Hal itu berlaku baik ayam yang berada di dekat inlet atau di posisi paling depan, di tengah kandang yang dekat dengan pintu masuk tengah, maupun ternak yang berada di paling ujung belakang seperti dekat <em>exhaust fan<\/em>.<\/h6>\n<h6><strong>Baca Juga:<span style=\"color: #0000ff;\">&nbsp;<a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/pentingnya-memahami-kualitas-udara-di-kandang-ayam\/\">Pentingnya Memahami Kualitas Udara di Kandang Ayam<\/a><\/span><\/strong><\/h6>\n<h6>Penurunan kualitas oksigen di dalam kandang bisa terjadi karena salah satu hal seperti tercemarnya udara di kandang akibat adanya unsur lain akibat pergerakan dan pertukaran udara yang kurang baik. Secara fisiologis, ayam menghirup Oksigen (O<sub>2<\/sub>) dan melepaskan Karbon dioksida (CO<sub>2<\/sub>) dan Uap air (H<sub>2<\/sub>O). Karbon Dioksida memiliki massa partikel yang lebih berat dari oksigen, sehingga CO<sub>2 <\/sub>cenderung berada di daerah alas kandang atau berada di tempat di mana ayam itu hidup. Selain itu kandungan amonia (NH<sub>3<\/sub>) juga perlu diwaspadai karena memiliki massa yang lebih ringan daripada oksigen (lihat Tabel 1).<\/h6>\n<h6><strong>Tabel 1 : Standar kualitas udara yang baik di kandang<\/strong><\/h6>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"54\">\n<h6><strong>No<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"293\">\n<h6><strong>Parameter<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"269\">\n<h6><strong>Ukuran Standar<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"54\">\n<h6>1<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"293\">\n<h6>Oksigen<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"269\">\n<h6>\u2265 19,6%<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"54\">\n<h6>2<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"293\">\n<h6>Karbon dioksida<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"269\">\n<h6>\u2264 0.3%<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"54\">\n<h6>3<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"293\">\n<h6>Karbon monoksida<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"269\">\n<h6>\u2264 10 ppm<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"54\">\n<h6>4<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"293\">\n<h6>Amonia<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"269\">\n<h6>\u2264 10 ppm<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"54\">\n<h6>5<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"293\">\n<h6>Kelembapan Relatif (RH)<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"269\">\n<h6>45 \u2013 65%<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"54\">\n<h6>6<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"293\">\n<h6>Kecepatan angin setelah 28 hari (Air Velocity)<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"269\">\n<h6>350 \u2013 500 FPM (Feet per Minute)<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h6>Sumber : Membangun Kandang Closed House \u2013 PI (2015)<\/h6>\n<h6>Amonia dihasilkan dari sisa proses metabolisme ayam itu sendiri. Nitrogen yang tidak tercerna dieksresikan sebagai asam urat (80%) dan amonia (10%) dan urea (5%). Amonia juga bersifat mudah menguap ketika berada di suhu yang panas, maka ketika sirkulasi udara yang ada di dalam kandang yang juga berperan dalam pertukaran antara udara dingin dan udara panas kurang baik, akan berpengaruh signifikan terhadap kesehatan unggas itu sendiri.<strong>*Wartawan Poultry Indonesia<\/strong><\/h6>\n<h6>Potongan artikel Majalah Poultry Indonesia edisi Agustus 2020 ini dilanjutkan pada judul \u201c<strong>Manajemen Sirkulasi Udara dengan Sistem Kandang Tunnel<\/strong>\u201d. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Domi Sattyananda, S.Pt* Penggunaan kandang closed house menjadi sebuah standar baru dalam kegiatan budi daya baik untuk ayam pedaging maupun ayam petelur. Penggunaan kandang closed house untuk kegiatan budi daya telah terbukti memberikan banyak manfaat bagi kelangsungan usaha para peterenak. Hal tersebut dikarenakan secara genetik ayam modern saat ini sangat rentan terhadap tingkat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":14965,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[9],"tags":[235,180,1378,1043],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kualitas dan Sirkulasi Udara yang Baik untuk Kandang Broiler | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : Domi Sattyananda, S.Pt* Penggunaan kandang closed house menjadi sebuah standar baru dalam kegiatan budi daya baik untuk ayam pedaging maupun ayam petelur. Penggunaan kandang closed house untuk kegiatan budi daya telah terbukti memberikan banyak manfaat bagi kelangsungan usaha para peterenak. Hal tersebut dikarenakan secara genetik ayam modern saat ini sangat rentan terhadap tingkat [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-08-23T07:33:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-08-23T08:28:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Tata-laksana-agustus-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Tata-laksana-agustus-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Tata-laksana-agustus-1.jpg\",\"width\":\"1024\",\"height\":\"683\",\"caption\":\"broiler yang berkumpul di dekat pan feeder\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/\",\"name\":\"Kualitas dan Sirkulasi Udara yang Baik untuk Kandang Broiler | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-08-23T07:33:50+00:00\",\"dateModified\":\"2020-08-23T08:28:36+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/813e5fc62846aab942f2be814089cf5e\"},\"headline\":\"Kualitas dan Sirkulasi Udara yang Baik untuk Kandang Broiler\",\"datePublished\":\"2020-08-23T07:33:50+00:00\",\"dateModified\":\"2020-08-23T08:28:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/#webpage\"},\"wordCount\":595,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kualitas-dan-sirkulasi-udara-yang-baik-untuk-kandang-broiler\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Tata-laksana-agustus-1.jpg\",\"keywords\":[\"ayam\",\"broiler\",\"kualitas\",\"Poultry Indonesia\"],\"articleSection\":[\"Tata Laksana\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/813e5fc62846aab942f2be814089cf5e\",\"name\":\"Domi Sattyananda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocIXhJe-sPcDQ8xWOWaR2hEXbnpNB7YsX2l52Q-bbJZozPGwwg=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocIXhJe-sPcDQ8xWOWaR2hEXbnpNB7YsX2l52Q-bbJZozPGwwg=s96-c\",\"caption\":\"Domi Sattyananda\"},\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/m_domi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Tata-laksana-agustus-1.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-3Tm","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14964"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14964"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14964\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14966,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14964\/revisions\/14966"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14965"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14964"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14964"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14964"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}