{"id":15008,"date":"2020-08-31T08:58:06","date_gmt":"2020-08-31T01:58:06","guid":{"rendered":"https:\/\/poultryindonesia.com\/?p=15008"},"modified":"2020-08-31T09:09:01","modified_gmt":"2020-08-31T02:09:01","slug":"mencegah-terjadinya-kepincangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/","title":{"rendered":"Mencegah Terjadinya Kepincangan"},"content":{"rendered":"<h6><strong>Oleh: drh. Esti Dhamayanti*<\/strong><\/h6>\n<h6>Pada sebuah wawancara Poultry Health Today (29\/4), Edgar Oviedo, DVM, Ph.D selaku Poultry Specialist North Carolina State University mengatakan bahwa berdasarkan riset yang telah dilakukan selama 20 tahun kepincangan yang terjadi selain karena perutumbuhan broiler yang cepat dan bobot tubuhnya yang semakin meningkat, Edgar mengobservasi sebenarnya masalah ini terjadi pada awal kehidupan ayam. \u201dMasalah yang terjadi pada tulang tidak hanya terjadi pada mineralisasi saja atau kerusakan pada kolagen. Hal tersebut terjadi saat proses pembentukan embrio,\u201d ungkapnya.<\/h6>\n<h6>Upaya untuk menekan angka kejadian kepincangan juga dapat&nbsp; diatasi mulai dari hatchery. Edgar mengatakan bahwa dengan menurunkan temperatur pada akhir masa inkubasi di hatchery dan management ventilasi yang baik. \u201dPenurunan temperatur akan menghasilkan pembentukan yang lebih baik tidak hanya pada tulang tetapi juga pada jaringan maupun imunitas. Ketika hal ini dilakukan maka dapat membantu menurunkan insidensi kepincangan sampai setengahnya. Efek pengaturan inkubasi yang baik ini juga akan berlangsung sepanjang umur ayam,\u201d ujarnya.<\/h6>\n<h6>Edgar tak memungkiri bahwa terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kepincangan pada ayam seperti transportasi, temperatur hari-hari pertama pada saat brooding, atau adanya gangguan terhadap asupan nutrisi. \u201dButuh adanya ketelitian dalam pengawasan, banyak observasi, serta nalar untuk melihat adanya peluang terjadinya kepincangan. Saat ini dengan adanya bantuan teknologi seperti infrared atau dengan sensor elektronik lainnya akan lebih membantu untuk pendeteksian.\u201d<\/h6>\n<h6>Dari segi nutrisi, insidensi pododermatitis pada ayam dapat dilakukan dengan mengatur asupan protein kasar. Berdasarkan pemaparan Ruben Kriseldi selaku kandidat Ph.D dari Department of Poultry Science of Auburn University dalam Webinar berjudul \u2018<em>Broiler Nutrition and Feed Technology<\/em>\u2019, Rabu (3\/6), menyatakan bahwa dengan mengurangi jumlah protein kasar pada pakan tidak hanya akan mencegah terjadinya menurunkan emisi amonia, tetapi juga pododermatitis. \u201dKadar protein kasar yang rendah akan menurunkan <em>water intake<\/em> sehingga menurunkan kelembapan dari litter. Jadi kejadian pododermatitis dapat ditekan,\u201d ucapnya.<\/h6>\n<h6><strong>Baca Juga:<span style=\"color: #0000ff;\">&nbsp;<a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/ketidakseimbangan-mikrobiota-dalam-usus-ayam\/\">Ketidakseimbangan Mikrobiota dalam Usus Ayam<\/a><\/span><\/strong><\/h6>\n<h6>Kesehatan usus yang terjaga juga dapat membantu menurunkan angka terjadinya pododermatitis. Jika usus tidak sehat, contohnya seperti kasus enteritis, ayam akan mengalami diare, sehingga nutrisi dari pakan akan terbuang percuma bersama feses, selain itu litter akan menjadi basah. Kandungan nutrien yang terbuang tersebut juga akan mendukung pertumbuhan bakteri. Oleh karena itu diperlukan strategi untuk menjaga keseimbangan mikrobiota usus agar nutrisi dapat terserap sempurna dan mencegah terjadinya diare.<\/h6>\n<h6>Kasus kepincangan memang menjadi hal yang masih banyak ditemukan, apalagi pada broiler modern yang sangat rentan pada gangguan ini. Maka langkah penanggulangan yang perlu dilakukan terutama pada kasus pododermatitis diperlukan kontrol humiditas, ventilasi, asupan nutrisi, serta kondisi litter yang optimal agar isidensi pododermatitis dapat ditekan dan tidak mengganggu kualitas maupun kuantitas produksi. <strong>*Wartawan Poultry Indonesia<\/strong><\/h6>\n<h6><em>Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel Majalah Poultry Indonesia edisi Agustus 2020 dengan judul &#8220;<strong><span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/cegah-kasus-pododermatitis-sejak-dini\/\">Cegah Kasus Pododermatitis Sejak Dini<\/a><\/span><\/strong>\u201d. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153<\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: drh. Esti Dhamayanti* Pada sebuah wawancara Poultry Health Today (29\/4), Edgar Oviedo, DVM, Ph.D selaku Poultry Specialist North Carolina State University mengatakan bahwa berdasarkan riset yang telah dilakukan selama 20 tahun kepincangan yang terjadi selain karena perutumbuhan broiler yang cepat dan bobot tubuhnya yang semakin meningkat, Edgar mengobservasi sebenarnya masalah ini terjadi pada awal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":15009,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[10],"tags":[389,235,180,1324,1699,1043],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mencegah Terjadinya Kepincangan | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: drh. Esti Dhamayanti* Pada sebuah wawancara Poultry Health Today (29\/4), Edgar Oviedo, DVM, Ph.D selaku Poultry Specialist North Carolina State University mengatakan bahwa berdasarkan riset yang telah dilakukan selama 20 tahun kepincangan yang terjadi selain karena perutumbuhan broiler yang cepat dan bobot tubuhnya yang semakin meningkat, Edgar mengobservasi sebenarnya masalah ini terjadi pada awal [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-08-31T01:58:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-08-31T02:09:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Kesehatan-Esti-Gambar-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"652\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"631\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Kesehatan-Esti-Gambar-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Kesehatan-Esti-Gambar-1.jpg\",\"width\":\"652\",\"height\":\"631\",\"caption\":\"Gambar tingkat keparahan pododermatitis berdasarkan RSPCA\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/\",\"name\":\"Mencegah Terjadinya Kepincangan | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-08-31T01:58:06+00:00\",\"dateModified\":\"2020-08-31T02:09:01+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/f39e3166157e4636733ac2dec2af3501\"},\"headline\":\"Mencegah Terjadinya Kepincangan\",\"datePublished\":\"2020-08-31T01:58:06+00:00\",\"dateModified\":\"2020-08-31T02:09:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/#webpage\"},\"wordCount\":457,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mencegah-terjadinya-kepincangan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Kesehatan-Esti-Gambar-1.jpg\",\"keywords\":[\"animal welfare\",\"ayam\",\"broiler\",\"disbiosis\",\"pododermatitis\",\"Poultry Indonesia\"],\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/f39e3166157e4636733ac2dec2af3501\",\"name\":\"Esti Damayanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/382a1b98958ea959336d399296aada33?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/382a1b98958ea959336d399296aada33?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Esti Damayanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/estdhmyntp\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Kesehatan-Esti-Gambar-1.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-3U4","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15008"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15008"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15008\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15010,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15008\/revisions\/15010"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15009"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15008"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15008"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15008"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}