{"id":15124,"date":"2020-09-02T10:06:06","date_gmt":"2020-09-02T03:06:06","guid":{"rendered":"https:\/\/poultryindonesia.com\/?p=15124"},"modified":"2020-09-16T10:11:19","modified_gmt":"2020-09-16T03:11:19","slug":"solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/","title":{"rendered":"Solusi Terkini Cegah ND dan IB"},"content":{"rendered":"<h6><em>Kondisi cuaca di Indonesia yang tidak menentu, menyebabkan ayam mudah stres sehingga memicu munculnya kasus ND dan IB. Selain itu, akibat kondisi lingkungan kandang yang lembab dan berdekatan satu sama lain mengakibatkan virus ND dan IB mudah berkembang dan menyebar secara cepat.<\/em><\/h6>\n<h6>Kabupaten Blitar, provinsi Jawa Timur, merupakan salah satu sentra produksi telur terbesar dan memiliki kontribusi sebagai pemasok telur nasional. Hal ini menjadi sebuah peluang bisnis bagi pasangan Taslim Lutfi dan Bibit Yunisetyorini yang merintis Sumber Rizky PS. Mereka memulai usaha ayam petelur (<em>layer<\/em>) sejak tahun 2006. Bermula hanya memiliki 200 ekor <em>layer<\/em> pada awal usahanya, saat ini Taslim telah berhasil mengembangkan peternakan layer hingga ratusan ribu ekor bersama 120 plasma peternak yang tersebar di wilayah Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.<\/h6>\n<h6>Bibit Yunisetyorini menceritakan sepak terjang usahanya selama 14 tahun ini. Hal yang sering kali terjadi di peternakan dan plasma yang dinaunginya yaitu mengalami o<em>utbreak<\/em> ND dan IB yang terjadi ketika biosekuriti kurang ketat ataupun terpapar dari peternakan lain di sekitarnya. Ia pun menceritakan bahwa gejala yang muncul seperti ayam berjalan menyerupai pinguin dengan perut yang membesar, pilek dan mengalami penurunan produksi serta warna cangkang telur pucat. \u201cBiasanya puncak produksi dalam 1 kandang kami dapat mencapai 93 &#8211; 94%. Namun, ketika <em>outbreak<\/em> ini terjadi, produksi telur bisa mengalami penurunan 40 &#8211; 50% dan harga jual telur pun berkurang,\u201d tutur Bibit.<\/h6>\n<h6>Ketika mulai muncul tanda-tanda ND dan IB di peternakannya, ia pun langsung menghubungi personil Medion yang rutin berkunjung ke peternakannya dan mengajak untuk melihat secara langsung kondisi layer yang terserang penyakit. Mereka kemudian melakukan pengambilan sampel untuk Uji PCR dan sequencing di laboratorium Medion (MediLab) untuk mengetahui strain virus penyakit yang terjadi di peternakannya.<\/h6>\n<h6><strong>Setia menggunakan produk Medion<\/strong><\/h6>\n<h6>Melalui pelayanan yang diberikan oleh personil Medion di lapangan, membuat Sumber Rizky PS setia menggunakan produk Medion sejak memulai usaha peternakan layernya.&nbsp; Bibit pun menceritakan bahwa dirinya selalu mengikuti program vaksinasi terbaru dari Medion agar peternakan dan plasma yang dinaunginya tetap terjaga. \u201cKami direkomendasikan menggunakan Medivac ND G7-IB Variant Emulsion untuk mengatasi kasus ND dan IB di peternakan kami,\u201d ujarnya.<\/h6>\n<h6>Pernah terjadi kasus ND dan IB di peternakannya, lantas ia mencari solusi dengan menggunakan Medivac ND G7-IB Variant Emulsion secara rutin, ternyata hal tersebut efektif mencegah serangan ND dan IB. \u201cKondisi peternakan di daerah kami yang berdekatan satu sama lain, tentu dapat dengan mudah tertular penyakit dikarenakan sistem manajemen pemeliharaan yang berbeda. Namun, kami cukup lega dengan adanya produk Medivac ND G7-IB Variant Emulsion yang kami gunakan secara rutin, revaksinasi dapat meminimalkan munculnya outbreak tersebut,\u201d tuturnya.<\/h6>\n<h6>Bibit pun menjelaskan, pemberian vaksin Medivac ND G7-IB Variant Emulsion dapat digunakan dalam jangka waktu 4-5 bulan sekali sebanyak 0,5 ml untuk setiap ekor<em> layer<\/em> yang dimilikinya. \u201cPemberian Medivac ND G7-IB Variant Emulsion untuk layer kami sangat bermanfaat, selain memberikan perlindungan optimal serta menjaga kesehatan ternak dari ancaman munculnya outbreak ND dan IB, harga dan kualitasnya pun bersaing dengan produk impor,\u201d ujarnya.&nbsp;<\/h6>\n<h6>Medivac ND G7-IB Variant Emulsion mengandung isolat lokal ND G7 terkini dan isolat lokal IB serotipe klasik dan variant sehingga optimal mencegah serangan ND lapang dan memberikan perlindungan luas terhadap berbagai tantangan virus IB klasik dan variant. Bibit pun mengingatkan selain memberikan vaksin Medivac ND G7-IB Variant Emulsion sebagai pencegahan munculnya ND dan IB, para peternak diharapkan dapat melakukan penyemprotan kandang secara rutin, memperketat biosekuriti, dan pemberian vitamin agar ternak selalu terjaga. \u201cKami berharap Medion dapat terus berinovasi dan menjadi produk lokal unggul agar dapat terus membantu kami para peternak rakyat karena penyakit ayam terus bermunculan,\u201d tutupnya. &nbsp;&nbsp;Adv&nbsp;<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kondisi cuaca di Indonesia yang tidak menentu, menyebabkan ayam mudah stres sehingga memicu munculnya kasus ND dan IB. Selain itu, akibat kondisi lingkungan kandang yang lembab dan berdekatan satu sama lain mengakibatkan virus ND dan IB mudah berkembang dan menyebar secara cepat. Kabupaten Blitar, provinsi Jawa Timur, merupakan salah satu sentra produksi telur terbesar dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":15125,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[163,27,1720,684,1043],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Solusi Terkini Cegah ND dan IB | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kondisi cuaca di Indonesia yang tidak menentu, menyebabkan ayam mudah stres sehingga memicu munculnya kasus ND dan IB. Selain itu, akibat kondisi lingkungan kandang yang lembab dan berdekatan satu sama lain mengakibatkan virus ND dan IB mudah berkembang dan menyebar secara cepat. Kabupaten Blitar, provinsi Jawa Timur, merupakan salah satu sentra produksi telur terbesar dan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-09-02T03:06:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-09-16T03:11:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200807-WA0004.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200807-WA0004.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200807-WA0004.jpg\",\"width\":\"1280\",\"height\":\"960\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/\",\"name\":\"Solusi Terkini Cegah ND dan IB | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-09-02T03:06:06+00:00\",\"dateModified\":\"2020-09-16T03:11:19+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Solusi Terkini Cegah ND dan IB\",\"datePublished\":\"2020-09-02T03:06:06+00:00\",\"dateModified\":\"2020-09-16T03:11:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/#webpage\"},\"wordCount\":582,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/solusi-terkini-cegah-nd-dan-ib\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200807-WA0004.jpg\",\"keywords\":[\"#Medion\",\"adv1\",\"MedionFarmaJaya\",\"Medivac\",\"Poultry Indonesia\"],\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200807-WA0004.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-3VW","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15124"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15124"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15124\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15126,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15124\/revisions\/15126"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}