{"id":15163,"date":"2020-09-22T10:35:04","date_gmt":"2020-09-22T03:35:04","guid":{"rendered":"https:\/\/poultryindonesia.com\/?p=15163"},"modified":"2020-09-22T10:37:31","modified_gmt":"2020-09-22T03:37:31","slug":"data-konsumsi-daging-terkini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/","title":{"rendered":"Data Konsumsi Daging Terkini"},"content":{"rendered":"<h6><strong>Oleh: Dr. Ir. Sutawi, M.P.<\/strong><\/h6>\n<h6>Penulis mengikuti lokakarya \u2018Konsolidasi Data untuk Akurasi Perhitungan Permintaan dan Penawaran Daging Sapi Nasional\u2019 di Fakultas Peternakan UGM tanggal 22 Oktober 2015. Lokakarya itu diadakan sebagai tindak lanjut dari Rakornas \u201cMenuju \u2018SATU DATA NASIONAL\u2019 tentang Produksi dan Konsumsi Daging Sapi di Indonesia\u201d di Kantor Wantimpres pada Agustus 2015. Data di berbagai instansi berbeda-beda sehingga perlu adanya penyatuan angka nasional tentang produksi dan konsumsi daging sapi di Indonesia . Ketika itu harga daging sapi melonjak sampai Rp100-130 ribu per kilogram. Presiden Joko Widodo memerintahkan sejumlah menteri agar segera berupaya menurunkan harga daging sapi di bawah Rp80 ribu per kilogram sebelum Lebaran 2016. Pemerintah berencana mengimpor daging sapi untuk menekan harga daging sapi, tetapi terkendala masalah data yang bervariasi dari berbagai lembaga resmi.<\/h6>\n<h6><strong>Baca Juga:&nbsp;<span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/kementan-pastikan-stok-pangan-pokok-asal-hewan-cukup-jelang-lebaran\/\">Kementan Pastikan Stok Pangan Pokok Asal Hewan Cukup Jelang Lebaran<\/a><\/span><\/strong><\/h6>\n<h6>Perbedaan data dari berbagai instansi pemerintah ini terjadi karena perbedaan penyelenggara survei, petugas survei, responden, metode, waktu, tempat, dana, dan sebagainya. Akhirnya, tercapailah data \u201ckompromi\u201d. Jadi, untuk masalah nasional sebesar itu, data yang digunakan adalah data \u201ckompromi\u201d, bukan data hasil survei lembaga resmi yang validitas dan reliabilitasnya terjamin. Entah karena data tidak valid dan reliabel atau faktor-faktor lain, sampai hari ini harga daging sapi di seluruh Indonesia tidak pernah turun di bawah Rp100 ribu per kilogram.<\/h6>\n<h6><strong>Tabel 1. Konsumsi Daging Sapi, Telur, dan Daging Ayam (kg\/kapita\/tahun)<\/strong><\/h6>\n<table width=\"552\">\n<tbody>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\" width=\"60\">\n<h6><strong>Tahun<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"102\">\n<h6><strong>Daging Sapi<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"84\">\n<h6><strong>Telur<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td colspan=\"3\" width=\"306\">\n<h6><strong>Daging Ayam<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"102\">\n<h6>(Pusdatin)<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"84\">\n<h6>(Pusdatin)<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"85\">\n<h6>(Pusdatin)<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"117\">\n<h6>(Statistik PKH)<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"104\">\n<h6>GPPU<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"60\">\n<h6>2017<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"102\">\n<h6>2,361<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"84\">\n<h6>6,65<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"85\">\n<h6>5,67<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"117\">\n<h6>5,683<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"104\">\n<h6>12,76<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"60\">\n<h6>2018<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"102\">\n<h6>2,500<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"84\">\n<h6>6,49<strong><sup>1<\/sup><\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"85\">\n<h6><strong>5,55<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"117\">\n<h6><strong>5,579<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"104\">\n<h6>13,12<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"60\">\n<h6>2019<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"102\">\n<h6>2,560<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"84\">\n<h6><strong>17,69<sup>2<\/sup><\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"85\">\n<h6>5,80<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"117\">\n<h6>&nbsp;<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"104\">\n<h6><strong>15,50<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"60\">\n<h6>2020<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"102\">\n<h6>2,680<strong><sup>3<\/sup><\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"84\">\n<h6>&nbsp;<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"85\">\n<h6>6,03<strong><sup>3<\/sup><\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"117\">\n<h6>&nbsp;<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"104\">\n<h6>15,74<strong><sup>3<\/sup><\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"6\" width=\"552\">\n<h6>Ket: <strong><sup>1 <\/sup><\/strong>= konsumsi telur rumah tangga<\/h6>\n<h6>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong><sup>2 <\/sup><\/strong>= total konsumsi telur (RT, Horeka, dan PMM, Industri, dan Jasa Kesehatan)<\/h6>\n<h6>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong><sup>3<\/sup><\/strong> = angka prediksi (sebelum adanya pandemi COVID-19)<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h6>Terakhir, pada awal Juli 2020 penulis mengirim artikel ke majalah PI berjudul \u201cKetahanan Pangan Produk Peternakan Masa Pandemi COVID-19\u201d yang sudah terbit pada edisi Agustus 2020 dalam rubrik Opini. Biasanya, artikel penulis di PI itu dimuat atau ditolak tanpa diskusi. Kali ini, penulis perlu menyampaikan apresiasi kepada Redaktur PI. Penulis mencantumkan data konsumsi daging sapi 2,56 kg (2019), telur 6,49 kg (2018), dan daging ayam 5,55 kg (2018) per kapita per tahun. Redaktur PI menyangsikan data konsumsi daging ayam tersebut. Menurut Redaktur PI, pelaku industri mengatakan saat ini konsumsi daging broiler sudah mencapai 14-15 kg\/kapita\/tahun dan telur ayam sudah mencapai 175 butir setara 11 kg\/kapita\/tahun. Penulis konfirmasi ulang kepada Redaktur PI dengan melampirkan sumber data resmi yaitu Outlook Daging Ayam Pedaging 2019, Outlook Daging Sapi 2019, dan Outlook Telur Ayam 2019, ketiganya diterbitkan Pusdatin Sekjen Kementan.<\/h6>\n<h6><strong>Tabel 2. Konsumsi Daging Ayam Versi Pemerintah dan GPPU (kg\/kapita\/tahun)<\/strong><\/h6>\n<table width=\"552\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"84\">\n<h6><strong>Lembaga<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"227\">\n<h6><strong>Uraian<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"90\">\n<h6><strong>Konsumsi<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"150\">\n<h6><strong>Keterangan<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"5\" width=\"84\">\n<h6>BPS, Kementan, Ditjen PKH<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"227\">\n<h6>Konsumsi langsung (RT)<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"90\">\n<h6><strong>5,47<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td rowspan=\"5\" width=\"150\">\n<h6>BPS dalam Rakor Perunggasan 24 Januari 2020 di Kemenko&nbsp; Perekonomian Jakarta<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"227\">\n<h6>Horeka dan PMM Lainnya<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"90\">\n<h6>6,08<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"227\">\n<h6>Industri (Besar, Sedang, IMK)<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"90\">\n<h6>1,21<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"227\">\n<h6>Jasa Kesehatan<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"90\">\n<h6>0,03<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"227\">\n<h6><strong>Total<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"90\">\n<h6><strong>12,79<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"3\" width=\"84\">\n<h6>GPPU<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"227\">\n<h6><strong>Tahun 2017:<\/strong><\/h6>\n<h6>Tonase Kaskas: 3.340.125.389<\/h6>\n<h6>Jml Penduduk: 261.686.700<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"90\">\n<h6>12,76<\/h6>\n<\/td>\n<td rowspan=\"3\" width=\"150\">\n<h6>Bisnis Peternakan Era Pemerintahan Jokowi Periode Ke 2 (Achmad Dawami, Menara 165 Jakarta,&nbsp; 20 November 2019)<\/h6>\n<h6>&nbsp;<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"227\">\n<h6><strong>Tahun 2018:<\/strong><\/h6>\n<h6>Tonase Karkas: 3.467.272.446<\/h6>\n<h6>Jml Penduduk: 264.330.000<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"90\">\n<h6>13,12<\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"227\">\n<h6><strong>Tahun 2019:<\/strong><\/h6>\n<h6>Tonase Karkas: 4.138.682.939<\/h6>\n<h6>Jml Penduduk: 267.000.000<\/h6>\n<\/td>\n<td width=\"90\">\n<h6><strong>15,50<\/strong><\/h6>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h6>Redaktur PI kemudian mengirim balasan berupa bahan presentasi (slide ppt) dari Bapak Achmad Dawami (GPPU) berjudul \u201cBisnis Peternakan Era Pemerintahan Jokowi Periode Ke-2\u201d bertanggal 20 November 2019. Pada slide presentasi tercantum dua macam data konsumsi daging ayam ras yaitu 5,683 kg (BPS, 2017) dan 15,50 kg\/kapita\/tahun (GPPU, 2019). Penulis kembali melengkapi data konsumsi dari Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan 2019 yang diterbitkan Ditjen PKH sebesar 5,579 kg\/kapita\/tahun (Tabel 1). Pemerintah (Ditjen PKH) terakhir menyebutkan 12,79 kg\/kapita\/tahun (<a href=\"http:\/\/www.poultryindonesia.com\">www.poultryindonesia.com<\/a>), 6 Maret 2020). Menurut Dirjen PKH, berdasarkan hasil Survei Konsumsi Bahan Pokok (VKBP) tahun 2017 dan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2019 yang dilaksanakan BPS, konsumsi daging ayam ras adalah sebesar 12,79 kg\/kapita\/tahun. Akhirnya, penulis dan Redaktur PI menggunakan data \u201ckompromi\u201d dari Ditjen PKH tersebut.<\/h6>\n<h6>Penulis mencoba menggali di mana letak perbedaan data konsumsi daging ayam. Pemerintah (BPS, Kementan, Ditjen PKH) menghitung kebutuhan daging ayam ras berdasarkan pertumbuhan konsumsi rumah tangga hasil Susenas 2019, horeka, rumah makan dan PMM, serta industri, sedangkan GPPU berdasarkan produksi karkas ayam tahunan dibagi jumlah penduduk (Tabel 2). Jelaslah bahwa konsumsi daging ayam 5,55 kg\/kapita\/tahun yang tertulis di Outlook Daging Ayam 2019 dan Statistik PKH 2019 adalah konsumsi langsung rumah tangga, konsumsi 12,79 kg\/kapita\/tahun yang disebutkan Dirjen PKH adalah total konsumsi (RT, Horeka dan PMM, Industri, dan Jasa Kesehatan), dan konsumsi 15,50 kg\/kapita\/tahun yang dihitung GPPU adalah produksi karkas ayam tahunan dibagi jumlah penduduk. <strong>Dosen Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang<\/strong><\/h6>\n<h6><em>Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel Majalah Poultry Indonesia edisi September 2020 dengan judul &#8220;<span style=\"color: #0000ff;\"><strong><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/berapakah-data-konsumsi-unggas\/\">Berapakah Data Konsumsi Unggas<\/a><\/strong><\/span>\u201d. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153<\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Dr. Ir. Sutawi, M.P. Penulis mengikuti lokakarya \u2018Konsolidasi Data untuk Akurasi Perhitungan Permintaan dan Penawaran Daging Sapi Nasional\u2019 di Fakultas Peternakan UGM tanggal 22 Oktober 2015. Lokakarya itu diadakan sebagai tindak lanjut dari Rakornas \u201cMenuju \u2018SATU DATA NASIONAL\u2019 tentang Produksi dan Konsumsi Daging Sapi di Indonesia\u201d di Kantor Wantimpres pada Agustus 2015. Data di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":15164,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[12],"tags":[567,449],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Data Konsumsi Daging Terkini | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Dr. Ir. Sutawi, M.P. Penulis mengikuti lokakarya \u2018Konsolidasi Data untuk Akurasi Perhitungan Permintaan dan Penawaran Daging Sapi Nasional\u2019 di Fakultas Peternakan UGM tanggal 22 Oktober 2015. Lokakarya itu diadakan sebagai tindak lanjut dari Rakornas \u201cMenuju \u2018SATU DATA NASIONAL\u2019 tentang Produksi dan Konsumsi Daging Sapi di Indonesia\u201d di Kantor Wantimpres pada Agustus 2015. Data di [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-09-22T03:35:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-09-22T03:37:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/download-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1365\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/download-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/download-1.jpg\",\"width\":\"2048\",\"height\":\"1365\",\"caption\":\"Daging ayam pada etalase supermarket (sumber: nationalgeographic.com)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/\",\"name\":\"Data Konsumsi Daging Terkini | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-09-22T03:35:04+00:00\",\"dateModified\":\"2020-09-22T03:37:31+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Data Konsumsi Daging Terkini\",\"datePublished\":\"2020-09-22T03:35:04+00:00\",\"dateModified\":\"2020-09-22T03:37:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/#webpage\"},\"wordCount\":738,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/data-konsumsi-daging-terkini\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/download-1.jpg\",\"keywords\":[\"Daging Ayam\",\"OPINI\"],\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/download-1.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-3Wz","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15163"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15163"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15163\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15165,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15163\/revisions\/15165"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15164"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15163"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15163"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15163"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}