{"id":15608,"date":"2020-12-11T17:36:38","date_gmt":"2020-12-11T10:36:38","guid":{"rendered":"https:\/\/poultryindonesia.com\/?p=15608"},"modified":"2020-12-11T17:44:10","modified_gmt":"2020-12-11T10:44:10","slug":"tantangan-zaman-untuk-self-mixing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/","title":{"rendered":"Tantangan Zaman untuk Self Mixing"},"content":{"rendered":"<h6><strong>POULTRYINDONESIA, Jakarta &#8211;<\/strong> Bahan pakan yang memiliki nutrisi yang seimbang memang banyak sekali tantangannya. Apalagi harga bahan pakan untuk self mixing memang sangat fluktuatif tergantung bagaimana kondisi pasar. Hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembuatan pakan self mixing yaitu kehigienisan dari bahan pakan itu sendiri sampai proses pembuatan pakan. Pengolahan pakan self-mixing terkadang diolah dengan tidak steril, seperti masih dibantu dengan tangan, kondisi tempat pengolahan yang kotor, bahkan terkadang dari bahan bakunya menunjukkan adanya pertumbuhan jamur. Hal ini akan menjadi media yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme patogen.<\/h6>\n<h6>Hal tersebut juga dibahas dalam sebuah webinar bertajuk \u2018Virtual Be-spoken for Self Mixing Layer Farmers\u2019 melalui aplikasi Zoom, Senin (10\/8) yang diselenggarakan oleh US Soybean Export Council USSEC. Bahkan dalam webinar tersebut Ibnu Edy Wiyono selaku Moderator webinar mengatakan bahwa untuk mencapai ongkos produksi Rp4.500 per kilogram, tantangannya cukup banyak, salah satunya harga bahan pakan yang berfluktuasi sesuai dengan kondisi pasar.<\/h6>\n<h6>Berdasarkan data bahan pakan utama per minggu yang dimiliki oleh USSEC menunjukkan harga jagung yang sempat naik, namun turun setelah panen sampai saat ini. Demikian dengan harga bungkil kedelai dan Full Fat Soybean (FFS) meningkat signifikan dari bulan April dan Mei, namun sekarang sudah mulai turun. Oleh karenanya, Ibnu menilai bahwa pengendalian dari faktor internal yaitu memilih bahan pakan yang baik, berkualitas dan bernutrisi dapat membantu untuk mencapai ongkos produksi tersebut.<\/h6>\n<h6><strong>Baca Juga:&nbsp;<span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/mencari-solusi-untuk-bahan-baku-utama-pakan\/\">Mencari Solusi untuk Bahan Baku Utama Pakan<\/a><\/span><\/strong><\/h6>\n<h6>Budi Tangendjaja selaku Feed Technical Consultant yang menjadi pemateri pada webinar teknis tersebut mengatakan bahwa target ayam petelur harus semakin besar dan harus menjadi self-mixing untuk menekan biaya produksi. Pada prinsipnya agar memiliki daya saing peternakan harus memerhatikan beberapa hal seperti biaya pakan, tenaga kerja, iklim usaha yang baik, terintergrasi secara vertikal, serta penerapan teknologi yang maju.<\/h6>\n<h6>&nbsp;\u201cTeknologi ayam petelur di dunia ini sudah berkembang sedemikian rupa dan bagi pemelihara ayam petelur harus selalu menerapkan teknologi yang lebih baru karena ayam petelur berubah setiap tahunnya dan diciptakan supaya makin lebih efisien dalam menghasilkan telur,\u201d jelasnya.<\/h6>\n<h6>Budi menjelaskan bahwa yang dimaksud dari terintergrasi vertikal yaitu artinya dari awal input sampai penjualan telur harus dikontrol dalam suatu rantai pasok oleh peternak agar lebih efisien. \u201cPada konsep ini semua tahap pada rantai pasok berbicara mengenai biaya sehingga kita dapat memperoleh keuntungan jika kita dapat mengontrol seluruh biaya tersebut,\u201d ucapnya.<\/h6>\n<h6>Berkenaan dengan penyusunan ransum, Budi mengatakan bahwa konsumsi pakan petelur harus dicermati dan harus pas, karena selisih beberapa gram yang diberikan dalam pakan ayam berkontribusi pada biaya produksi. Tambahan lainnya yaitu jika asupan gizinya juga harus pas sesuai dengan kebutuhan serta perlu adanya penyesuaian terhadap kondisi lingkungan pemeliharaan. Self mixing memang bisa menjadi sebuah solusi untuk menekan biaya produksi jika dilakukan dengan benar. <strong>Domi, Esti<\/strong><\/h6>\n<h6><em>Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel Majalah Poultry Indonesia edisi November 2020 dengan judul \u201c<span style=\"color: #0000ff;\"><strong><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/rekomendasi-nutrisi-dalam-membuat-pakan-self-mixing\/\">Rekomendasi Nutrisi dalam Membuat Pakan Self Mixing<\/a><\/strong><\/span>\u201d. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153<\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>POULTRYINDONESIA, Jakarta &#8211; Bahan pakan yang memiliki nutrisi yang seimbang memang banyak sekali tantangannya. Apalagi harga bahan pakan untuk self mixing memang sangat fluktuatif tergantung bagaimana kondisi pasar. Hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembuatan pakan self mixing yaitu kehigienisan dari bahan pakan itu sendiri sampai proses pembuatan pakan. Pengolahan pakan self-mixing terkadang diolah dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":15609,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[7],"tags":[1438,87,693,485],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tantangan Zaman untuk Self Mixing | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"POULTRYINDONESIA, Jakarta &#8211; Bahan pakan yang memiliki nutrisi yang seimbang memang banyak sekali tantangannya. Apalagi harga bahan pakan untuk self mixing memang sangat fluktuatif tergantung bagaimana kondisi pasar. Hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembuatan pakan self mixing yaitu kehigienisan dari bahan pakan itu sendiri sampai proses pembuatan pakan. Pengolahan pakan self-mixing terkadang diolah dengan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-12-11T10:36:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-12-11T10:44:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tata-laks-Nov-ilustrasi-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tata-laks-Nov-ilustrasi-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tata-laks-Nov-ilustrasi-1.jpg\",\"width\":\"1024\",\"height\":\"683\",\"caption\":\"Suatu peternakan layer sistem baterai\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/\",\"name\":\"Tantangan Zaman untuk Self Mixing | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-12-11T10:36:38+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-11T10:44:10+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/813e5fc62846aab942f2be814089cf5e\"},\"headline\":\"Tantangan Zaman untuk Self Mixing\",\"datePublished\":\"2020-12-11T10:36:38+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-11T10:44:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/#webpage\"},\"wordCount\":481,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/tantangan-zaman-untuk-self-mixing\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tata-laks-Nov-ilustrasi-1.jpg\",\"keywords\":[\"ayam petelur\",\"pakan\",\"Self Mixing\",\"teknologi\"],\"articleSection\":[\"Peristiwa\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/813e5fc62846aab942f2be814089cf5e\",\"name\":\"Domi Sattyananda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocIXhJe-sPcDQ8xWOWaR2hEXbnpNB7YsX2l52Q-bbJZozPGwwg=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocIXhJe-sPcDQ8xWOWaR2hEXbnpNB7YsX2l52Q-bbJZozPGwwg=s96-c\",\"caption\":\"Domi Sattyananda\"},\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/m_domi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tata-laks-Nov-ilustrasi-1.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-43K","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15608"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15608"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15608\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15610,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15608\/revisions\/15610"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15609"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15608"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15608"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15608"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}