{"id":16729,"date":"2021-06-30T17:37:06","date_gmt":"2021-06-30T10:37:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=16729"},"modified":"2021-06-30T17:39:50","modified_gmt":"2021-06-30T10:39:50","slug":"input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/","title":{"rendered":"Harga Input Produksi Tinggi, Daya Saing Perunggasan dalam Negeri Cenderung Rendah"},"content":{"rendered":"<h6><strong>POULTRYINDONESIA, Jakarta<\/strong> &#8211; Harga pakan yang terus melambung akibat peningkatan bahan baku pakan, terutama harga jagung dan kedelai. Eskalasi harga pakan ini menjadikan peternak menjerit akibat biaya input produksi yang meningkat. Peningkatan harga pakan unggas ini dibahas dalam webinar \u2018Geliat Industri Perunggasan: Harga Pakan, DOC, dan Ayam Hidup\u2019 via Zoom, Rabu (30\/6).<\/h6>\n<h6>Timbul Sihombing selaku Ketua GPMT menyatakan bahwa produksi pakan unggas masih mendominasi dari komoditas ternak lainnya yaitu sekitar 80%, sementara bahan pakan di Indonesia 40% nya masih bersumber dari impor.<\/h6>\n<h6>\u201cHarga bahan baku import seperti SBM naiknya sangat signifikan. Walaupun bulan Mei sempat menurun, namun angkanya cukup tinggi,\u201d jelasnya.<\/h6>\n<h6>Timbul menyatakan bahwa persediaan jagung di pabrik pakan Mei 2021 terbilang lebih sedikit yaitu 34 hari dibandingkan bulan Mei 2020 yaitu untuk 59 hari. Idealnya memang persediaan jagung ini untuk dua bulan. Kondisi pasokan jagung lokal masih ada namun harganya masih relatif tinggi. Harga rata-rata jagung nasional Mei 2021 tercatat antara Rp 5427- Rp 6233 per kilogram, sementara tahun lalu, di bulan yang sama harga jagung hanya mencapai Rp 3302 &#8211; Rp 4320 per kilogram.<\/h6>\n<h6>Isy Karim selaku Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendag mengatakan bahwa dampak dari kenaikan input produksi menyebabkan peningkatan HPP di tingkat peternak hingga mencapai Rp 20.000\/kg. Peningkatan HPP tersebut disebabkan oleh tingginya harga DOC, kenaikan harga jagung yang cukup tinggi, dan kenaikan harga bahan baku pakan asal impor. Biaya produksi yang tinggi ini menjadikan perunggasan dalam negeri kurang memiliki daya saing.<\/h6>\n<h6><strong><span style=\"color: #000000;\">Baca Juga: <span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/peternak-harapka\u2026knya-harga-pakan\/\">Peternak Harapkan Harga Jual Ayam dan Telur Naik Seiring Naiknya Harga Pakan<\/a><\/span><\/span><\/strong><\/h6>\n<h6>\u201cHarga yang tinggi ini sangat mempengaruhi input produksi karena sekitar 70% biaya produksi dipengaruhi oleh pakan,\u201d tutur Isy.<\/h6>\n<h6>Setya Winarno selaku perwakilan dari Gopan mengamini bahwa harga pakan memang masih cenderung tinggi dan masih menjadi permasalahan. Setya menambahkan bahwa masalah lainnya yang masih dihadapi perunggasan dalam negeri yaitu mata rantai penjualan dari perunggasan yang sangat panjang. Panjangnya mata rantai penjualan ini sangat berpengaruh kepada harga jual ayam di pasaran.<\/h6>\n<h6>\u201cFaktanya walaupun kandang rendah, tetapi harga di konsumen masih stabil tinggi. Itu karena mata rantai yang panjang,\u201d ungkap setya.<\/h6>\n<h6>Drh Makmun Junnaidin Sekertaris Ditjen PKH, Kementan mengatakan bahwa industri perunggasan perlu berbenah bersama untuk mendorong kemajuannya. Pembenahan ini perlu dilakukan dimulai dari hulu sampai dengan ke hilir.<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>POULTRYINDONESIA, Jakarta &#8211; Harga pakan yang terus melambung akibat peningkatan bahan baku pakan, terutama harga jagung dan kedelai. Eskalasi harga pakan ini menjadikan peternak menjerit akibat biaya input produksi yang meningkat. Peningkatan harga pakan unggas ini dibahas dalam webinar \u2018Geliat Industri Perunggasan: Harga Pakan, DOC, dan Ayam Hidup\u2019 via Zoom, Rabu (30\/6). Timbul Sihombing selaku [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":16730,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[7],"tags":[227,34,1703,87,1043],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Harga Input Produksi Tinggi, Daya Saing Perunggasan dalam Negeri Cenderung Rendah | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"POULTRYINDONESIA, Jakarta &#8211; Harga pakan yang terus melambung akibat peningkatan bahan baku pakan, terutama harga jagung dan kedelai. Eskalasi harga pakan ini menjadikan peternak menjerit akibat biaya input produksi yang meningkat. Peningkatan harga pakan unggas ini dibahas dalam webinar \u2018Geliat Industri Perunggasan: Harga Pakan, DOC, dan Ayam Hidup\u2019 via Zoom, Rabu (30\/6). Timbul Sihombing selaku [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-06-30T10:37:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-06-30T10:39:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/IMG-20210630-WA0000.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"701\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"437\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/IMG-20210630-WA0000.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/IMG-20210630-WA0000.jpg\",\"width\":701,\"height\":437,\"caption\":\"Kenaikan harga bahan pakan berpengaruh kepada HPP peternak\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/\",\"name\":\"Harga Input Produksi Tinggi, Daya Saing Perunggasan dalam Negeri Cenderung Rendah | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-06-30T10:37:06+00:00\",\"dateModified\":\"2021-06-30T10:39:50+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/f39e3166157e4636733ac2dec2af3501\"},\"headline\":\"Harga Input Produksi Tinggi, Daya Saing Perunggasan dalam Negeri Cenderung Rendah\",\"datePublished\":\"2021-06-30T10:37:06+00:00\",\"dateModified\":\"2021-06-30T10:39:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/#webpage\"},\"wordCount\":368,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/input-produksi-tinggi-daya-saing-perunggasan-dalam-negeri-cenderung-rendah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/IMG-20210630-WA0000.jpg\",\"keywords\":[\"#perunggasan\",\"berita2\",\"HPP\",\"pakan\",\"Poultry Indonesia\"],\"articleSection\":[\"Peristiwa\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/f39e3166157e4636733ac2dec2af3501\",\"name\":\"Esti Damayanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/382a1b98958ea959336d399296aada33?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/382a1b98958ea959336d399296aada33?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Esti Damayanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/estdhmyntp\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/IMG-20210630-WA0000.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-4lP","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16729"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16729"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16729\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16732,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16729\/revisions\/16732"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16730"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16729"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16729"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16729"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}