{"id":16802,"date":"2021-07-07T11:15:02","date_gmt":"2021-07-07T04:15:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=16802"},"modified":"2021-07-07T11:15:02","modified_gmt":"2021-07-07T04:15:02","slug":"phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/","title":{"rendered":"Phivax ChickPak Rangkaian Vaksinasi di Hatchery"},"content":{"rendered":"<div class=\"page\" title=\"Page 74\">\n<div class=\"section\">\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<p>Semakin besar industri peternakan maka semakin besar pula tantangan dalam pengelolaannya. Salah satu tantangan tersebut yakni penyakit. Oleh karena itu pemberian vaksin menjadi langkah awal dalam pengendalian penyakit yang dapat dilakukan pada industri ini.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<p>Atas dasar tersebut, Phibro Animal Health Indonesia (Phibro) menyelenggarakan Phibro Technical Webinar bertemakan \u2018Evolution Technology: Maximizing Performance Through Hatchery Vaccination\u201d melalui aplikasi Zoom, Rabu (23\/6). Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan serangkaian produk vaksin Phivax ChickPak sebagai solusi cerdas dalam vaksinasi di hatchery.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Arik Farzeli, DVM selaku Country Head Phibro Animal Health Indonesia menyampaikan terima kasih kepada PT SHS International Indonesia selaku distributor resmi produk Phibro di Indonesia yang telah membantu terselenggaranya kegiatan seminar daring ini.<\/p>\n<p>\u201cPada bulan Maret lalu, kami baru saja meluncurkan vaksin Phivax MB-1 untuk kontrol penyakit Gumboro di Indonesia dan pada hari ini kita akan menambah lagi informasi terbaru dan menambah ilmu mengenai memaksimalkan performa unggas melalui vaksinasi hatchery bersama Bapak Tony Unandar dan Bapak Setia Hadi, DVM,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, drh. Litha Lubis selaku Group Product Manager PT SHS International mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kepercayaan dan manfaat untuk mulai memikirkan penggunaan vaksinasi di hatchery.<\/p>\n<p><strong><img data-attachment-id=\"16804\" data-permalink=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/screen-shot-2021-07-07-at-11-12-09\/\" data-orig-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-07-at-11.12.09.png\" data-orig-size=\"1033,604\" data-comments-opened=\"0\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"Screen Shot 2021-07-07 at 11.12.09\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-07-at-11.12.09-300x175.png\" data-large-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-07-at-11.12.09-1024x599.png\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-16804\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-07-at-11.12.09-300x175.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"175\" srcset=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-07-at-11.12.09-300x175.png 300w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-07-at-11.12.09-1024x599.png 1024w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-07-at-11.12.09-768x449.png 768w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-07-at-11.12.09-696x407.png 696w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-07-at-11.12.09-718x420.png 718w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-07-at-11.12.09.png 1033w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Vaksinasi di hatchery<\/strong><\/p>\n<p>Dewasa ini, program vaksinasi yang dilakukan memiliki potensi yang efektif bila diberikan mulai dari di hatchery. Para peternak diharapkan dapat mengetahui mekanisme kerja dari vaksinasi<\/p>\n<div class=\"page\" title=\"Page 74\">\n<div class=\"section\">\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<p>hatchery. Tony Unandar selaku Private Poultry Farm Consultant di Indonesia memberikan informasi secara gamblang mengenai \u201cViral Hatchery Vaccination Potential Mechanisms and Limitations\u201d pada Phibro Technical Webinar ini.<\/p>\n<p>\u201cKita perlu mengetahui mekanisme kerja vaksin yang diberikan di hatchery dan teknologi yang telah dikembangkan oleh para peneliti. Setiap teknologi memiliki keterbatasannya, maka dari itu kita perlu memahami keterbatasan-keterbatasan yang ada beserta resikonya di lapangan, adanya teknologi vaksin baru dapat menekan muncul kasus di lapangan,\u201d ungkap Tony.<\/p>\n<p>Program vaksinasi sudah banyak dilakukan pada industri ayam pedaging (broiler) seperti yang diketahui bahwa terdapat tiga teknik pengaplikasian vaksin yang dilakukan yakni vaksinasi in ovo, vaksinasi spray, dan vaksinasi subkutan. Sedangkan pada industri ayam petelur (layer) masih menggunakan dua teknik vaksinasi yakni vaksinasi spray dan vaksinasi subkutan.<\/p>\n<p>Pada proses vaksinasi in ovo, Tony menjelaskan bahwa vaksinasi ini merupakan proses penyuntikan vaksin ke dalam telur pada bagian embrio umur 18 &#8211; 18,5 hari masa inkubasi melalui infra amniotik dan bila diberikan pada intrasel biasanya pada umur 13 &#8211; 15 hari. Vaksinasi in ovo biasanya menggunakan vaksin live atau live-attenuated. \u201cDalam vaksinasi In ovo ini bisa juga diberikan vaksin imun kompleks, vektor vaksin dan sub unit vaksin. Hampir semua sediaan vaksin dapat diberikan secara in ovo, seperti vaksin live Marek, ND, IB dan IBD kecuali kill vaksin tidak dapat diberikan secara in ovo,\u201d jelas Tony.<\/p>\n<p>Selanjutnya, pada teknik pengaplikasian melalui spray diberikan pada DOC saat pasca hatching. Tony menekankan bahwa pemberian<br \/>\nvaksin pasca hatching sangat krusial. \u201cPemberian vaksin sebaiknya 4<br \/>\njam setelah DOC menetas, karena menentukan keberhasilan vaksinasi terhadap respon imun ayam,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Hari ini inovasi vaksinasi pada broiler sudah luas penggunaannya. Namun, pada kelompok layer atau breeder pemberiannya sebatas pemberian vaksin sedini mungkin atau saat pasca hatching dengan menggunakan teknik spay dan suntik subkutan.<\/p>\n<div class=\"page\" title=\"Page 75\">\n<div class=\"section\">\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<p>Selanjutnya dalam proses vaksinasi di hatchery dilakukan untuk melihat respons ayam pada tahap dini kehidupannya di lapangan. Terdapat 4 tahapan dalam proses ini yakni, vaksin yang diberikan dengan metode yang ada pada deponya akan memberikan materi bersifat imunogenik yang melewati jaringan limfoid sekunder seperti limpa serta limfoid lainnya yang tersebar di seluruh tubuh ayam.<\/p>\n<p>Kemudian akan bergerak ke organ limfoid primer yaitu timus dan bursa yang akan terjadi innate immunity yang merespons pembentukan local immunity terhadap humoral IgA ataupun cell mediated. Hal tersebut menjadi dasar dalam pemberian vaksin sedini mungkin, agar memproteksi sejak di hatchery.<\/p>\n<p><strong>Perbedaan vaksin hatchery dan kandang<\/strong><\/p>\n<p>Saat ini sedang dikembangkan pemberian vaksin lengkap yang diberikan secara in ovo dengan kandungan 6 jenis antigen. Hal ini akan mendukung proses vaksinasi hatchery dimasa yang akan datang.<\/p>\n<p>Tony melakukan perbandingan antara vaksinasi di hatchery ataupun di lapangan. \u201cBanyak hal yang dapat tekan bila dilakukan vaksinasi di hatchery yakni tingkat stress, meminimalkan terpapar patogen endemik seperti Marek, Koksidiosis dan IBD, meminimalkan terpapar airborne disease seperti ND, IB dan Ai H9N1,\u201d imbuh Tony.<\/p>\n<p>Selain itu, kinerja innate immunity pada DOC akan optimal pada 8 &#8211; 10 jam pertama setelah menetas. Maka dari itu, waktu terbaik pemberian vaksin lebih baik di hatchery. Adanya faktor stres dapat memengaruhi respons pada vaksin. Kemudian para peternak<br \/>\nharus mempertimbangkan hal lain seperti keakuratan pemberian dosis vaksin, penyimpanan vaksin sebelum pengaplikasian, dan ditinjau dari sumber daya manusia atau pertugas di kandang. Banyak terjadi kontaminasi pada vaksin sehingga tidak optimal dan biaya tenaga kerja yang semakin mahal. Maka dari itu, vaksinasi di hatchery semakin dipertimbangkan dalam pelaksanaan vaksinasi ke depannya.<\/p>\n<p><strong>Phivax ChickPak<\/strong><\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Phibro Animal Health Indonesia memperkenalkan rangkaian produk unggulannya yang dapat digunakan pada hatchery. Setia Hadi, DVM selaku Technical Manager Phibro Animal Health Indonesia menyebutkan bahwa dalam vaksinasi sejak di hatchery dengan menggunakan Phivax ChickPak didukung oleh device yang mudah digunakan yakni injektor dan sparyer vaksin.<\/p>\n<p>Kemudian didukung oleh tenaga ahli langsung dari Phibro dan adanya rekan-rekan PT SHS International yang memiliki hatchery specialist, vaksinator, team monitoring dan team post vaskinasi yang akan menindaklanjuti kendala dan informasi lanjutan setelah penggunaan produk dari Phibro Animal Health. Selain itu adanya<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Phibro Animal Health memperkenalkan Phivac ChickPak yang merupakan serangkaian produk vaksin yang dapat diberikan sejak di hatchery.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":16803,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[28,682],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Phivax ChickPak Rangkaian Vaksinasi di Hatchery | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Phibro Animal Health memperkenalkan Phivac ChickPak yang merupakan serangkaian produk vaksin yang dapat diberikan sejak di hatchery.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-07T04:15:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-06-23-at-08.36.55.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"966\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"553\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-06-23-at-08.36.55.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-06-23-at-08.36.55.png\",\"width\":966,\"height\":553},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/\",\"name\":\"Phivax ChickPak Rangkaian Vaksinasi di Hatchery | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-07-07T04:15:02+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-07T04:15:02+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Phivax ChickPak Rangkaian Vaksinasi di Hatchery\",\"datePublished\":\"2021-07-07T04:15:02+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-07T04:15:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/#webpage\"},\"wordCount\":855,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/phivax-chickpak-rangkaian-vaksinasi-di-hatchery\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-06-23-at-08.36.55.png\",\"keywords\":[\"adv2\",\"Phibro\"],\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-06-23-at-08.36.55.png","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-4n0","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16802"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16802"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16802\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16805,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16802\/revisions\/16805"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}