{"id":17534,"date":"2021-10-12T13:22:16","date_gmt":"2021-10-12T06:22:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=17534"},"modified":"2021-10-25T13:55:47","modified_gmt":"2021-10-25T06:55:47","slug":"memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/","title":{"rendered":"Memaksimalkan Potensi Ayam Petelur, Di Era Pandemi Covid-19 (Jilid 2)"},"content":{"rendered":"<h6>Selenium adalah mineral esensial penting yang dibutuhkan oleh manusia maupun hewan. Mengapa disebut mineral esensial? Karena mineral ini sangat diperlukan dalam proses fisiologis makhluk hidup untuk membantu kerja enzim atau pembentukan organ. Selenium bertindak sebagai antioksidan yang kuat dan memainkan peranan penting dalam metabolisme, pertumbuhan, kesehatan reproduksi dan pertahanan alami tubuh. Serta dapat mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh hewan selama kebutuhan meningkat, khususnya bila tubuh sedang mengalami challenge penyakit, perubahan lingkungan ekstrem dan hal lainnya. Meningkatkan proteksi sistem kekebalan tubuh secara alami dapat berkorelasi positif terhadap kinerja produksi hewan ternak kita, karena hewan hanya membutuhkan sedikit energi untuk melawan penyakit. Sebagian besar area pertanian di dunia berada di wilayah di mana pakan dan hijauan memiliki tingkat selenium yang belum optimal. Kekurangan selenium akan mengakibatkan berbagai penyakit pada hewan maupun manusia, khususnya seiring dengan menurunnya kinerja produktivitas dan reproduktif pada ternak. Oleh karena itu pemenuhan kebutuhan selenium pada tubuh ternak adalah salah satu faktor kunci dalam efisiensi produksi.<\/h6>\n<div class=\"page\" title=\"Page 68\">\n<div class=\"section\">\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<h6><strong>Penggunaan selenium mampu mendorong efisiensi produksi<\/strong><\/h6>\n<h6>Beberapa bukti penelitian selama 20 tahun terakhir menunjukkan bahwa penambahan selenium dalam pakan adalah kunci dari efisiensi produksi. Hal ini menyebabkan pergeseran industri sumber selenium dari bentuk anorganik menjadi organik, yang mana selenium organik jauh lebih aman dari sumber selenium tradisional atau selenium anorganik contohnya natrium selenit. Tingkat toksisitas yang tinggi dimiliki oleh selenium anorganik, selain itu juga terdapat interaksi negatif dengan mineral yang lainnya. Selain itu, penggunaan selenium anorganik juga meningkatkan kemungkinan kontaminasi dengan logam berat, dan kurangnya ketertelusuran dan keamanan yang menyebabkan industri kembali mempertanyakan penggunaannya.<\/h6>\n<div class=\"page\" title=\"Page 68\">\n<div class=\"section\">\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<h6>Selenium yeast di pasaran tidak semuanya sama secara biologis, karena sumber selenium akan menyimpan zat Se di dalam sel. Ada banyak protein berbeda dalam yeast, dan semuanya memiliki kemampuan untuk menyimpan zat Se dan juga zat Se dalam bentuk asam amino. Semua selenium yeast menggunakan strain yeast yang berbeda-beda, sehingga akan memiliki kemampuan yang berbeda pula dalam menyimpan zat Se.<\/h6>\n<h6>Saat mengevaluasi selenium yeast, tidak cukup hanya melihat zat Se atau SeMet secara tunggal maupun total, karena merupakan komponen yang sulit untuk dianalisa secara akurat di laboratorium, khususnya SeMet. Selenium yang mengandung protein dan peptida perlu dicerna dan dipecah oleh hewan, agar menjadi bentuk zat Se yang bisa dicerna untuk hewan. Jadi selenium yang terkandung dalam sel sangat penting, dan hal itu akan berbeda untuk setiap strain yeast. Agar SeMet dapat diserap, perlu diaplikasikan dalam bentuk asam amino bebas, yang ada di dalam usus. Bila sudah dapat diserap melalui usus maka zat tersebut akan dimasukkan ke dalam jaringan untuk penyimpanan dan digunakan sebagai antioksidan maupun kekebalan terhadap penyakit.<\/h6>\n<div class=\"page\" title=\"Page 69\">\n<div class=\"section\">\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<h6><img data-attachment-id=\"17537\" data-permalink=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/screen-shot-2021-10-25-at-13-26-57\/\" data-orig-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.26.57.png\" data-orig-size=\"253,276\" data-comments-opened=\"0\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"Screen Shot 2021-10-25 at 13.26.57\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.26.57.png\" data-large-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.26.57.png\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-17537\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.26.57.png\" alt=\"\" width=\"253\" height=\"276\">Saatnya mengevaluasi kembali sumber selenium yang digunakan dalam pakan, pangan dan lingkungan. Selenium dari Sel-Plex 2000\u00ae lebih aman dan mampu memenuhi persyaratan ternak modern yang dituntut untuk tumbuh cepat dalam waktu yang singkat, memiliki kinerja reproduksi dan kesehatan yang baik.<\/h6>\n<h6>Sel-Plex 2000\u00ae merupakan selenium yeast, bentuk natural berasal dari alam yang dirancang khusus oleh Alltech. Hal menarik lainnya dari Sel-Plex 2000\u00ae adalah bentuknya, yaitu ditemukan secara alami di tanaman. Penelitian menunjukkan bahwa mengoptimalkan nutrisi selenium dalam pakan dapat meningkatkan efisiensi produksi telur, produksi daging, dan susu. Sel-Plex 2000\u00ae dinilai mampu meningkatkan value pada produk-produk ternak yang dihasilkan karena produk-produk ternak tersebut menjadi produk kaya selenium yang unggul dengan manfaat antioksidan dan peningkatan kekebalan tubuh.<\/h6>\n<h6><strong>Sel-Plex 2000\u00ae \u2013 a Superior Source of Organic Selenium, Mengapa Harus Sel-Plex 2000\u00ae?<\/strong><\/h6>\n<ol>\n<li>\n<h6>Terbukti terpercaya, Sel-Plex 2000\u00ae adalah satu-satunya produk selenium organik termasuk dalam kategori FDA yang ditinjau dari bentuknya, dan bentuk spesifik strain pertama yang disetujui EU untuk digunakan di semua spesies, yaitu Saccharomyces cerevisiae CNCM I-3060 dan dipatenkan oleh Alltech. Hal inilah yang membuat Sel-Plex 2000\u00ae memiliki keunggulan yang lebih dibanding dengan produk selenium yeast yang lain.<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>Dapat dilacak produksinya, Sel-Plex 2000\u00ae diproduksi, dikemas dan dijual oleh Alltech menggunakan proses manufaktur canggih yang dikendalikan dengan metode kontrol kualitas yang ketat. Dengan menerapkan cek identifikasi molekuler, sehingga dapat dilacak ketersediannya di dalam pakan, sumber selenium organik yang digunakan juga jelas asal usulnya.<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>Aman, Didukung lebih dari 27 tahun penelitian. Sudah melewati proses scientific review oleh beberapa lembaga pemerintah maupun swasta yang memiliki wewenang untuk membuat peraturan dan kebijakan publik di seluruh dunia. Serta lebih dari 100 jurnal akademik di berbagai tulisan international telah menulis tentang Sel-Plex 2000\u00ae. Bioavailability atau ketersediaan hayati Sel-Plex 2000\u00ae lebih baik khususnya dibandingkan dengan anorganik selenium karena Sel-Plex 2000\u00ae lebih mudah diserap, disimpan dan dimanfaatkan oleh tubuh hewan. Sel-Plex 2000\u00ae juga membantu sistem pertahanan tubuh. Ditinjau dari efektivitas suplementasi selenium organik lebih baik jika dibandingkan dengan natrium selenit atau selenat. Sel-Plex 2000\u00ae juga ramah lingkungan karena tingkat ekskresi yang lebih rendah.<\/h6>\n<\/li>\n<\/ol>\n<div class=\"page\" title=\"Page 69\">\n<div class=\"section\">\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<h6><strong><img data-attachment-id=\"17536\" data-permalink=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/screen-shot-2021-10-25-at-13-27-04\/\" data-orig-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.27.04.png\" data-orig-size=\"254,207\" data-comments-opened=\"0\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"Screen Shot 2021-10-25 at 13.27.04\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.27.04.png\" data-large-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.27.04.png\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-17536\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.27.04.png\" alt=\"\" width=\"254\" height=\"207\">Manfaat Sel-Plex 2000\u00ae pada layer dengan formula khusus antara lain :<\/strong><\/h6>\n<h6>&#8211; &nbsp;Bulu lebih kuat dan lebih mengkilap<\/h6>\n<h6>&#8211; &nbsp;Menurunkan heat stress<\/h6>\n<h6>&#8211; &nbsp;Meningkatkan Immunitas<\/h6>\n<h6>&#8211; &nbsp;Antioxidant Support<\/h6>\n<h6>&#8211; &nbsp;Meningkatkan kandungan selenium dalam telur<\/h6>\n<h6>&#8211; &nbsp;Mengoptimalkan kualitas telur dilihat dari parameter Haugh Unit, warna pigmentasi kuning telur, ketebalan kerabang serta memiliki efek lebih baik selama telur disimpan (Takata, 2008; Solomon and Bain, 2012).<\/h6>\n<h6>Organik selenium juga memiliki efek positif untuk hewan produksi lainnya seperti breeder, broiler, ruminant, babi, dan aqua. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi SHS International atau Alltech Indonesia. ADV<\/h6>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selenium adalah mineral esensial penting yang dibutuhkan oleh manusia maupun hewan. Mengapa disebut mineral esensial? Karena mineral ini sangat diperlukan dalam proses fisiologis makhluk hidup untuk membantu kerja enzim atau pembentukan organ. Selenium bertindak sebagai antioksidan yang kuat dan memainkan peranan penting dalam metabolisme, pertumbuhan, kesehatan reproduksi dan pertahanan alami tubuh. Serta dapat mengoptimalkan sistem [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":17535,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[67,597,1982],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memaksimalkan Potensi Ayam Petelur, Di Era Pandemi Covid-19 (Jilid 2) | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selenium adalah mineral esensial penting yang dibutuhkan oleh manusia maupun hewan. Mengapa disebut mineral esensial? Karena mineral ini sangat diperlukan dalam proses fisiologis makhluk hidup untuk membantu kerja enzim atau pembentukan organ. Selenium bertindak sebagai antioksidan yang kuat dan memainkan peranan penting dalam metabolisme, pertumbuhan, kesehatan reproduksi dan pertahanan alami tubuh. Serta dapat mengoptimalkan sistem [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-12T06:22:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-10-25T06:55:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.26.47.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"582\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"418\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.26.47.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.26.47.png\",\"width\":582,\"height\":418},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/\",\"name\":\"Memaksimalkan Potensi Ayam Petelur, Di Era Pandemi Covid-19 (Jilid 2) | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-10-12T06:22:16+00:00\",\"dateModified\":\"2021-10-25T06:55:47+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Memaksimalkan Potensi Ayam Petelur, Di Era Pandemi Covid-19 (Jilid 2)\",\"datePublished\":\"2021-10-12T06:22:16+00:00\",\"dateModified\":\"2021-10-25T06:55:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/#webpage\"},\"wordCount\":833,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/memaksimalkan-potensi-ayam-petelur-di-era-pandemi-covid-19-jilid-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.26.47.png\",\"keywords\":[\"adv7\",\"Alltech\",\"selenium\"],\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Screen-Shot-2021-10-25-at-13.26.47.png","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-4yO","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17534"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17534"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17534\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17538,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17534\/revisions\/17538"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17535"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17534"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17534"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17534"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}