{"id":19294,"date":"2022-07-06T11:16:54","date_gmt":"2022-07-06T04:16:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=19294"},"modified":"2022-07-12T11:25:35","modified_gmt":"2022-07-12T04:25:35","slug":"charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/","title":{"rendered":"Charoen Pokphand dan Multi Sarana Pakanindo Berupaya Tingkatkan Pengetahuan Manajerial Kandang Closed House bagi Mahasiswa"},"content":{"rendered":"<h6>Ayam ras modern, baik petelur dan pedaging merupakan ayam yang sudah melewati perkembangan dan per-baikan genetik untuk meningkatkan potensinya selama puluhan tahun agar tercapai efisiensi produksi yang baik. Potensi genetik ayam ras modern, akan tetapi, perlu didukung oleh lingkungan serta asupan nutrisi yang sesuai untuk tubuh ayam. Penggunaan kandang sistem tertutup, atau kandang closed house merupakan salah satu upaya untuk mencapai performa produksi broiler yang optimal.<br \/>\nMelihat peran krusial kandang closed house untuk menunjang performa produksi, Fakultas Peternakan IPB University mengadakan webinar bertajuk \u2018Sistem Perunggasan Closed House System\u2019. Webinar ini menggandeng dua mitra strategis Fakultas Peternakan IPB University yaitu PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) dan PT Multi Sarana Pakanindo (MSP) yang juga menjadi pemateri pada webinar tersebut. Dalam webinar ini, CPI dan MSP yang ingin terus berinovasi dan tumbuh bersama masyarakat berupaya untuk memberikan edukasi bagi peserta webinar mulai dari keselamatan kerja, manajemen pemeliharaan broiler, perkembangan Internet of Things (IoT), dan analisis usaha menggunakan kandang closed house.<br \/>\nMenurut Dr. Ir. Galih Idat Permana selaku Dekan Fakultas Peternakan IPB University dalam sambutannya mengatakan bahwa industri perunggasan di Indonesia sudah sangat maju dan sudah menggunakan teknologi yang modern. Industri perunggasan di Indonesia juga sudah swasembada dalam menghasilkan produk daging ayam dan telur untuk mencukupi kebutuhan masyarakat. Proses untuk mencapai swasembada ini membutuhkan waktu yang panjang dan jalan yang berliku.<br \/>\nBerkenaan dengan produksi broiler, Idat mengatakan bahwa keberhasilan industri perunggasan, dalam hal ini broiler dipengaruhi oleh berbagai faktor pendukung. Beberapa faktor tersebut diantaranya nutrisi dalam pakan, bibit, dan sistem perkandangan. Sistem kandang closed house merupakan sistem kandang modern yang sudah diterapkan di Indonesia untuk layer maupun broiler.<br \/>\n\u201cSistem perkandangan closed house tentunya sudah menjadi standar bagi peternak dalam mengembangkan bisnis perunggasan, contohnya di broiler. Hal itu disebabkan karena ayam yang dipelihara memerlukan perlakuan khusus untuk meningkatkan produktivitasnya,\u201d ujar Idat dalam webinar yang dilaksanakan melalui Zoom, Kamis, (23\/6).<br \/>\nIdat juga menyatakan bahwa kandang closed house memiliki kemampuan untuk mengatur mikroklimat, diantaranya temperature, kelembapan, dan kecepatan angin dengan baik. Penggunaan kandang closed house juga dapat mencegah gangguan dari luar kandang sehingga ayam akan menghasilkan performa yang baik. Pembuktian bahwa penggunaan kandang closed house memberikan hasil performa broiler yang baik sudah dilakukan oleh IPB University dari hasil pemeliharaan broiler di kandang closed house yang dihibahkan oleh PT CPI untuk IPB university.<br \/>\n\u201cPerforma yang baik ditunjukan dengan tingkat kematian yang rendah, baiknya nilai feed conversion ratio (FCR), sehingga memberikan indeks performance yang baik. Bukan hanya teori jika ternak dipelihara dengan baik, maka akan menghasilkan performa yang baik juga,\u201d ucap Idat.<br \/>\nKandang closed house menjadi sebuah pilihan utama bagi peternak baru maupun peternak lama yang ingin terjun ke dunia perunggasan maupun ingin mengembangkan usahanya. Idat mengungkapkan bahwa memang dibutuhkan investasi awal yang cukup besar untuk membangun kandang closed house, akan tetapi saat ini sudah banyak teknologi kandang closed house dengan harga terjangkau. Dari segi pengembalian investasi dengan kandang closed house juga tidak terlalu lama.<br \/>\nSesi sambutan dilanjutkan oleh Murtiyadi Haryadi selaku Area Head Poultry Integration West Java 1 PT CPI. Murtiyadi berharap dengan dilaksanakannya webinar mengenai kandang closed house dapat memberikan tambahan ilmu bagi peserta. \u201cSemoga bisa menjadi tambahan ilmu untuk ke jenjang yang lebih tinggi lagi,\u201d ucap Murtiyadi.<br \/>\nPenjelasan manajemen budi daya ayam dan pengaturan kandang closed house dijelaskan secara rinci oleh Gatot Aditya selaku Branch Head PT CPI, mulai dari persiapan kandang sampai pemanenan. Gatot dalam presentasinya menyebutkan bahwa pengecekan kelengkapan pemeliharaan, pengaturan ventilasi, pemanas, pakan, dan minum ayam disesuaikan dengan umur ayam agar dapat memenuhi kebutuhannya.<br \/>\n\u201cAsupan makanan awal sangat penting untuk mempertahankan proses metabolisme, seperti suhu tubuh internal. Setelah DOC turun, harus dipastikan untuk menerima pakan. Evaluasi tepat atau tidaknya pengaturan kandang dapat dilihat melalui crop fill dan tercapai atau tidaknya target berat badan DOC setelah satu minggu,\u201d jelas Gatot.<br \/>\nOptimalisasi kandang closed house dapat dilakukan dengan mengaplikasikan IoT. Deriana Mabrur selaku Chief Mekanik Poultry Integration West Java 1 PT CPI mengatakan bahwa IoT memberikan berbagai manfaat untuk melihat kondisi kandang secara real time. Unsur-unsur yang diperlukan dalam membentuk IoT diantaranya sensor, konektivitas, perangkat yang berukuran kecil. Sensor yang sering digunakan di perangkat IoT yaitu sensor temperatur dan kelembaban.<br \/>\n\u201cDengan IoT kondisi ayam di kandang yang dapat diamati secara real time, diantaranya dapat melihat kondisi temperatur, kelembapan, kualitas udara, penggunaan air minum, dan pemakaian pakan di kandang. Pengamatan ini dapat terukur secara cepat dan tepat karena modul IoT dapat memberikan informasi langsung dari mesin atau peralatan di kandang\u201d ujar Deriana.<br \/>\nTidak hanya kemampuan manajemen kandang, keselamatan dalam bekerja perlu diutamakan juga. Marwan Hendrianes selaku Head of Health Safety Environment PT CPI mengatakan bahwa kunci dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yaitu menaati semua rambu-rambu, simbol, dan memakai APD. Meningkatkan kesadaran K3 dilakukan dengan cara mengetahui apa yang sedang dikerjakan dan diupayakan dengan penuh kehati-hatian, sehingga kondisi fisik pekerja selalu dalam keadaan prima. Penerapan K3 juga merupakan kegiatan utama yang memerlukan upaya dan kerja keras bersama pimpinan unit dan pekerja.<br \/>\nUpaya proteksi lainnya yang perlu diterapkan dalam proses budi daya broiler yaitu dengan menerapkan biosekuriti dan sanitasi. Indra Dwi Rasmana selaku Animal Health dan Technical Service PT CPI menjelaskan bahwa kontrol penyakit dalam peternakan dapat dilakukan dengan menerapkan biosekuriti dan vaksinasi untuk mengurangi populasi kuman di lingkungan serta penggunaan obat untuk membunuh kuman. Penerapan biosekuriti yang baik dapat mendukung ekspor produk unggas Indonesia ke luar negeri.<br \/>\n\u201cKita adalah negara yang sudah swasembada daging ayam, sehingga terdapat peluang untuk melakukan ekspor ke luar negeri. Ekspor dapat dilakukan jika ada jaminan kesehatan dari pemerintah pusat, salah satunya kompartemen bebas avian influenza (AI). Umumnya kompartemen bebas AI mengacu pada biosekuriti dan program surveillance AI,\u201d ungkap Indra.<br \/>\nSistem closed house dengan segala keuntungannya, terkadang masih membuat peternak ragu untuk menerapkannya. Hal tersebut utamanya disebabkan oleh biaya investasi untuk pembangunan kandang closed house yang cukup tinggi. Windy Anugrah Natadisastra selaku Branch Head Area Bogor PT MSP mengungkapkan bahwa total biaya yang diperlukan untuk membangun kandang closed house dua lantai bambu yaitu Rp 3.854.400.000. Pengembalian investasi untuk pembangunan kandang closed kurang lebih tiga sampai lima tergantung hasil dari pemeliharaan. \u201cCepat atau lambatnya pemeliharaan tergantung oleh hasil yang didapatkan oleh peternak,\u201d ujar Windy.<br \/>\nWindy juga mengungkapkan bahwa dengan mengikuti kemitraan membawa keuntungan bagi peternak. Keuntungan tersebut diantaranya kepastian sapronak, bimbingan teknis dalam proses pemeliharaan, kepastian pemasaran, dan pengelolaan administrasi keuangan. Kepastian pemasaran ini dirasa penting karena peternak tidak perlu direpotkan dengan fluktuasi harga ayam yang sering terjadi dan dapat fokus untuk meningkatkan produksi ternaknya. ADV<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ayam ras modern, baik petelur dan pedaging merupakan ayam yang sudah melewati perkembangan dan per-baikan genetik untuk meningkatkan potensinya selama puluhan tahun agar tercapai efisiensi produksi yang baik. Potensi genetik ayam ras modern, akan tetapi, perlu didukung oleh lingkungan serta asupan nutrisi yang sesuai untuk tubuh ayam. Penggunaan kandang sistem tertutup, atau kandang closed house [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":19295,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[67,1151,1191,189,2089,2090],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Charoen Pokphand dan Multi Sarana Pakanindo Berupaya Tingkatkan Pengetahuan Manajerial Kandang Closed House bagi Mahasiswa | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ayam ras modern, baik petelur dan pedaging merupakan ayam yang sudah melewati perkembangan dan per-baikan genetik untuk meningkatkan potensinya selama puluhan tahun agar tercapai efisiensi produksi yang baik. Potensi genetik ayam ras modern, akan tetapi, perlu didukung oleh lingkungan serta asupan nutrisi yang sesuai untuk tubuh ayam. Penggunaan kandang sistem tertutup, atau kandang closed house [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-06T04:16:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-12T04:25:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/foto2.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/foto2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/foto2.png\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/\",\"name\":\"Charoen Pokphand dan Multi Sarana Pakanindo Berupaya Tingkatkan Pengetahuan Manajerial Kandang Closed House bagi Mahasiswa | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-06T04:16:54+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-12T04:25:35+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Charoen Pokphand dan Multi Sarana Pakanindo Berupaya Tingkatkan Pengetahuan Manajerial Kandang Closed House bagi Mahasiswa\",\"datePublished\":\"2022-07-06T04:16:54+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-12T04:25:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/#webpage\"},\"wordCount\":1065,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/charoen-pokphand-dan-multi-sarana-pakanindo-berupaya-tingkatkan-pengetahuan-manajerial-kandang-closed-house-bagi-mahasiswa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/foto2.png\",\"keywords\":[\"adv7\",\"Charoen Pokphand\",\"Charoen Pokphand Indonesia\",\"IPB\",\"msp\",\"Multi Sarana Pakanindo\"],\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/foto2.png","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-51c","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19294"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19294"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19296,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19294\/revisions\/19296"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}