{"id":19732,"date":"2022-08-10T15:12:58","date_gmt":"2022-08-10T08:12:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=19732"},"modified":"2022-09-05T15:20:06","modified_gmt":"2022-09-05T08:20:06","slug":"stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/","title":{"rendered":"Stimbiotik untuk Tingkatkan Performa Unggas"},"content":{"rendered":"<h6>Peluncuran produk stimbiotik terbaru yang diperkenalkan AB Vista untuk pasar Indonesia dengan merek dagang Signis\u00ae dilaksanakan di Swissotel PIK, Jakarta Selasa (5\/7). Kegiatan ini mengangkat tema \u201cNew Perspective of Fiber in Poultry Gut Health to Improve Productivity\u201d.<br \/>\nHadir dalam peluncuran Signis\u00ae perwakilan AB Vista, Leovany Agustine, selaku Business Manager AB Vista. Dalam sambutannya, Leovany mempersembahkan dengan bangga salah satu produk terbarunya, yakni Signis\u00ae, stimbiotik pertama sebagai strategi dalam nutrisi pakan ternak dengan memberikan training terhadap mikrobiota saluran pencernaan dalam kemampuan memecah fiber lebih awal.<br \/>\n\u201cDengan teknologi yang semakin berkembang termasuk dalam industri pakan, sekarang perhatian tidak hanya terbatas pada pemberian nutrisi secara langsung kepada hewan ternak saja, akan tetapi bagaimana cara untuk memberikan nutrisi untuk mikrobiota dalam saluran pencernaan yang pada akhirnya dapat meningkatkan performa hewan ternak,\u201d terangnya.Menurutnya, mikrobiota membutuhkan bahan makanan yang berbeda dengan apa yang dibutuhkan oleh hewan ternak. Materi yang paling utama dibutuhkan oleh mikrobiota adalah serat kasar. Leovany mengatakan bahwa meningkatnya pemahaman mengenai pentingnya serat kasar dalam pakan terhadap kesehatan saluran pencernaan, merupakan salah satu strategi dalam ilmu nutrisi.<br \/>\nSementara itu, Dr. Gonzalo Mateos, Ph.D, Professor Universidad Politecnica de Madrid, memaparkan materinya mengenai sumber serat pada pakan unggas secara online melalui aplikasi Zoom Meeting. Gonzalo mengatakan bahwa serat merupakan campuran komponen dengan kepentingan yang berbeda dan diklasifikasikan berdasarkan kriteria yang berbeda pula.<br \/>\n\u201cSumber serat sendiri sangatlah berbeda, baik dari ukuran, struktur, lignifikasi, kelarutan, dan kapasitas penyerapan airnya. Serat memiliki peran fisiologis dan nutrisional yang penting pada ayam, sehingga kelebihan maupun kekurangan serat akan berdampak negatif pada fisilogis ayam dan pertumbuhannya,\u201d jelasnya.<br \/>\nSelama ini, serat dianggap sebagai faktor antinutrisi pada pakan ayam. Hal ini dikarenakan serat memiliki kemampuan untuk menurunkan feed intake, penyerapan nutrisi, dan pertumbuhan. Selai itu, serat juga dapat meningkatkan pertumbuhan mikroba dan menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan. Namun, tentu saja hal tersebut bergantung pada sumber serat, kadar, dan ukuran partikelnya. Status kesehatan, umur, dan jenis ayam, seperti broiler atau layer, juga memiliki pengaruh yang cukup besar.<br \/>\n\u201cSerat tidak dapat dicerna oleh ternak non-ruminansia. Namun, konsep baru serat pada unggas terbukti dapat meningkatkan kesehatan sel epitel kolon, meningkatkan status imunitas, meningkatkan motilitas dinding saluran pencernaan, dan meningkatkan mikromotilitas mukosa saluran pencernaan,\u201d jelas Gonzalo.<br \/>\nBerdasarkan penelitian-penelitian yang dilakukan oleh Gonzalo, aplikasi serat pada pakan unggas mampu meningkatkan fungsi gizzard atau ampela. Bukan hanya dari sisi mekanisnya saja, akan tetapi juga meningkatkan sekresi asam empedu dan enzim endogenik. Dari sisi kecernaan nutrisi, serat pada pakan unggas dapat meningkatkan aktivasi pepsin dalam mencerna, sehingga akan meningkatkan kecernaan protein pada unggas.<br \/>\n\u201cPenambahan serat juga mampu meningkatkan produksi Volatile Fatty Acid (VFA) dan memberikan keragaman pada mikrobiota usus. Mikroba baik yang membantu kesehatan usus unggas, seperti Lactobacilus dan Enterobacilus, akan meningkat, serta bakteri yang merugikan kesehatan unggas, seperti C. perferingens, akan menurun,\u201d jelasnya.<br \/>\nDengan beberapa keuntungan yang disebutkan, tentu saja hal ini berdampak positif pada kenyamanan saluran pencernaan unggas yang kemudian akan membantu untuk menekan kejadian stres. Menurut Gonzalo, menekan kondisi stres pada unggas akan membantu meningkatkan produksinya, baik secara kuantitas maupun kualitas.<br \/>\nDalam kesempatan yang sama, Dr. Usama Aftab, Ph.D, selaku Technical Director AB Vista, memaparkan materinya mengenai peran dari dietary fiber Signis\u00ae pada kesehatan saluran pencernaan. Penanda kesehatan saluran pencernaan unggas dapat dilihat dari strukturnya, mikrobiota, metabolit, dan respon imun. Seluruh tanda ini disebut sebagai penanda non-performa atau non-performance markers.<br \/>\nMenurutnya, struktur pencernaan yang sehat dapat dilihat dari tinggi vili dan lapisan mukosa. Jika struktur saluran pencernaan baik, maka respon kekebalan tubuh ayam juga akan baik, karena apa yang terjadi pada pencernaan akan memengaruhi seluruh tubuh hewan.<br \/>\n\u201cJika berbicara mengenai kesehatan saluran pencernaan, maka tak akan lepas dari mikroflora yang ada. Peningkatan konsentrasi Lactobacilis dan Bifidobacterium merupakan hal yang positif karena dapat menekan kejadian infeksi pada saluran pencernaan pada unggas. Pemberian serat pada pakan unggas juga dapat menyebabkan penurunan jumlah patogen yang tentunya berdampak baik pada saluran cerna,\u201d terangnya.<br \/>\nDari segi metabolit, mikrobiom pada saluran pencernaan juga akan memfermentasikan serat pakan menjadi asam lemak rantai pendek atau Short Chain Fatty Acids (SCFAs). Komponen utama serat adalah arabinoxylan yang terdapat pada bagian bawah usus dan berperan dalam fermentasi. Arabinoxylan dipecah oleh xilanase menjadi fragmen serat yang lebih kecil dan lebih bermanfaat yang disebut xylo-oligosaccharides (XOS).<br \/>\nNamun, XOS merupakan karbohidrat rantai pendek yang tidak dapat dicerna, sehingga XOS difermentasi oleh mikrobiota usus untuk menghasilkan asam lemak rantai pendek atau Short Chain Fatty Acids (SCFAs), seperti asetat, propionat, dan butirat. Hal ini mempengaruhi laju pengosongan lambung, sehingga meningkatkan pencernaan dan penyerapan nutrisi.<br \/>\nSignis\u00ae merupakan kombinasi dari xilanase dan xylo-oligosaccharide (XOS) yang dapat difermentasi (fermentable XOS). Aksi ganda Signis\u00ae memungkinkan peningkatan fermentasi sumber serat. XOS akan memberi sinyal ke mikrobioma untuk memfermentasi serat sesegera mungkin, sedangkan xilanase bertugas menghidrolisis serat, meningkatkan fermentabilitas serat, dan membuat permukaan serat menjadi kasar untuk perlekatan bakteri.<br \/>\nKandungan XOS digunakan dalam Signis\u00ae karena efeknya yang menguntungkan pada proses fermentasi usus, salah satunya rendahnya rata-rata derajat polimerisasi yang terbukti mempengaruhi pertumbuhan bifidobacteria dan meningkatkan produksi butirat.<br \/>\nButirat, yang termasuk dalam SCFA, juga merupakan salah satu metabolit penting dalam pencernaan dan memiliki efek yang spesifik, seperti menginduksi endokrin L-cells untuk sekresi reseptor GLP-2. Reseptor GLP-2 memiliki efek pada regulasi nafsu makan dan meningkatkan fungsi absorpsi dari usus halus.<br \/>\nSelain itu, pemberian serat pada pakan juga dapat mengurangi branched-chain fatty acid yang merupakan hasil akhir dari fermentasi protein. Baik peternak maupun nutrisionis tentu tidak menginginkan banyak sisa dari fermentasi protein pada saluran pencernaan.<br \/>\n\u201cNon-performance markers sangat membantu dalam mengetahui aksi dan prediksi respon pemberian aditif dalam kondisi terbatas. Namun, performa secara teknis tetap menjadi kriteria terpenting saat ingin melihat efikasi dari suatu feed additive,\u201d terangnya.<br \/>\nUntuk mencapai kesehatan saluran pencernaan yang diinginkan, maka penting bagi para nutrisionis untuk memperhatikan fermenters, baik untuk meningkatkan fermentasi serat maupun mengurangi fermentasi protein.<br \/>\n\u201cYang bisa kita lakukan untuk mendapatkan saluran cerna yang lebih sehat adalah dengan meningkatkan dan memaksimalkan fermentasi serat, karena, secara umum, bakteri yang memfermentasikan serat berkaitan erat dengan saluran cerna yang sehat. Hasil akhir dari fermentasi serat adalah Short Chain Fatty Acids (SCFAs) yang menguntungkan inang, sehingga harus kita akselerasikan dan optimalkan,\u201d jelasnya.<br \/>\nMengurangi fermentasi protein juga merupakan salah satu cara untuk menunjang kesehatan saluran cerna ayam karena, pada umumnya, protein difermentasikan oleh bakteri patogen, seperti E. coli. Fermentasi protein yang tinggi berbanding lurus dengan jumlah populasi bakteri patogen. Selain itu, hasil akhir dari fermentasi protein adalah amonia yang jelas memiliki efek negatif pada kesehatan unggas.<br \/>\nTurut hadir, Alejandro Criado, selaku Business and Technical Manager AB Vista yang memaparkan materinya mengenai cara mengetahui variabilitas serat dengan NIR atau near infrared spectrometer, yang merupakan alat untuk menganalisa material, dalam hal ini raw material, dengan sampel yang sedikit. Menurutnya, dengan menggunakan alat ini, para konsumen dapat menghemat biaya analisis pakan.<br \/>\nAlejandro mengatakan bahwa ada pergeseran pemahaman mengenai keuntungan penggunaan serat pada pakan. Selama ini, penelitian hanya berfokus pada pengurangan efek anti-nutrisi dari pakan, akan tetapi, seiring berjalannya waktu, pemahaman mengenai serat yang semakin dalam justru memberikan perspektif baru tentang peran dan manfaatnya pada kesehatan saluran cerna dan performa ternak.<br \/>\n\u201cKomposisi serat sangatlah berbeda-beda antar bahan baku, kandungan serat di dalamnya pun berbeda. NIR adalah alat terbaik untuk menentukan komposisi serat dari bahan baku dan membantu pelaku industri pakan ternak untuk mengidentifikasi celah guna meningkatkan efisiensi produksi,\u201d ujarnya.<br \/>\nGuna mendukung pemberian pakan dengan kandungan terbaik guna meningkatkan performa ternak, AB Vista memberikan pelayanan berupa \u2018Feed Quality Services\u2019 dan \u2018Fiber Calculator\u2019.<br \/>\n\u201c\u2019Feed Quality Services\u2019 menyediakan jasa berupa pembacaan komposisi serat dari bahan baku yang tentu saja dapat sekaligus mengatur formulasi, mengurangi biaya pakan, dan meningkatkan performa. Sedangkan \u2018Fiber Calculator\u2019 dapat mengestimasikan secara akurat komposisi serat dari pakan jadi,\u201d terangnya.<br \/>\nLayanan \u2018Feed Quality Service\u2019 tersedia pada laman resmi www.feedqualityservice.com. Jika Anda tidak memiliki mesin NIR, AB Vista memberikan layanan pengecekan komposisi serat pada pakan. Hanya dengan mengirimkan sampel pakan, data dari sampel yang dikirimkan akan masuk pada database pusat dan Anda dapat melihat hasilnya langsung pada gawai Anda. ADV<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peluncuran produk stimbiotik terbaru yang diperkenalkan AB Vista untuk pasar Indonesia dengan merek dagang Signis\u00ae dilaksanakan di Swissotel PIK, Jakarta Selasa (5\/7). Kegiatan ini mengangkat tema \u201cNew Perspective of Fiber in Poultry Gut Health to Improve Productivity\u201d. Hadir dalam peluncuran Signis\u00ae perwakilan AB Vista, Leovany Agustine, selaku Business Manager AB Vista. Dalam sambutannya, Leovany mempersembahkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":19733,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[2097,2100,2099,27,962,2098],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Stimbiotik untuk Tingkatkan Performa Unggas | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peluncuran produk stimbiotik terbaru yang diperkenalkan AB Vista untuk pasar Indonesia dengan merek dagang Signis\u00ae dilaksanakan di Swissotel PIK, Jakarta Selasa (5\/7). Kegiatan ini mengangkat tema \u201cNew Perspective of Fiber in Poultry Gut Health to Improve Productivity\u201d. Hadir dalam peluncuran Signis\u00ae perwakilan AB Vista, Leovany Agustine, selaku Business Manager AB Vista. Dalam sambutannya, Leovany mempersembahkan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-10T08:12:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-05T08:20:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/foto-bersama.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"5184\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2544\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/foto-bersama.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/foto-bersama.jpg\",\"width\":5184,\"height\":2544},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/\",\"name\":\"Stimbiotik untuk Tingkatkan Performa Unggas | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-08-10T08:12:58+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-05T08:20:06+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Stimbiotik untuk Tingkatkan Performa Unggas\",\"datePublished\":\"2022-08-10T08:12:58+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-05T08:20:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/#webpage\"},\"wordCount\":1302,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/stimbiotik-untuk-tingkatkan-performa-unggas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/foto-bersama.jpg\",\"keywords\":[\"abvista\",\"abvistaproduk\",\"abvistaseminar\",\"adv1\",\"PoultryIndonesia\",\"signis\"],\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/foto-bersama.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-58g","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19732"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19732"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19732\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19734,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19732\/revisions\/19734"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19733"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19732"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19732"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19732"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}