{"id":20027,"date":"2022-10-14T16:06:18","date_gmt":"2022-10-14T09:06:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=20027"},"modified":"2022-10-14T16:20:22","modified_gmt":"2022-10-14T09:20:22","slug":"gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/","title":{"rendered":"Gong Bao Ji Ding, Hidangan Ayam Kacang dari Sichuan"},"content":{"rendered":"<h6>G\u014dngb\u01ceo j\u012bd\u012bng (\u5bab\u4fdd\u9e21\u4e01) atau Kung Pao yang secara harfiah berarti \u2018The Palace Guardian\u2019s Diced Chicken\u2019 merupakan hidangan klasik dari barat daya Negeri Tirai Bambu yakni Provinsi Sichuan, dengan bahan andalannya merica Sichuan (<em>Sichuan peppercorns<\/em>). Meski hidangan ini dapat ditemukan di seluruh dataran Cina, ada beberapa daerah yang menyediakan Kung Pao dengan tingkat kepedasan yang lebih rendah dari yang ada di Sichuan.<\/h6>\n<blockquote class=\"td_pull_quote td_pull_center\"><p><span style=\"color: #000000;\"><em>Bahan bakunya yang mudah didapatkan dan waktu pengolahannya yang tak memakan waktu lama menjadikan hidangan ini a great dinner-for-two.<\/em><\/span><\/p><\/blockquote>\n<h6>Kung Pao pada dasarnya memiliki bahan utama ayam yang dipotong dadu, kacang panggang, cabai kering, dan merica Sichuan (Sichuan peppercorns). Hidangan ini kemudian dilengkapi dengan jahe, bawang putih, daun bawang, dan baluran kecap asin, sehingga jadilah olahan daging ayam yang lembut dengan renyahnya kacang yang memiliki rasa manis, asam, dan pedas.<\/h6>\n<h6>Cara membuat hidangan ini cukup dengan empat langkah, yaitu marinasi daging ayam, memanggang kacang, mencampur saus, dan menumis keempat bahan utama. Daging ayam yang biasa digunakan adalah daging paha (<em>skinless &amp; boneless<\/em>) karena memiliki kandungan lemak yang cukup untuk memberikan rasa. Namun, bagian atau potongan lainnya dari ayam juga bisa digunakan pada resep ini.<\/h6>\n<h6>Di luar Cina, seperti Amerika Serikat, hidangan ini biasa disebut <em>Classics Kung Pao Chicken<\/em> atau <em>Chicken with Cashew Nuts<\/em>. Resep Kung Pao yang asli menggunakan cabai kering. Namun pada beberapa resep yang lebih <em>Westernized <\/em>(kebarat-baratan), cabai kering bisa digantikan dengan paprika. Selain itu, versi barat dari resep ini juga tidak menggunakan merica Sichuan dan rata-rata lebih banyak menggabungkan bahan baku serta teknik memasak Kanton (Cantonese). Hal ini dikarenakan mayoritas juru masak yang ada di Amerika Serikat dan Australia adalah keturunan Kanton.<\/h6>\n<h6>Kali ini, Poultry Kuliner akan memberikan resep dan cara mengolah Kung Pao yang diunggah oleh Wei Guo, seorang pemilik blog Red House Spice, yang memberikan banyak sekali resep hidangan Cina yang autentik. Selamat mencoba!<\/h6>\n<h6><strong>Bahan :<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>\n<h6>300 gram paha ayam (skinless &amp; boneless), dipotong dadu<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>50 gram kacang mete<\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><strong>Bumbu marinasi:<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>\n<h6>1 sdt maizena<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>1 sdm air<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>1 sdt minyak wijen<\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><strong>Saus:<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>\n<h6>1 sdt kecap asin<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>1 sdt kecap manis<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>1\u00bd sdm cuka beras hitam<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>1 sdt Shaoxing rice wine (arak masak Shaoxing)<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>2 sdt gula<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>2 sdt maizena<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>1 sdm air<\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><strong>Bahan Tumisan:<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>\n<h6>2 sdm minyak<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>10 lembar cabai kering, dibelah dua dan dibuang bijinya<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>1 sdt merica Sichuan utuh (whole Sichuan peppercorn)<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>6 batang daun bawang, potong dadu<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>3 siung bawang putih, dicincang<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>8 iris jahe<\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><strong>Cara membuat :<\/strong><\/h6>\n<ol>\n<li>\n<h6><strong>Marinasi ayam.<\/strong> Masukkan ayam, maizena, dan air ke dalam satu mangkuk. Campur hingga kental. Masukkan minyak wijen, aduk hingga ayam terbalur.<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6><strong>Memanggang kacang.<\/strong> Letakkan kacang mete di atas wajan dan panggang dengan api kecil. Aduk sesekali agar panas merata dan matikan api ketika kacang sudah mulai berubah warna menjadi kecoklatan, pindahkan ke piring untuk mendinginkan.<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6><strong>Membuat saus. <\/strong>Masukkan seluruh bahan saus dan aduk hingga merata.<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6><strong>Menumis.<\/strong> Panaskan wajan dan tuang minyak. Masukkan cabai kering dan merica Sichuan. Ketika wangi tumisan cabai dan merica sudah tercium, masukkan daging ayam dadu yang sudah dimarinasi, dan tumis selama 30 detik. Masukkan daun bawang, bawang putih, dan jahe. Terus masak hingga warna merah pada ayam menghilang. Hati-hati, jangan sampai terlalu matang. Anda bisa cek seberapa matang ayam dengan membelahnya sedikit dengan spatula. Aduk olahan saus yang ada di mangkuk dan tuang ke dalam wajan. Aduk merata hingga ayam tertutup oleh saus dan matikan api ketika saus dirasa sudah mengental. Masukkan kacang panggang dan aduk sebentar. Selesai. Hidangan siap disantap dengan nasi putih hangat.<\/h6>\n<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>G\u014dngb\u01ceo j\u012bd\u012bng (\u5bab\u4fdd\u9e21\u4e01) atau Kung Pao yang secara harfiah berarti \u2018The Palace Guardian\u2019s Diced Chicken\u2019 merupakan hidangan klasik dari barat daya Negeri Tirai Bambu yakni Provinsi Sichuan, dengan bahan andalannya merica Sichuan (Sichuan peppercorns). Meski hidangan ini dapat ditemukan di seluruh dataran Cina, ada beberapa daerah yang menyediakan Kung Pao dengan tingkat kepedasan yang lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":20028,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[20,18],"tags":[34],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gong Bao Ji Ding, Hidangan Ayam Kacang dari Sichuan | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"G\u014dngb\u01ceo j\u012bd\u012bng (\u5bab\u4fdd\u9e21\u4e01) atau Kung Pao yang secara harfiah berarti \u2018The Palace Guardian\u2019s Diced Chicken\u2019 merupakan hidangan klasik dari barat daya Negeri Tirai Bambu yakni Provinsi Sichuan, dengan bahan andalannya merica Sichuan (Sichuan peppercorns). Meski hidangan ini dapat ditemukan di seluruh dataran Cina, ada beberapa daerah yang menyediakan Kung Pao dengan tingkat kepedasan yang lebih [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-14T09:06:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-14T09:20:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Sumber-Red-House-Spice-Wei-Guo.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"924\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1386\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Sumber-Red-House-Spice-Wei-Guo.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Sumber-Red-House-Spice-Wei-Guo.jpg\",\"width\":924,\"height\":1386},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/\",\"name\":\"Gong Bao Ji Ding, Hidangan Ayam Kacang dari Sichuan | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-10-14T09:06:18+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-14T09:20:22+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/3e45996316f48c14f19983edebd9c8d4\"},\"headline\":\"Gong Bao Ji Ding, Hidangan Ayam Kacang dari Sichuan\",\"datePublished\":\"2022-10-14T09:06:18+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-14T09:20:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/#webpage\"},\"wordCount\":558,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/gong-bao-ji-ding-hidangan-ayam-kacang-dari-sichuan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Sumber-Red-House-Spice-Wei-Guo.jpg\",\"keywords\":[\"berita2\"],\"articleSection\":[\"Berita Terkini\",\"Kuliner\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/3e45996316f48c14f19983edebd9c8d4\",\"name\":\"Diana Putri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/135d83e1d7a26c0da84966512304f41e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/135d83e1d7a26c0da84966512304f41e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Diana Putri\"},\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/dianarpt\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Sumber-Red-House-Spice-Wei-Guo.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-5d1","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20027"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20027"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20027\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20029,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20027\/revisions\/20029"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20028"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20027"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20027"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20027"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}