{"id":20442,"date":"2022-11-11T12:18:01","date_gmt":"2022-11-11T05:18:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=20442"},"modified":"2022-11-08T12:22:07","modified_gmt":"2022-11-08T05:22:07","slug":"oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/","title":{"rendered":"Oyakodon, Lambang Kehangatan Orang Tua dan Anak"},"content":{"rendered":"<h6><em>Oyakodon<\/em> (\u89aa\u5b50\u4e3c) merupakan donburi atau menu nasi dalam mangkuk tradisional Jepang. Menu masakan ini merupakan perpaduan tumisan ayam dan bawang bombai yang dimasak dengan metode masak kering menggunakan panas tinggi dan sedikit minyak atau <em>saute<\/em> dengan tambahan telur ayam setengah matang di atasnya, atau <em>chicken and egg served over rice <\/em>yang dibalut dengan campuran saus asin dan manis yang mengikat keseluruhan hidangan ini.<\/h6>\n<blockquote class=\"td_pull_quote td_pull_center\"><p><span style=\"color: #000000;\"><em>Dari sekian banyak jenis rice-bowls, Oyakodon merupakan jenis yang relatif paling mudah dibuat. Untuk itu, santapan ini pun menjadi salah satu comfort-food pilihan anak muda.<\/em><\/span><\/p><\/blockquote>\n<h6>Jika dibedah, nama <em>oyakodon<\/em> terdiri dari kata \u2018oya\u2019, \u2018ko\u2019, dan \u2018don\u2019. \u2018Oya\u2019 berarti \u2018orang tua\u2019 dan \u2018ko\u2019 berarti \u2018anak\u2019, sedangkan \u2018don\u2019 diambil dari kata \u2018donburi\u2019 yang berarti <em>rice bowl<\/em> atau nasi dalam mangkuk. Apabila digabungkan, <em>oyakodon<\/em> berarti <em>rice bowl<\/em> orang tua dan anak, karena di dalamnya terdapat ayam dan telur yang melambangkan orang tua dan anaknya.<\/h6>\n<h6>Tidak begitu jelas asal-usul dari hidangan ini, namun beberapa sumber mengatakan bahwa <em>oyakodon<\/em> pertama kali diciptakan oleh restoran di Tokyo pada tahun 1891 yang bernama Tamahide. Kabarnya, restoran yang didirikan pada tahun 1760 ini, masih buka sampai sekarang dan saking populernya, selalu ada baris antrean di depannya.<\/h6>\n<h6><em>Oyakodon<\/em> merupakan menu yang sangat populer karena caranya mengolahnya yang mudah, sehingga menjadi salah satu pilihan <em>comfort food <\/em>atau hidangan yang memiliki daya tarik nostalgia dan memberikan rasa nyaman dan rileks ketika dikonsumsi. Dengan bahan yang minimal dan mudah ditemukan, hidangan ini tentu menjadi <em>time-saver <\/em>atau penyelamat di dapur.<\/h6>\n<h6>Untuk membuat <em>oyakodon<\/em> yang nikmat, kuncinya ada dua, yaitu bumbu yang tepat dan takaran nasi yang pas untuk mengimbangi ayam dan telur. Biasanya, <em>oyakodon<\/em> dimasak dengan menggunakan kaldu <em>dashi<\/em> atau kaldu dasar untuk masakan Jepang yang terbuat dari rumput laut kering serta ikan cakalang yang diawetkan. Selain itu, beberapa orang juga menggunakan sake untuk menggantikan <em>mirin<\/em>. Namun keduanya sama saja.<\/h6>\n<h6>Kali ini, Poultry Kuliner ingin membagikan resep <em>oyakodon<\/em> yang sudah disederhakan sehingga tidak membutuhkan kaldu <em>dashi<\/em>, kecap, sake, maupun mirin karena sudah dapat digantikan dengan saus <em>hon tsuyu<\/em> dan <em>mentsuyu<\/em> dari merek tertentu. Selamat mencoba!<\/h6>\n<h6><strong>Bahan:<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>\n<h6>1 sdm minyak<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>4 potong paha ayam <em>skinless<\/em> &amp; <em>boneless<\/em>, dipotong sesuai selera<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>2 butir telur<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>\u00bd buah bawang bombai, diiris<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>\u00bc gelas kecap atau saus <em>hon tsuyu<\/em> atau <em>mentsuyu<\/em> sesuai selira<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>Nasi putih hangat<\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><strong>Cara Membuat:<\/strong><\/h6>\n<ol>\n<li>\n<h6>Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang. Masukkan ayam dan masak sekitar 5 menit atau hingga kecokelatan. Masukkan bawang bombai, masak dan aduk hingga bawang bombai berubah warna menjadi agak transparan atau sekitar 5 menit.<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>Masukkan kecap, lalu kecilkan api dan biarkan selama beberapa menit. Siapkan telur.<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>Kocok telur dalam mangkuk hingga rata (<em>well-beaten<\/em>), masukkan ke dalam campuran ayam kecap yang masih panas. Biarkan telur melumuri wajan, kurangi panas, dan masak lagi kurang lebih 5 menit. Matikan api.<\/h6>\n<\/li>\n<li>\n<h6>Siapkan 1 hingga 2 mangkuk nasi dan hidangkan bahan yang telah dimasak di atas nasi. <em>Oyakodon<\/em> siap disantap.<\/h6>\n<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oyakodon (\u89aa\u5b50\u4e3c) merupakan donburi atau menu nasi dalam mangkuk tradisional Jepang. Menu masakan ini merupakan perpaduan tumisan ayam dan bawang bombai yang dimasak dengan metode masak kering menggunakan panas tinggi dan sedikit minyak atau saute dengan tambahan telur ayam setengah matang di atasnya, atau chicken and egg served over rice yang dibalut dengan campuran saus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":20443,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[20,18],"tags":[34],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Oyakodon, Lambang Kehangatan Orang Tua dan Anak | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oyakodon (\u89aa\u5b50\u4e3c) merupakan donburi atau menu nasi dalam mangkuk tradisional Jepang. Menu masakan ini merupakan perpaduan tumisan ayam dan bawang bombai yang dimasak dengan metode masak kering menggunakan panas tinggi dan sedikit minyak atau saute dengan tambahan telur ayam setengah matang di atasnya, atau chicken and egg served over rice yang dibalut dengan campuran saus [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-11T05:18:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-08T05:22:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Sumber-cooking-with-dog.jpg?fit=1024%2C576&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Sumber-cooking-with-dog.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Sumber-cooking-with-dog.jpg\",\"width\":1024,\"height\":576},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/\",\"name\":\"Oyakodon, Lambang Kehangatan Orang Tua dan Anak | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-11-11T05:18:01+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-08T05:22:07+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/3e45996316f48c14f19983edebd9c8d4\"},\"headline\":\"Oyakodon, Lambang Kehangatan Orang Tua dan Anak\",\"datePublished\":\"2022-11-11T05:18:01+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-08T05:22:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/#webpage\"},\"wordCount\":463,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/oyakodon-lambang-kehangatan-orang-tua-dan-anak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Sumber-cooking-with-dog.jpg\",\"keywords\":[\"berita2\"],\"articleSection\":[\"Berita Terkini\",\"Kuliner\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/3e45996316f48c14f19983edebd9c8d4\",\"name\":\"Diana Putri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/135d83e1d7a26c0da84966512304f41e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/135d83e1d7a26c0da84966512304f41e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Diana Putri\"},\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/dianarpt\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Sumber-cooking-with-dog.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-5jI","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20442"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20442"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20442\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20444,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20442\/revisions\/20444"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20443"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20442"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20442"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20442"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}