{"id":20840,"date":"2022-10-19T12:44:55","date_gmt":"2022-10-19T05:44:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=20840"},"modified":"2023-01-13T12:47:59","modified_gmt":"2023-01-13T05:47:59","slug":"charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran\/","title":{"rendered":"Charoen Pokphand Indonesia Resmikan Teaching Farm Closed House Universitas Padjadjaran"},"content":{"rendered":"<h6>Dalam rangka mendukung ketersediaan sarana dan prasarana belajar guna riset dan peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya pada dunia peternakan, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk selaku perusahaan nasional yang bergerak dalam dunia peternakan khususnya pemeliharaan dan budidaya ayam broiler. Kemudian, sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya persiapan dalam mendukung industri perunggasan. Perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri. Program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendapatkan dukungan dari perusahaan khususnya PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk.<br \/>\nMaka dari itu, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, memberikan hibah kandang closed house kepada Universitas Padjadjaran (UNPAD). Hal ini menjadi kerjasama lanjutan dari penandatanganan kerjasama \/ MoU yang dilaksanakan pada 13 Januari 2022 lalu.<br \/>\nPada sambutannya Dr. Ir. Rahmat Hidayat M.Sc., IPM selaku Dekan Fakultas Peternakan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Charoen Pokphand Indonesia atas dukungan dalam mewujudkan program yang dimiliki Fakultas Peternakan UNPAD dengan menghibahkan kandang closed house broiler dengan kapasitas 23.000 ekor untuk Fakultas Peternakan UNPAD Peresmian ini dilaksanakan di Komplek Kandang Fakultas Peternakan UNPAD, Ciparanje Jatinangor, Rabu (14\/9).<br \/>\n\u201cKandang closed house ini merupakan bagian dari intergrasi dalam satu sistem dalam Sustainable Livestock Techno Park (SLTP) yang mana mencangkup berbagai budi daya peternakan seperti budi daya berbasis komoditas sapi potong, sapi perah, kelinci, domba kambing, feedmill, rumah potong ayam, pengolaan limbah dan kebun tanaman hijauan makanan ternak,\u201d ungkapnya.<br \/>\nIa menambahkan bahwa banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan dengan keberadaan kandang closed house ini, yakni sebagai laboratorium lapangan yang mana proses bisnis dapat dijadikan sebagai sarana pembelajaran dan riset bagi mahasiswa maupun dosen. \u201cDalam praktiknya, praktisi profesional dan mahasiswa terlibat dalam pelaksanaannya proses budi daya. Sehingga terjadi transfer knowledge yang sangat bermanfaat sehingga tidak ada lagi gap antara dunia industri dengan akademi,\u201d tambah Rahmat. Manfaat lainnya dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan dosen untuk mengenal lebih jauh bisnis peternakan sehingga lulusan Fakultas Peternakan UNPAD memiliki jiwa enterpreneur.<br \/>\nHal senada diungkapkan Ir.Indrawati Yudha Asmara,S.Pt.,M.Si.,Ph.D..IPM selaku Wakil Dekan bidang Pembelajaran Kemahasiswaan dan Riset Fakultas Peternakan UNPAD berterima kasih dengan adanya kandang closed house ini, karenanya para mahasiswa dan dosen dapat memahami proses budi daya unggas modern. \u201cKandang ini menunjang kegiatan kemahasiswaan. Selain itu, menjadi proses pembelajaran kewirausahaan dan dapat menjadi sarana penelitian yang menarik dengan topik penelitian yang asli dari lapangan,\u201d ungkap Indrawati.<br \/>\nPerwakilan mahasiswa, Tama Mahardika selaku Ketua BEM Kema Fapet Unpad turut mengungkapkan rasa syukurnya, dikarenakan adanya kandang closed house ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori. Namun dapat belajar secara langsung di kandang. Ia menganggap kandang hibah closed house ini sebagai minuatur industri peternakan khususnya unggas sebagai sarana pembelajaran lebih dalam dan kondisi real bisnis peternakan. \u201cSoftskill dan Hardskill yang dimiliki mahasiswa pun dapat terasah dan menghasilkan SDM Unggul bagi perunggasan Indonesia,\u201d jelas Tama<br \/>\nMiniatur industri di dalam kampus<br \/>\nDalam acara peresmian hibah Teaching Farm Closed House ini, juga dilakukan penandatangan berita acara serah terima hibah oleh Vice Presiden Poultry Production and Animal Health, Jusmeinidar Jusran dan Dekan Fakultas Peternakan UNPAD, Dr. Ir. Rahmat Hidayat, M.Si., IPM.<br \/>\nSelanjutnya menurut Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SI, Rektor Universitas Padjadjaran, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas hibah yang diberikan oleh Charoen Pokphand ini, dikarenakan hal ini merupakan sarana yang mendukung secara akademis dan praktik lapangan, \u201cAdanya kandang close house ini sangat berguna dan real di lapangan, tidak hanya di kelas saja dan kandang ini sebagai miniatur industri peternakan. Kerjasama ini adalah aset yang sangat berharga, dan para dosen bisa mengembangkan berbagai ide. Menjawab tantangan krisis pangan dunia dan Indonesia, dan terpacu untuk memikirkan kontribusi nyata. Para mahasiswa pun dapat mempelajari wirausaha dan sejalan dengan kurikulum MBKM, hal ini sebagai jembatan sarana dan prasarana langsung di lapangan,\u201d terang Rina.<br \/>\nPeresmian Teaching Farm Closed House pada Universitas Padjadjaran ini merupakan hibah kandang yang ke-13 dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk kepada Fakultas Peternakan di Indonesia. Berdasarkan penuturan dari Dr. (HC). Tjiu Thomas Effendy, S.E, MBA selaku Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. mengungkapkan bahwa Hibah ini bertujuan untuk menunjang peningkatan proses belajar-mengajar, praktikum, magang dan sebagai tempat penelitian bagi dosen maupun mahasiswa-mahasiswi Fakultas Peternakan.<br \/>\n\u201cTeaching Farm memungkinkan terjadinya transfer pengetahuan dan teknologi closed house yang sedang dibutuhkan industri\u201d ungkap Thomas. Ia pun menyebutkan perguruan tinggi dapat melakukan berbagai penyesuaian kurikulum, mahasiswa mendapatkan wawasan terkait kegiatan budidaya dengan teknologi baru, dan berbagai penelitian perilaku ayam (yang bersifat non-invasive) guna pengembangan berbagai kajian ilmiah untuk optimasi budidaya serta sebagai gambaran miniatur dunia usaha.<br \/>\nSelain itu, Charoen Pokphand Indonesia memiliki program unggulan lain yakni Entreprenuership Training Center, \u201cPara mahasiswa dapat belajar dan melatih diri dengan terjun langsung dan mempelajari sikap entrepreneur dan harapannya menjadi lulusan berdaya saing,\u201d ujar Thomas.<br \/>\nSelanjutnya, Ir. Karno selaku Area Head West Java 3 PT Multi Sarana Pakanindo anak perusahan dari Charoen Pokphand Indonesia, memberikan penjelasan mengenai teknologi dan sistem kandang closed house. \u201cKandang closed house dari Charoen ini merupakan kandang modern dengan peralatan yang mutakhir. Semua yang digunakan sama dengan kandang industri perunggasan yang Charoen miliki. Tentunya mahasiswa dan dosen dapat mempelajari industri perunggasan dan menjaga serta merawat kandang closed house ini,\u201d ujar Karno.<br \/>\nDukungan lain juga diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, drh. Indriantari. Adanya Program dari Charoen Pokphand Indonesia, ia meyakini bahwa sumber daya manusia dari Jawa Barat dapat menghadapi persaingan global dalam rangka mewujudkan kapasitas SDM peternakan khususnya dalam menciptakan entrepreneur. \u201cTentulah terlepas dari peran perguruan tinggi sebagai fasilitator dalam meningkatkan ilmu pengetahuan, wawasan dan keterampilan masyarakat. Peran teknologi juga penting dalam meningkatkan produksi dan produktivitas ternak dengan adanya kandang closed house yang sudah terbukti meningkatkan efektivitas dan efisiensi usaha usaha peternakan broiler,\u201d ujar Indriantari.<br \/>\nPemerintah Provinsi Jawa Barat mengapresiasi adanya kerjasama antara Unpad dengan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk untuk membangun teaching Farm. Pemprov Jabar berharap para mahasiswa akan dan masyarakat dapat belajar mengenai kondisi i di lapangan dan mampu meneruskan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi.<br \/>\nStaf Khusus Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Agus Santoso , SH LLM yang turut hadir dalam peresmian ini juga sangat mendukung dan mengapresiasi program yang dimiliki Charoen Pokphand Indonesia dalam meningkatkan jiwa kewirausahaan bagi para mahasiswa.<br \/>\n\u201cBanyak dari negara-negara yang berhasil membangun ekonominya adalah negara-negara yang membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat melalui edukasi kemitraan. Charoen Pokphand dan Unpad telah bersama-sama membangun ekonomi Indonesia,\u201d ungkap Agus.<br \/>\nKementerian Koperasi dan UMKM mendukung bisnis, pendampingan inkubasi dan kerjasama dengan Unpad. Harapannya, di masa yang akan datang Unpad dapat meningkatkan kapasitas wirausaha dan mahaswsia memiliki jiwa entrepreneurship, salah satunya pada bidang peternakan.<br \/>\nRangkaian acara seremonial dilanjutkan dengan penandatanganan Prasasti Peresmian Teaching Farm Closed House UNPAD oleh Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Dan Rektor UNPAD yang ditutup dengan kegiatan kunjungan langsung ke kandang closed house. Adv<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam rangka mendukung ketersediaan sarana dan prasarana belajar guna riset dan peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya pada dunia peternakan, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk selaku perusahaan nasional yang bergerak dalam dunia peternakan khususnya pemeliharaan dan budidaya ayam broiler. Kemudian, sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya persiapan dalam mendukung industri perunggasan. Perguruan tinggi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[29,71,1151,192,640],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Charoen Pokphand Indonesia Resmikan Teaching Farm Closed House Universitas Padjadjaran | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam rangka mendukung ketersediaan sarana dan prasarana belajar guna riset dan peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya pada dunia peternakan, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk selaku perusahaan nasional yang bergerak dalam dunia peternakan khususnya pemeliharaan dan budidaya ayam broiler. Kemudian, sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya persiapan dalam mendukung industri perunggasan. Perguruan tinggi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-19T05:44:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-13T05:47:59+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran\/\",\"name\":\"Charoen Pokphand Indonesia Resmikan Teaching Farm Closed House Universitas Padjadjaran | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-10-19T05:44:55+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-13T05:47:59+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Charoen Pokphand Indonesia Resmikan Teaching Farm Closed House Universitas Padjadjaran\",\"datePublished\":\"2022-10-19T05:44:55+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-13T05:47:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/charoen-pokphand-indonesia-resmikan-teaching-farm-closed-house-universitas-padjadjaran\/#webpage\"},\"wordCount\":1106,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"keywords\":[\"adv3\",\"bandung\",\"Charoen Pokphand\",\"CSR\",\"Unpad\"],\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-5q8","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20840"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20840"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20840\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20843,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20840\/revisions\/20843"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}