{"id":20848,"date":"2022-10-21T12:59:49","date_gmt":"2022-10-21T05:59:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=20848"},"modified":"2023-01-13T13:06:41","modified_gmt":"2023-01-13T06:06:41","slug":"new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/","title":{"rendered":"New Candling Technology  Inovasi untuk Meningkatkan Kualitas DOC"},"content":{"rendered":"<h6>Perkembangan industri perunggasan di Indonesia yang semakin maju dan kompetitif dewasa ini menciptakan tuntutan wajib bagi produsen dalam menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas. Di sisi lain, produsen juga dituntut untuk selalu dapat beroperasi dengan efektif, efisien, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan bisnis yang dinamis. Tak terkecuali jika kita berbicara mengenai hulu bisnis perunggasan, yaitu pengelolaan di hatchery dan kandang.<br \/>\nTingkat kematian kurang dari satu persen pada umur tujuh hari merupakan golden rules untuk setiap produsen unggas. Namun, karena tren saat ini adalah kebijakan bebas antibiotik, target ini menjadi sebuah tantangan tersendiri. Tekanan dari pasar membuat produsen harus memaksimalkan efisiensi untuk mengontrol setiap detail rantai produksi. Dalam konteks di hatchery, sedikit penyimpangan dalam manajemen, penanganan telur, desinfeksi telur tetas atau higiene penetasan, akan sangat berdampak pada kesehatan dini pada ayam.<br \/>\nProses transfer di hatchery merupakan suatu kegiatan memindahkan telur dari mesin setter ke mesin hatcher. Candling memegang peranan penting dalam proses transfer yang bertujuan untuk melakukan pemisahan non-viable eggs dan viable eggs atau telur fertil. Akurasi dalam proses candling sangatlah vital, di mana hal ini akan sangat menentukan kualitas dari DOC yang akan dihasilkan.<br \/>\nSecara umum, candling di Indonesia masih dilakukan secara tradisional atau manual. Sistem candling manual ini memiliki keterbatasan untuk mengidentifikasi semua kategori non-viable eggs yang meliputi telur infertil, early dead, middle dead, late dead serta rotten eggs. Kesulitan mendeteksi kematian embrio dan telur yang busuk ini akan memberikan dampak negatif untuk performa produksi. Non-viable eggs yang terbawa dalam mesin hatcher akan menjadi sumber kontaminasi sehingga dapat berdampak pada penurunan hatchability, peningkatkan late mortality, dan penurunan kualitas DOC. Sementara itu, ada pilihan lain dari metode candling yang menggunakan teknologi yang lebih modern.<\/h6>\n<h6>Laser Life\u00ae<br \/>\nLaser Life\u00ae merupakan mesin candling otomatis yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi semua kategori non-viable eggs dan juga memisahkan telur fertil, infertil\/clear, early dead, middle dead, late dead, serta rotten eggs ataupun explosive eggs. Mesin candling Laser Life\u00ae dengan teknologi modern ini saat ini berkembang sangat masif dan menjadi leader dalam teknologi live embryo detection. Laser Life\u00ae secara signifikan mengalami pertumbuhan dari periode 2020 sampai dengan 2022 yaitu 42 % untuk global, 85 % untuk Asia dan 250 % di Indonesia.<br \/>\nLaser Life\u00ae memiliki gabungan dua sistem teknologi, yaitu Laser dan Thermal Imaging Camera yang dapat mengukur emisi panas embrio dan dilengkapi dengan sistem removal\/mesin pemisah untuk telur infertil, dead, dan fertil. Laser Life\u00ae memiliki kecepatan proses candling 50.000 telur per jam. Berdasarkan pengalaman di lapangan, Laser Life\u00ae dapat melakukan candling sebanyak kurang lebih 100.000 sampai dengan 200.000 telur hanya dalam waktu 3 jam sampai 5 jam per hari nya. Laser Life\u00ae juga dilengkapi dengan HMI (Human Machine Interface) atau display yang menampilkan data candling secara real time, sehingga tim hatchery dapat langsung melakukan analisis terkait performa per flock telur (infertil, fertil dan dead eggs).<br \/>\nDengan teknologi yang dimiliki Laser Life\u00ae, proses candling dapat dilakukan secara efektif dan efisien, dimana non-viable eggs dapat terdeteksi dan dipisahkan secara optimal pada saat transfer. Dengan demikian telur-telur yang masuk ke hacther hanya viable eggs atau telur fertil saja.<\/h6>\n<h6>Laser Life\u00ae vs Manual Candling di Indonesia<br \/>\nData dikumpulkan dari tiga hatchery di Jawa Barat kemudian dibandingkan antara yang menggunakan Laser Life\u00ae dan yang menggunakan manual candling. Data Laser Life\u00ae diperoleh dari 13 grup dan data manual candling diperoleh dari 11 grup. Secara statistik, terdapat perbedaan yang signifikan pada non hatched eggs\/jumlah telur yang tidak menetas, rotten eggs\/telur busuk, dan contaminated embryo\/embrio terkontaminasi. Rata-rata non hatched eggs pada grup manual candling sebesar 7,88 % sedangkan grup Laser Life\u00ae sebesar 4,81 %. Rata-rata rotten eggs pada grup manual candling sebesar 0,95 % sedangkan grup Laser Life\u00ae sebesar 0,24 %. Rata-rata contaminated embryo pada manual candling sebesar 2,49 % sedangkan grup Laser Life\u00ae sebesar 1,45 %. Jumlah culled chick dan telur yang terkontaminasi mold juga terdapat perbedaan pada grup manual candling dan grup Laser Life\u00ae. Rata-rata culled chick pada grup manual candling sebesar 0,69 % sedangkan grup Laser Life\u00ae sebesar 0,33 %. Untuk rata-rata mold pada grup manual candling sebesar 0,19 % sedangkan grup Laser Life\u00ae sebesar 0,12 %.<br \/>\nHal ini mampu membuktikan bahwasannya tingkat akurasi candling yang tinggi pada Laser Life\u00ae dapat menurunkan non hatched eggs atau DIS (dead in shell) pullchick. Dengan kata lain, Laser Life\u00ae dapat meminimalisir non-viable egg yang masuk ke hatcher sehingga rotten eggs dan contaminated embryo juga berkurang secara signifikan. Dengan berkurangnya telur DIS yang masuk ke hatcher, maka akan mengurangi kontaminasi di hatcher, sehingga dapat meningkatkan kualitas DOC dan juga meningkatnya angka DOC yang menetas.<br \/>\nTujuan utama dari Laser Life\u00ae yaitu meciptakan DOC yang sehat pada saat menetas dengan cara mengurangi kontaminasi yang terjadi di hatcher dan juga clean hatch atau menghasilkan DOC yang menetas menjadi lebih bersih pada saat pullchick. Di sisi lain, Laser Life\u00ae juga dapat mengurangi penggunaan antibiotik dan mengurangi kematian di tujuh hari pertama. Monitor dan kontrol aplikasi Laser Life\u00ae dalam bentuk implementasi C.H.I.C.K (Chicken Hatchery Immunization Control Keys) Program dapat membantu pelanggan dalam mengoptimalkan proses candling secara otomatisasi di hatchery sehingga membantu meningkatkan performa bagi hatchery.<\/h6>\n<h6>The Best Match Egginject\u00ae untuk Vaksinasi in Ovo<br \/>\nLaser Life\u00ae merupakan mesin yang sangat ideal ketika suatu hatchery akan menerapkan vaksinasi in-ovo atau vaksinasi pada telur. Mesin vaksinasi in-ovo yang dimiliki Ceva dikenal dengan nama Egginject\u00ae. Dengan menggunakan Laser Life\u00ae dalam proses vaksinasi in-ovo, maka akan dapat meminimalisir terbuangnya vaksin. Hal ini dikarenakan Laser Life\u00ae mampu mengidentifikasi non-viable eggs (infertile\/clear, early dead, middle dead, late dead, serta rotten\/explode) dan dipisahkan pada saat transfer sebelum proses vaksinasi in-ovo sehingga hanya telur-telur fertil saja yang akan diinjeksi vaksin oleh mesin Egginject\u00ae. Kombinasi Laser Life\u00ae dan Egginject\u00ae dapat mengurangi kemungkinan kontaminasi silang. Hal ini akan berdampak pada kesehatan dan kebersihan DOC saat menetas. Selain itu juga Laser Life\u00ae dan Egginject\u00ae dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas hatchery, baik dari sisi biaya vaksin, penghematan waktu dan tentunya sumber daya manusia. Adv<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangan industri perunggasan di Indonesia yang semakin maju dan kompetitif dewasa ini menciptakan tuntutan wajib bagi produsen dalam menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas. Di sisi lain, produsen juga dituntut untuk selalu dapat beroperasi dengan efektif, efisien, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan bisnis yang dinamis. Tak terkecuali jika kita berbicara mengenai hulu bisnis perunggasan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":20849,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[89,65],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"New Candling Technology Inovasi untuk Meningkatkan Kualitas DOC | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perkembangan industri perunggasan di Indonesia yang semakin maju dan kompetitif dewasa ini menciptakan tuntutan wajib bagi produsen dalam menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas. Di sisi lain, produsen juga dituntut untuk selalu dapat beroperasi dengan efektif, efisien, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan bisnis yang dinamis. Tak terkecuali jika kita berbicara mengenai hulu bisnis perunggasan, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-21T05:59:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-13T06:06:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Adv-Ceva-2-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Adv-Ceva-2-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Adv-Ceva-2-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/\",\"name\":\"New Candling Technology Inovasi untuk Meningkatkan Kualitas DOC | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-10-21T05:59:49+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-13T06:06:41+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"New Candling Technology Inovasi untuk Meningkatkan Kualitas DOC\",\"datePublished\":\"2022-10-21T05:59:49+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-13T06:06:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/#webpage\"},\"wordCount\":948,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/new-candling-technology-inovasi-untuk-meningkatkan-kualitas-doc\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Adv-Ceva-2-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"#Ceva\",\"adv6\"],\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Adv-Ceva-2-scaled.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-5qg","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20848"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20848"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20848\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20850,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20848\/revisions\/20850"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20849"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20848"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20848"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20848"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}