{"id":22709,"date":"2023-11-17T19:41:50","date_gmt":"2023-11-17T12:41:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=22709"},"modified":"2023-11-17T19:41:50","modified_gmt":"2023-11-17T12:41:50","slug":"menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/","title":{"rendered":"Menjaga Kesehatan Ayam pada Musim Pancaroba"},"content":{"rendered":"<h6><b>Oleh : drh. Mercky Haryo*<\/b><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu ekstrim tentu memiliki dampak terhadap dunia peternakan khususnya dalam pemeliharaan ayam, dimana ayam akan beradaptasi terhadap suhu dan kelembapan kandang. Pada Siang hari suhu panas dalam kandang berasal dari Radiasi sinar matahari, hasil metabolisme tubuh ayam yang mengeluarkan panas, dan aktivitas fermentasi mikroba dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">litter. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan pada tengah malam sampai pagi,&nbsp; ayam akan beradaptasi terhadap suhu dingin. Kondisi ini akan memicu cekaman atau Stres ketika ayam tidak bisa membuang panas dari dalam tubuh dan fluktuasi suhu tinggi mengakibatkan potensi genetik ayam seringkali tidak tercapai yaitu menurunnya performa kenaikan bobot badan dan produksi telur,dan dampak akhir yang terjadi ialah berakhir dengan kematian yang merugikan peternak.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Pada temperatur tinggi ayam akan menyesuaikan dan mempertahankan keseimbangan temperatur tubuh dengan lingkungannya dengan cara mengurangi aktivitas dan banyak duduk diam, mengurangi asupan pakan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Feed Intake<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hyperventilation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu bernafas secara dangkal dan cepat (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Panting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) yang memakan energi tubuh mengakibatkan Kelelahan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">heat exhaustion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), pada kondisi berkelanjutan menimbulkan kematian cepat\/mendadak. Kondisi ini merupakan gejala <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Heat stress<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yakni suatu cekaman panas yang disebabkan Temperatur Efektif dalam kandang melebihi Target TET, sedangkan pada malam hari ayam akan diterpa cekaman dingin (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cold stress<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) hal ini berkaitan dengan suhu dalam kandang, Rh%, dan kecepatan angin.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa langkah antisipasi pencegahan harus dilakukan evaluasi budi daya secara menyeluruh yang dilakukan oleh operator kandang dengan tujuan utama membuat ayam nyaman. Penyampaian ke operator secara semudah \/ sesimpel mungkin dan akan efektif bila dikerjakan. Maka evaluasi disederhanakan menjadi manajemen \u201c<\/span><b>SPT.FARMSS\u201d <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">dengan penjelasan sebagai berikut.<\/span><\/h6>\n<h6><b>S <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu <\/span><b>S<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">ekam \/ <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Litter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai alas tempat aktivitas ayam. Jaga kondisi sekam tebal, kering dan tidak lembab\/menggumpal untuk menghindari amonia dan lalat.&nbsp; Lakukan bolak-balik sekam rutin, bila ada yang basah segera diganti.<\/span><\/h6>\n<h6><b>P <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yait<\/span><b>u P<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">emanas<\/span><b> \/<\/b> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Heater<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bertujuan menjaga suhu hangat pada masa<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Brooding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karena suhu anak ayam masih mengikuti suhu sekitar. Kandang dapat dipanaskan dengan sistem pemanas yang menyemburkan udara panas ke dalam kandang pada satu titik menggunakan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> spot heater<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) atau<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> whole house heater<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memanaskan area <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brooder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pada area<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> brooder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menggunakan tirai dalam \/<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> blocking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang pada suhu dingin ekstrim dapat menggunakan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> double blocking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> supaya suhu<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> brooding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tetap hangat dan temperatur merata.<\/span><\/h6>\n<h6><b>T <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu<\/span><b> T<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">irai\/Ventilasi. Tujuan utama ventilasi adalah sirkulasi udara dalam kandang mensuplai kebutuhan oksigen (O<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">) kemudian membuang gas CO<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, CO, NH<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">untuk mencegah bau di dalam kandang, menurunkan kelembapan, sehingga ayam nyaman di dalam kandang. Ventilasi juga berfungsi untuk menjaga Temperatur sesuai dengan Target Temperatur Efektif sesuai kebutuhan ayam<\/span><\/h6>\n<h6><b>F <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu <\/span><b>Feed<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\/ <\/span><b>P<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">akan, Pemberian pakan harus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">full feed<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tidak boleh kosong. Jaga kebersihan tempat pakan dijaga jangan sampai kotor, dibersihkan saat pemberian pakan. Atur ketinggiannya sehingga memudahkan akses ayam makan.<\/span><\/h6>\n<h6><b>AR <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu<\/span><b> A<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">i<\/span><b>R<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Minum, Pemberian air minum harus selalu tersedia dan pakai kaporit \/ disinfektan mengandung DDAC, kecuali saat pemakaian antibiotik dan vaksin. Kebersihan air minum yang selalu terjaga akan menjauhkan dari penyakit bakterial.<\/span><\/h6>\n<h6><b>M <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu <\/span><b>M<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">edikasi, berikan program medikasi tepat guna dengan dosis teruji untuk investasi seawal mungkin pemeliharaan ayam sehat. Untuk meningkatkan daya tahan untuk DOC pada tujuh hari pertama dan mempercepat pemulihan ayam setelah sakit, berikan suplemen yang menstimulasi produksi energi (ATP), fungsi hati, imunomodulator dan pereduksi stres tanpa kandungan gula. Untuk anti mikroba pada minggu awal berikan antibiotik spesifik yang membasmi Mycoplasma (MG) dan efektif juga untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Enterobacter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti golongan Macrolida dan Aminoglikosida. Untuk medikasi suportif berikan multivitamin dengan kandungan vitamin esensial A, D<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, E, B komplek, K<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan asam folat yang membantu proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hyperplasia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sel serta untuk penanganan saat terjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Heat Stress <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berikan Vitamin C dan mineral elektrolit.<\/span><\/h6>\n<h6><b>S <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu <\/span><b>S<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">eleksi\/ Pemisahan ayam dilakukan seawal mungkin : mulai umur 5 hari dan sebelum sampling berat badan mingguan. Saat pelebaran brooder pisahkan ayam-ayam kecil, dan lemah dalam satu sekat khusus.<\/span><\/h6>\n<h6><b>S <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu<\/span><b> S<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">anitasi\/Kebersihan, Jaga kebersihan dalam dan luar kandang, tempat minum, tempat pakan, jangan buang sampah dan bungkus obat dan vitamin sembarangan. Kondisi di sekitar kandang harus selalu kering, sehingga kelembaban relatif rendah. Siapkan celup kaki \/ celup tangan dengan air yang berisi disinfektan mengandung DDAC.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai upaya menjaga ayam sehat dan nyaman untuk mencapai hasil produksi maksimal dalam perubahan cuaca yakni dengan menjalankan manajemen \u201c<\/span><b>SPT.FARMSS\u201d <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">secara tekun dan berkomitmen antara Peternak dan Operator yang berhubungan langsung dengan kondisi ayam, kandang dan lingkungan. <strong>*Technical Poultry PT Indovetraco Makmur Abadi (IMA)<\/strong><\/span><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : drh. Mercky Haryo* Suhu ekstrim tentu memiliki dampak terhadap dunia peternakan khususnya dalam pemeliharaan ayam, dimana ayam akan beradaptasi terhadap suhu dan kelembapan kandang. Pada Siang hari suhu panas dalam kandang berasal dari Radiasi sinar matahari, hasil metabolisme tubuh ayam yang mengeluarkan panas, dan aktivitas fermentasi mikroba dalam litter. Sedangkan pada tengah malam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":22710,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[20,9,8],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menjaga Kesehatan Ayam pada Musim Pancaroba | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : drh. Mercky Haryo* Suhu ekstrim tentu memiliki dampak terhadap dunia peternakan khususnya dalam pemeliharaan ayam, dimana ayam akan beradaptasi terhadap suhu dan kelembapan kandang. Pada Siang hari suhu panas dalam kandang berasal dari Radiasi sinar matahari, hasil metabolisme tubuh ayam yang mengeluarkan panas, dan aktivitas fermentasi mikroba dalam litter. Sedangkan pada tengah malam [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-17T12:41:50+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Pastikan-juga-pakan-selalu-tersediaJPG.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Pastikan-juga-pakan-selalu-tersediaJPG.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Pastikan-juga-pakan-selalu-tersediaJPG.jpg\",\"width\":5184,\"height\":3456},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/\",\"name\":\"Menjaga Kesehatan Ayam pada Musim Pancaroba | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2023-11-17T12:41:50+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-17T12:41:50+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Menjaga Kesehatan Ayam pada Musim Pancaroba\",\"datePublished\":\"2023-11-17T12:41:50+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-17T12:41:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/#webpage\"},\"wordCount\":699,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menjaga-kesehatan-ayam-pada-musim-pancaroba\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Pastikan-juga-pakan-selalu-tersediaJPG.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Terkini\",\"Tata Laksana\",\"Ulas Unggas\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Pastikan-juga-pakan-selalu-tersediaJPG.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-5Uh","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22709"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22709"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22709\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22711,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22709\/revisions\/22711"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22710"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22709"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22709"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22709"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}