{"id":22972,"date":"2024-02-02T15:16:01","date_gmt":"2024-02-02T08:16:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=22972"},"modified":"2024-01-30T15:39:50","modified_gmt":"2024-01-30T08:39:50","slug":"suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/","title":{"rendered":"Suplementasi Selenium sebagai Feed Aditif untuk Meningkatkan Imunitas pada Ayam Pedaging"},"content":{"rendered":"<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Feed aditif merupakan bahan yang difortifikasi didalam pakan yang dapat berefek pada peningkatan produktivitas, keadaan gizi ternak dan kesehatan seperti sistem kekebalan tubuh pada ternak. Dimana <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sistem kekebalan alami dalam tubuh ayam pedaging sangat bergantung pada organ detoksifikasi dan pembentukan antibodi yaitu hati dan limpa. Selain itu organ lain yang berfungsi sebagai imunomodulator adalah timus dan bursa fabricius. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Secara normal bursa fabricius akan tumbuh cepat dalam 3 minggu pertama umur ayam dan akan mengalami regresi dimulai pada umur 8 minggu.<\/span><\/h6>\n<blockquote class=\"td_pull_quote td_pull_center\"><p><strong><span style=\"color: #000000;\"><i>Abad 21 ditandai dengan kedewasaan konsumen dalam memutuskan pilihan konsumsi daging yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Hal tersebut menjadikan sektor industri perunggasan mengubah pola pemeliharaan ayam dengan tidak menggunakan antibiotik tapi beralih pada penggunaan feed aditif.<\/i><\/span><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila ukuran<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&nbsp;bursa fabricius<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&nbsp;sama atau lebih kecil dari limpa pada 5 minggu pertama umur ayam, dapat mengindikasikan bahwa telah terjadi kasus imunosupresi. Imunosupresi mampu berimbas pada lemahnya pertahanan imunitas pada ayam sehingga berakhir dengan adanya gangguan pertumbuhan dan produktivitas.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Terjadinya kondisi imunosupresi disebabkan oleh adanya gangguan pada organ limfoid. Penyakit yang dapat merusak organ limfoid secara struktural dan fungsional dapat disebabkan oleh virus dan bakteri. Adapun sebab yang mengakibatkan organ limfoid yang tidak berfungsi secara optimal yaitu adanya cekaman panas pada ayam pedaging. Oleh sebab itu, untuk mengoptimalkan sistem pertahanan tubuh maka organ limfoid penghasil sistem kekebalan tubuh harus dijaga<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/h6>\n<h6>Baca juga : <span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/pengaruh-penambahan-chitosan-oligosaccharide-cos-dan-l-arginine-pada-pakan-broiler-terhadap-rasio-konversi-energi-dan-protein\/\">Pengaruh Penambahan Chitosan Oligosaccharide (COS) dan L-arginine pada Pakan Broiler terhadap Rasio Konversi Energi dan Protein<\/a><\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Organ unggas yang berfungsi sebagai sistem kekebalan juga terbagi ke dalam dua klasifikasi yaitu sistem kekebalan humoral dan sistem kekebalan seluler. Sistem kekebalan humoral ditandai dengan sekresi imunoglobulin (antibodi) oleh limfosit B. Limfosit diproduksi dan didewasakan oleh bursa Fabricius. Bursa Fabricius juga dapat dipakai untuk membedakan gen imunoglobulin. Imunoglobulin (Ig) adalah Glikoprotein yang mempunyai antibodi aktif serta ditemukan dalam darah, limpa dan jaringan vaskuler.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Respon kekebalan tubuh yang bersifat aktif merupakan hasil vaksinasi, dan materi yang berkaitan dengan respon kekebalan humoral aktif adalah antigen, epitop, antibodi dan limfosit. Respon kekebalan tubuh yang bersifat pasif merupakan hasil transfer atau perolehan kekebalan asal induk. Perolehan kekebalan pasif yang didapatkan anak ayam dari induknya biasanya tidak seragam. Kekebalan yang diperoleh tergantung dari titer antibodi induk dan akan habis dalam waktu yang relatif singkat.<\/span><\/h6>\n<h6><em><strong>Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Riset pada majalah Poultry Indonesia edisi Januari 2024. Baca selengkapnya di <a href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menilik-industri-perunggasan-2024\/\">Majalah Poultry Indonesia Edisi Januari 2024<\/a><\/strong><\/em><em><strong>, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: 021-62318153 atau sirkulasi@poultryindonesia.com<\/strong><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Feed aditif merupakan bahan yang difortifikasi didalam pakan yang dapat berefek pada peningkatan produktivitas, keadaan gizi ternak dan kesehatan seperti sistem kekebalan tubuh pada ternak. Dimana sistem kekebalan alami dalam tubuh ayam pedaging sangat bergantung pada organ detoksifikasi dan pembentukan antibodi yaitu hati dan limpa. Selain itu organ lain yang berfungsi sebagai imunomodulator adalah timus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":22973,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[11],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Suplementasi Selenium sebagai Feed Aditif untuk Meningkatkan Imunitas pada Ayam Pedaging | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Feed aditif merupakan bahan yang difortifikasi didalam pakan yang dapat berefek pada peningkatan produktivitas, keadaan gizi ternak dan kesehatan seperti sistem kekebalan tubuh pada ternak. Dimana sistem kekebalan alami dalam tubuh ayam pedaging sangat bergantung pada organ detoksifikasi dan pembentukan antibodi yaitu hati dan limpa. Selain itu organ lain yang berfungsi sebagai imunomodulator adalah timus [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-02T08:16:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-30T08:39:50+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Ilustrasi.jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Ilustrasi.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Ilustrasi.jpeg\",\"width\":4256,\"height\":2832},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/\",\"name\":\"Suplementasi Selenium sebagai Feed Aditif untuk Meningkatkan Imunitas pada Ayam Pedaging | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-02-02T08:16:01+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-30T08:39:50+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/8e37c9e7b80fc7bd348a083ba130c4d3\"},\"headline\":\"Suplementasi Selenium sebagai Feed Aditif untuk Meningkatkan Imunitas pada Ayam Pedaging\",\"datePublished\":\"2024-02-02T08:16:01+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-30T08:39:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/#webpage\"},\"wordCount\":410,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/suplementasi-selenium-sebagai-feed-aditif-untuk-meningkatkan-imunitas-pada-ayam-pedaging\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Ilustrasi.jpeg\",\"articleSection\":[\"Riset\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/8e37c9e7b80fc7bd348a083ba130c4d3\",\"name\":\"Ashariah Hapila\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLzRFjBwRpyBwbUwpkiAIh-rQAnO4MJ5Mmn5YTQleLSBNN41z2M=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLzRFjBwRpyBwbUwpkiAIh-rQAnO4MJ5Mmn5YTQleLSBNN41z2M=s96-c\",\"caption\":\"Ashariah Hapila\"},\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/ashariah-hapila\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Ilustrasi.jpeg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-5Yw","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22972"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22972"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22972\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22984,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22972\/revisions\/22984"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22973"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22972"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22972"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22972"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}