{"id":22975,"date":"2024-02-03T15:21:25","date_gmt":"2024-02-03T08:21:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=22975"},"modified":"2024-01-30T15:40:43","modified_gmt":"2024-01-30T08:40:43","slug":"penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/","title":{"rendered":"Penggunaan Antibiotika Betalaktam dalam Bidang Perunggasan"},"content":{"rendered":"<h6><strong>Oleh : drh. Dedy Kusmanagandi*<\/strong><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri khas antibiotika ini memiliki struktur kimia yang dikenal sebagai cincin beta-laktam dalam molekul mereka. Cincin beta-laktam adalah komponen penting dalam struktur kimia antibiotik ini, dan inilah yang memberikan efek antibiotika atau kemampuan mereka untuk melawan bakteri.<\/span><\/h6>\n<blockquote class=\"td_pull_quote td_pull_center\"><p><strong><span style=\"color: #000000;\"><i>Antibiotik beta-laktam merupakan salah satu kelas antibiotik penting yang digunakan untuk pengobatan baik untuk manusia ataupun hewan.<\/i><\/span><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Kelompok Antibiotika beta-laktam memiliki beberapa subkelas, yaitu :<\/span><\/h6>\n<h6><b>Subkelas Penisilin<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Contohnya antibiotika penisilin meliputi amoksisilin, ampicillin, dan benzilpenisilin. Penisilin adalah salah satu jenis antibiotik beta-laktam tertua dan masih digunakan oleh dokter hewan untuk mengobati infeksi bakteri di bidang kedokteran hewan termasuk perunggasan.<\/span><\/h6>\n<h6><b>Subkelas Sefalosporin<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Ini adalah subkelas antibiotika yang memiliki struktur mirip dengan penisilin dan sering digunakan sebagai alternatif atau tambahan ketika pengobatan dengan penisilin tidak efektif. Contohnya adalah sefalosporin, termasuk seftriakson dan sefotaksim.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Subkelas Karbapenem: Karbapenem, seperti meropenem dan imipenem, adalah antibiotika yang digunakan dalam situasi di mana bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik beta-laktam lainnya.<\/span><\/h6>\n<h6><b>Subkelas Monobaktam<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Contoh antibiotika monobaktam adalah aztreonam, yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">aerob Gram negatif termasuk Pseudomonas aeruginosa<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/h6>\n<h6><b>Subkelas Karbapenem <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Karbapenem adalah antibiotik spektrum luas yang efektif melawan banyak jenis bakteri, termasuk bakteri yang resisten terhadap banyak antibiotik lainnya. Karbapenem meliputi yang berikut : Doripenem, Ertapenem, Imipenem, Meropenem.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Karbapenem harus diberikan melalui suntikan. Karena bersinergi, sering digunakan dengan aminoglikosida<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&nbsp;untuk mengobati beberapa infeksi karena penggunaannya bersama-sama meningkatkan efektivitas kedua antibiotik tersebut.Imipenem selalu diberikan dalam kombinasi dengan obat lain cilastatin dan terkadang juga relebactam.&nbsp;Cilastatin dan relebactam bukanlah antibiotik.&nbsp;Mereka membantu memperpanjang efek imipenem dengan melindunginya agar tidak terurai. Saat ini belum ada untuk hewan.<\/span><\/h6>\n<h6>Baca juga :&nbsp;<span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/livestock-taiwan-expo-forum-2023-salah-satu-pameran-peternakan-terbesar-di-asia\/\">Livestock Taiwan Expo &amp; Forum 2023, Salah Satu Pameran Peternakan Terbesar di Asia<\/a><\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Antibiotika beta-laktam bekerja dengan mengganggu pembentukan dinding sel bakteri. Mereka menargetkan enzim yang disebut transpeptidase, yang diperlukan untuk sintesis dinding sel bakteri. Tanpa dinding sel yang kuat, bakteri menjadi rentan dan akhirnya mati. Namun, penting untuk diingat bahwa antibiotik beta-laktam hanya efektif melawan kuman jenis bakteri, bukan virus atau organisme mikroba lainnya.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Selain struktur kimianya, perbedaan utama antara subkelas antibiotika beta-laktam ini adalah kerentanannya terhadap penghancuran beta-laktamase, dengan sefalosporin secara umum lebih resisten. <strong>*Wakil Ketua Yayasan Pengembangan Peternakan Indonesia<\/strong><\/span><\/h6>\n<h6>&nbsp;<\/h6>\n<h6><em><strong>Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Pojok Obat Hewan pada majalah Poultry Indonesia edisi Januari 2024. Baca selengkapnya di <a href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menilik-industri-perunggasan-2024\/\">Majalah Poultry Indonesia Edisi Januari 2024<\/a><\/strong><\/em><em><strong>, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: 021-62318153 atau sirkulasi@poultryindonesia.com<\/strong><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : drh. Dedy Kusmanagandi* Ciri khas antibiotika ini memiliki struktur kimia yang dikenal sebagai cincin beta-laktam dalam molekul mereka. Cincin beta-laktam adalah komponen penting dalam struktur kimia antibiotik ini, dan inilah yang memberikan efek antibiotika atau kemampuan mereka untuk melawan bakteri. Antibiotik beta-laktam merupakan salah satu kelas antibiotik penting yang digunakan untuk pengobatan baik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":22976,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[6],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penggunaan Antibiotika Betalaktam dalam Bidang Perunggasan | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : drh. Dedy Kusmanagandi* Ciri khas antibiotika ini memiliki struktur kimia yang dikenal sebagai cincin beta-laktam dalam molekul mereka. Cincin beta-laktam adalah komponen penting dalam struktur kimia antibiotik ini, dan inilah yang memberikan efek antibiotika atau kemampuan mereka untuk melawan bakteri. Antibiotik beta-laktam merupakan salah satu kelas antibiotik penting yang digunakan untuk pengobatan baik [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-03T08:21:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-30T08:40:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-5.-Contoh-Produk-Betalaktam.png?fit=602%2C358&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"602\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"358\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-5.-Contoh-Produk-Betalaktam.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-5.-Contoh-Produk-Betalaktam.png\",\"width\":602,\"height\":358,\"caption\":\"Contoh Produk Betalaktam\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/\",\"name\":\"Penggunaan Antibiotika Betalaktam dalam Bidang Perunggasan | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-02-03T08:21:25+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-30T08:40:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Penggunaan Antibiotika Betalaktam dalam Bidang Perunggasan\",\"datePublished\":\"2024-02-03T08:21:25+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-30T08:40:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/#webpage\"},\"wordCount\":398,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-antibiotika-betalaktam-dalam-bidang-perunggasan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-5.-Contoh-Produk-Betalaktam.png\",\"articleSection\":[\"Laporan Khusus\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-5.-Contoh-Produk-Betalaktam.png","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-5Yz","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22975"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22975"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22975\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22985,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22975\/revisions\/22985"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22976"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22975"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22975"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22975"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}