{"id":24904,"date":"2025-03-27T12:41:21","date_gmt":"2025-03-27T05:41:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=24904"},"modified":"2025-11-07T12:46:36","modified_gmt":"2025-11-07T05:46:36","slug":"manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/","title":{"rendered":"Manajemen Ventilasi dalam Kandang Closed House untuk Optimalisasi Performa Ayam Broiler"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kandang closed house merupakan sistem pemeliharaan ayam modern yang dirancang untuk mengontrol lingkungan internal sehingga sesuai dengan kebutuhan ayam. Dengan sistem ini, faktor eksternal seperti cuaca ekstrem, suhu yang tidak stabil, serta kelembapan dapat diminimalkan dampaknya terhadap kesehatan dan produktivitas ayam.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kandang ini memungkinkan peternak untuk menciptakan lingkungan yang lebih konsisten dan terprediksi, sehingga ayam dapat tumbuh dalam kondisi optimal tanpa harus terpengaruh oleh fluktuasi cuaca yang drastis. Selain itu, kandang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">closed house <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga berfungsi untuk mengurangi risiko penyakit yang sering kali disebabkan oleh paparan lingkungan luar yang tidak terkontrol. Dengan sistem ini, peternak dapat mengatur suhu, kelembapan, dan ventilasi secara lebih presisi untuk memastikan ayam berada dalam kondisi yang nyaman sepanjang siklus pertumbuhan mereka. Hal ini juga berdampak pada efisiensi pakan dan konversi pakan menjadi bobot tubuh ayam yang lebih optimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan kandang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">closed house <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak hanya memberikan keuntungan dalam hal peningkatan performa ayam, tetapi juga membantu dalam manajemen limbah dan kualitas udara di sekitar kandang. Dengan sistem sirkulasi udara yang baik, kandang dapat menjaga kualitas udara di dalam tetap segar dan bebas dari penumpukan gas berbahaya seperti amonia yang dapat berdampak negatif pada kesehatan ayam. Dengan demikian, teknologi kandang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">closed house <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi salah satu solusi inovatif dalam industri peternakan modern yang semakin berkembang.<\/span><\/p>\n<p><b>Prinsip dasar ventilasi dalam kandang <\/b><b><i>closed house<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">closed house<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ventilasi menjadi elemen kunci yang memastikan keseimbangan antara suhu, kelembapan, serta kualitas udara di dalam kandang. Sistem ventilasi berfungsi untuk menghilangkan panas berlebih, mengurangi kadar amonia dan gas berbahaya, serta memastikan ketersediaan oksigen yang cukup untuk ayam. Untuk mencapai keseimbangan ini, beberapa komponen utama yang digunakan dalam closed house meliputi pemanas, kipas, dan sistem kontrol suhu otomatis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu metode yang diterapkan di farm adalah penggunaan kipas dengan sistem otomatis. Kipas diatur agar bekerja berdasarkan suhu aktual yang dirasakan ayam, bukan hanya berdasarkan angka suhu di kandang. Hal ini dilakukan karena suhu yang dirasakan ayam dapat berbeda dari suhu yang tercatat akibat kecepatan aliran udara. Sebagai contoh, apabila suhu lingkungan di dalam kandang mencapai 33\u00b0C, kipas dapat dinyalakan secara bertahap untuk menghasilkan kecepatan angin yang mampu menurunkan suhu yang dirasakan ayam hingga mencapai 31\u00b0C, sesuai dengan kebutuhan optimalnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kipas, pemanas juga berperan penting dalam manajemen ventilasi, khususnya untuk DOC (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Day Old Chick<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) atau ayam umur satu hari. Pada fase ini, ayam masih belum mampu mengatur suhu tubuhnya sendiri (termoregulasi), sehingga pemanasan yang optimal menjadi esensial. Oleh karena itu, sebelum DOC dimasukkan ke dalam kandang, pemanasan dilakukan terlebih dahulu agar suhu kandang menyerupai suhu dari tempat penetasan, menghindari stres akibat perubahan lingkungan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b><br \/>\n<\/b><b>Regulasi ventilasi berdasarkan fase pertumbuhan<\/b><\/p>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Manajemen ventilasi dalam kandang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">closed house <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak bersifat statis, melainkan harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan ayam. Pada awal pemeliharaan (fase <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">starter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), ayam membutuhkan suhu yang lebih tinggi dan kondisi udara yang lebih stabil. Oleh karena itu, kipas digunakan secara minimal, sementara pemanas bekerja secara optimal. Pada fase ini, pengelolaan ventilasi lebih berfokus pada menjaga kelembapan serta suhu yang konstan agar ayam tidak mengalami stres akibat perubahan lingkungan.<\/span><\/h6>\n<p><i>Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Tata Laksana pada majalah Poultry Indonesia edisi Maret 2025. Baca selengkapnya di <\/i><a href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/penggunaan-herbal-terkini-dalam-perunggasan\/#dearflip-df_23932\/55\/\"><i>Majalah Poultry Indonesia Edisi Maret 2025<\/i><\/a><i>, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi:\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/wa.me\/+6287780120754\"><i>https:\/\/wa.me\/+6287780120754<\/i><\/a><i>\u00a0 atau sirkulasipoultry@gmail.com<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kandang closed house merupakan sistem pemeliharaan ayam modern yang dirancang untuk mengontrol lingkungan internal sehingga sesuai dengan kebutuhan ayam. Dengan sistem ini, faktor eksternal seperti cuaca ekstrem, suhu yang tidak stabil, serta kelembapan dapat diminimalkan dampaknya terhadap kesehatan dan produktivitas ayam.\u00a0 Kandang ini memungkinkan peternak untuk menciptakan lingkungan yang lebih konsisten dan terprediksi, sehingga ayam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":24905,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[9],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Manajemen Ventilasi dalam Kandang Closed House untuk Optimalisasi Performa Ayam Broiler | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kandang closed house merupakan sistem pemeliharaan ayam modern yang dirancang untuk mengontrol lingkungan internal sehingga sesuai dengan kebutuhan ayam. Dengan sistem ini, faktor eksternal seperti cuaca ekstrem, suhu yang tidak stabil, serta kelembapan dapat diminimalkan dampaknya terhadap kesehatan dan produktivitas ayam.\u00a0 Kandang ini memungkinkan peternak untuk menciptakan lingkungan yang lebih konsisten dan terprediksi, sehingga ayam [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-27T05:41:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-07T05:46:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Talak-Maret25.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"3000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2000\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Talak-Maret25.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Talak-Maret25.jpg\",\"width\":3000,\"height\":2000},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/\",\"name\":\"Manajemen Ventilasi dalam Kandang Closed House untuk Optimalisasi Performa Ayam Broiler | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-03-27T05:41:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-07T05:46:36+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Manajemen Ventilasi dalam Kandang Closed House untuk Optimalisasi Performa Ayam Broiler\",\"datePublished\":\"2025-03-27T05:41:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-07T05:46:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/#webpage\"},\"wordCount\":539,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/manajemen-ventilasi-dalam-kandang-closed-house-untuk-optimalisasi-performa-ayam-broiler\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Talak-Maret25.jpg\",\"articleSection\":[\"Tata Laksana\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Talak-Maret25.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-6tG","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24904"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24904"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24904\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24906,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24904\/revisions\/24906"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24905"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24904"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24904"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24904"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}