{"id":24910,"date":"2025-05-20T12:53:19","date_gmt":"2025-05-20T05:53:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=24910"},"modified":"2025-11-07T13:04:38","modified_gmt":"2025-11-07T06:04:38","slug":"strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/","title":{"rendered":"Strategi Optimalkan Produksi Ayam Broiler Modern"},"content":{"rendered":"<p><b>Oleh : Henri E. Prasetyo.,drh.,M.Vet*<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah kemajuan genetik ayam broiler modern yang mampu tumbuh lebih cepat, efisien, dan produktif, diperlukan berbagai strategi untuk dapat mengoptimalkan potensi yang ada.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkembangan strain ayam broiler terus mengalami kemajuan pesat dari tahun ke tahun. Kemajuan ini ditandai dengan meningkatnya efisiensi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">feed conversion ratio<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">(FCR), daya tahan terhadap stres, serta kualitas daging dan telur yang dihasilkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, ayam broiler modern mampu mencapai bobot badan hingga 2,3 kilogram hanya dalam waktu 35 hari. Hal ini sebagaimana dicatat dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cobb 500 Broiler Performance &amp; Nutrition Supplement<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">tahun 2018. Pertumbuhan cepat ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas unggas modern.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara fisik, ayam broiler modern tampak lebih membungkuk dengan sayap yang relatif lebih pendek. Bentuk tubuh ini disebabkan oleh proporsi pertumbuhan otot dada yang lebih dominan dibandingkan bagian tubuh lainnya. Namun, untuk mencapai pertumbuhan otot yang optimal, diperlukan asupan nutrisi yang tepat dan presisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ayam broiler modern memiliki jumlah bulu yang lebih sedikit. Kondisi ini memberikan keuntungan dalam hal efisiensi penggunaan pakan, karena lebih banyak energi dari pakan digunakan untuk pertumbuhan bobot badan. Namun demikian, berkurangnya bulu membuat ayam menjadi lebih sensitif terhadap perubahan suhu dan kelembapan lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, diperlukan berbagai kombinasi strategi untuk memaksimalkan potensi genetik yang dimiliki ayam broiler modern. Dimana peningkatan performa ayam broiler tidak hanya ditentukan oleh sistem pemeliharaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">closed house<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">semata. Manajemen pemeliharaan yang baik, ketersediaan infrastruktur pendukung, formulasi nutrisi pakan yang tepat, serta pemilihan bibit ayam yang tepat turut memberikan kontribusi besar terhadap percepatan dan peningkatan produksi.<\/span><\/p>\n<p><b>Infrastruktur Kandang <\/b><b><i>Close Housed <\/i><\/b><b>yang Optimal<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam industri perunggasan modern, kandang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">closed house<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">menjadi solusi utama untuk meningkatkan efisiensi produksi, kesehatan ayam dan kualitas hasil akhir. Sistem ini memungkinkan kontrol lingkungan lebih baik, mengurangi stres pada ayam, serta meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas ayam modern. Terlebih lagi tantangan cuaca (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">global warming <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau pemanasan global) maupun perubahan genetik menuntut kita untuk selalu berinovasi agar performa dan keuntungan kita semakin meningkat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Infrastruktur kandang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">closed house <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">harus dirancang agar dapat mendukung kontrol suhu, kelembapan, ventilasi dan distribusi pakan secara efisien. Beberapa komponen kunci yang perlu diperhatikan diantaranya adalah sistem ventilasi dan pendinginan, penerangan dan struktur kandang, sistem pakan dan air minum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem kandang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">closed house <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menggunakan sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">negative pressure<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">exhaust fan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inlet<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">yang terkontrol dan otomatis. Pada sistem pengoperasiannya, dinding atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inlet <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kandang harus dipastikan tidak ada lubang dan bocor karena berpengaruh terhadap tarikan fan \/ kipas yang mengakibatkan kecepatan angin tidak optimal.<\/span><\/p>\n<p><i>Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Tata Laksana pada majalah Poultry Indonesia edisi Mei 2025. Baca selengkapnya di <\/i><a href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/mempersiapkan-sdm-perunggasan-yang-berdaya-saing\/#dearflip-df_24132\/51\/\"><i>Majalah Poultry Indonesia Edisi Mei 2025<\/i><\/a><i>, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi:\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/wa.me\/+6287780120754\"><i>https:\/\/wa.me\/+6287780120754<\/i><\/a><i>\u00a0 atau sirkulasipoultry@gmail.com<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Henri E. Prasetyo.,drh.,M.Vet* Di tengah kemajuan genetik ayam broiler modern yang mampu tumbuh lebih cepat, efisien, dan produktif, diperlukan berbagai strategi untuk dapat mengoptimalkan potensi yang ada. Perkembangan strain ayam broiler terus mengalami kemajuan pesat dari tahun ke tahun. Kemajuan ini ditandai dengan meningkatnya efisiensi feed conversion ratio (FCR), daya tahan terhadap stres, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":24911,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[9],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Strategi Optimalkan Produksi Ayam Broiler Modern | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : Henri E. Prasetyo.,drh.,M.Vet* Di tengah kemajuan genetik ayam broiler modern yang mampu tumbuh lebih cepat, efisien, dan produktif, diperlukan berbagai strategi untuk dapat mengoptimalkan potensi yang ada. Perkembangan strain ayam broiler terus mengalami kemajuan pesat dari tahun ke tahun. Kemajuan ini ditandai dengan meningkatnya efisiensi feed conversion ratio (FCR), daya tahan terhadap stres, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-20T05:53:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-07T06:04:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Talak-Mei25.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1591\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"635\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Talak-Mei25.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Talak-Mei25.jpg\",\"width\":1591,\"height\":635},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/\",\"name\":\"Strategi Optimalkan Produksi Ayam Broiler Modern | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-05-20T05:53:19+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-07T06:04:38+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Strategi Optimalkan Produksi Ayam Broiler Modern\",\"datePublished\":\"2025-05-20T05:53:19+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-07T06:04:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/#webpage\"},\"wordCount\":440,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/strategi-optimalkan-produksi-ayam-broiler-modern\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Talak-Mei25.jpg\",\"articleSection\":[\"Tata Laksana\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Talak-Mei25.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-6tM","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24910"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24910"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24912,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24910\/revisions\/24912"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24911"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}