{"id":25189,"date":"2025-01-12T11:24:22","date_gmt":"2025-01-12T04:24:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=25189"},"modified":"2025-11-12T11:30:08","modified_gmt":"2025-11-12T04:30:08","slug":"menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/","title":{"rendered":"Menikmati Sensasi Pedas Ayam Tinoransak khas Manado"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Anti pelit bumbu menjadi ciri khas masakan Manado, begitu juga hal nya dengan Ayam Tinoransak yang diselimuti dengan kentalnya bumbu hijau.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain terkenal dengan keindahan Pantai Bunaken, ternyata Manado, Sulawesi Utara menyimpan banyak keanekaragaman kuliner seperti Ayam Tinoransak yang merupakan masakan rumahan kaya bumbu. Rasa pedas dari cabai hijau yang mendominasi berpadu dengan campuran kunyit, jahe, bawang merah, dan bawang putih. Aroma yang semerbak membuat para wisatawan penasaran dan rela mengantri demi mencicipi seporsi hidangan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara tradisional, biasanya tinoransak dimasak dalam batang bambu yang kemudian dibakar, cara ini dianggap akan membuat bumbu lebih menyatu dengan daging ayam dan menghasilkan wangi aromatik yang lebih kuat. Selain itu, bambu memiliki sifat antibakteri alami yang dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri. Tetapi seiring berkembangnya zaman, bambu semakin sulit ditemukan di wilayah perkotaan sehingga banyak peralihan menggunakan alat masak modern.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena cita rasanya yang khas, ayam tinoransak menjadi salah satu hidangan yang wajib dicoba oleh para pecinta kuliner, terutama yang ingin mencicipi masakan Manado yang sangat pedas. Berikut Tim Poultry Indonesia tampilkan resep masakan Ayam Tinoransak yang mudah dan anti gagal dilansir dari manado.pikiran-rakyat.com, agar pembaca yang jauh dari Manado dapat mencoba membuatnya sendiri dirumah, Selamat Mencoba! <\/span><b>Sabna<\/b><\/p>\n<p><b>Bahan-bahan\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 1 kg ayam, potong menjadi bagian kecil\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 2 buah lemon atau jeruk nipis\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 1\/2 sendok teh garam\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 2 sendok teh kaldu jamur\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 1\/2 sendok teh merica bubuk\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 1\/2 sendok teh gula\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 5 buah bawang merah, iris tipis\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 3 siung bawang putih, iris tipis\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 2 cm lengkuas, memarkan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 2 cm jahe, memarkan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 5 buah cabe hijau besar, potong-potong\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 5 buah cabe hijau keriting, potong-potong\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 2 buah tomat hijau, potong dadu kecil\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 2 batang sereh, ambil bagian putihnya saja, memarkan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 4 lembar daun jeruk\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Minyak untuk menumis\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Daun kemangi secukupnya<\/span><\/p>\n<p><b>Cara membuat\u00a0<\/b><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Peras air lemon atau jeruk nipis ke dalam mangkuk besar. Tambahkan garam, kaldu jamur, merica bubuk, dan gula. Aduk hingga merata. Masukkan potongan ayam ke dalam campuran ini, aduk rata, dan diamkan selama 15-30 menit.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Panaskan minyak dalam wajan. Tumis bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, cabe hijau besar, dan cabe hijau keriting hingga harum.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Masukkan potongan tomat hijau, sereh, dan daun jeruk ke dalam wajan. Aduk rata dan masak hingga tomat menjadi lembut.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Angkat potongan ayam dari campuran marinasi, lalu masukkan ke dalam wajan. Balur ayam dengan bumbu tumis dan biarkan mengeluarkan airnya sendiri.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Tutup wajan dan masak ayam dengan api sedang selama 15 menit atau hingga ayam matang sempurna.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Setelah ayam matang, tambahkan garam secukupnya sesuai selera. Aduk rata dan matikan api.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Taburkan daun kemangi ke atas ayam Tinoransak. Aduk perlahan hingga daun kemangi layu.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Ayam Tinoransak khas Manado siap disajikan! Nikmati dengan nasi hangat atau sebagai pelengkap hidangan lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anti pelit bumbu menjadi ciri khas masakan Manado, begitu juga hal nya dengan Ayam Tinoransak yang diselimuti dengan kentalnya bumbu hijau. Selain terkenal dengan keindahan Pantai Bunaken, ternyata Manado, Sulawesi Utara menyimpan banyak keanekaragaman kuliner seperti Ayam Tinoransak yang merupakan masakan rumahan kaya bumbu. Rasa pedas dari cabai hijau yang mendominasi berpadu dengan campuran kunyit, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":25190,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[18],"tags":[156,227,185,183,2231,164,182,180,962,466],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menikmati Sensasi Pedas Ayam Tinoransak khas Manado | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Anti pelit bumbu menjadi ciri khas masakan Manado, begitu juga hal nya dengan Ayam Tinoransak yang diselimuti dengan kentalnya bumbu hijau. Selain terkenal dengan keindahan Pantai Bunaken, ternyata Manado, Sulawesi Utara menyimpan banyak keanekaragaman kuliner seperti Ayam Tinoransak yang merupakan masakan rumahan kaya bumbu. Rasa pedas dari cabai hijau yang mendominasi berpadu dengan campuran kunyit, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-12T04:24:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-12T04:30:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Kuliner-Januari-25.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"736\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1104\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Kuliner-Januari-25.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Kuliner-Januari-25.jpg\",\"width\":736,\"height\":1104},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/\",\"name\":\"Menikmati Sensasi Pedas Ayam Tinoransak khas Manado | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-01-12T04:24:22+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-12T04:30:08+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Menikmati Sensasi Pedas Ayam Tinoransak khas Manado\",\"datePublished\":\"2025-01-12T04:24:22+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-12T04:30:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/#webpage\"},\"wordCount\":447,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menikmati-sensasi-pedas-ayam-tinoransak-khas-manado\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Kuliner-Januari-25.jpg\",\"keywords\":[\"#Penyakit\",\"#perunggasan\",\"#Peternak\",\"#Profil\",\"#SatwaMediaGroup\",\"#telur\",\"#Tokoh\",\"broiler\",\"PoultryIndonesia\",\"poultrykuliner\"],\"articleSection\":[\"Kuliner\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Kuliner-Januari-25.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-6yh","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25189"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25189"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25189\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25191,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25189\/revisions\/25191"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25190"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}