{"id":25228,"date":"2025-07-12T13:45:41","date_gmt":"2025-07-12T06:45:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=25228"},"modified":"2025-11-12T13:50:37","modified_gmt":"2025-11-12T06:50:37","slug":"eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/","title":{"rendered":"Eti Marlina, dari Dokter Hewan Menjadi Peternak yang  Lantang Bersuara"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBapak mengajarkan kami bahwa kalau ingin hidup lebih baik, ya harus usaha sendiri, bukan dengan cara korupsi atau merugikan orang lain. Jadi nilai-nilai itu sangat tertanam sejak kecil bagi saya\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumbuh dari keluarga sederhana yang menjunjung tinggi nilai kerja keras, Eti Marlina kini menjadi salah satu sosok penting dalam dinamika perunggasan nasional, khususnya pada dinamika usaha layer di Blitar. Dengan latar belakang sebagai dokter hewan dan pengalaman panjang di industri obat hewan, Eti tak hanya sukses menjadi peternak, tetapi juga berdiri di garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak peternak kecil di daerahnya..<\/span><\/p>\n<p><b>Terdidik Pantang Menyerah<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semangat juangnya mulai terbentuk sejak kecil, saat bapaknya yang seorang pegawai negeri juga menjalankan usaha angkutan umum dan mengelola lahan pertanian di Palembang demi menambah penghasilan keluarga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cHari Sabtu-Minggu, biasanya kami ikut Bapak naik angkot. Saya, Ibu, dan saudara-saudara saya ikut naik. Kami ikut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ngetem<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, istilahnya bawa penumpang dulu, setelah itu kami ke kebun. Jadi memang dari kecil sudah terbiasa diajak kerja seperti itu setiap akhir pekan,\u201d cerita Eti sembari bernostalgia akan masa lalunya, Senin (7\/7).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari situ, nilai-nilai integritas, kerja keras, dan pantang menyerah terpatri kuat dalam dirinya dan ketiga saudaranya. \u201cMeskipun Bapak seorang pegawai negeri, bahkan sempat jadi camat dan Kepala Dinas Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7), beliau tetap kerja keras. Beliau mengajarkan kami bahwa kalau ingin hidup lebih baik, ya harus usaha sendiri, bukan dengan cara korupsi atau merugikan orang lain. Jadi nilai-nilai itu sangat tertanam sejak kecil,\u201d lanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Didikan tersebut terbukti berhasil, tak hanya pada dirinya, melainkan juga pada ketiga saudaranya yang semuanya berhasil menempuh pendidikan tinggi. Salah satunya bahkan sampai menjadi profesor. Tak lupa, jiwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">entrepeneur<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya juga diwarisi dari sang ibu yang mengelola usaha katering di rumahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski bukan berasal dari lingkungan perunggasan, rasa tertariknya terhadap industri unggas dimulai dari keinginannya untuk bisa cepat bekerja saat masih menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Hewan, IPB University. Pilihan ini kemudian mengantarkan Eti mengabdi di perusahaan obat hewan, PT Lito Prima Mandiri sejak 2001 sebagai Technical Service Officer (TS). Karirnya menanjak hingga menjabat Brand Manager di Blitar sebelum akhirnya berhenti pada tahun 2017.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah menikah dan menetap di Blitar, Ibu tiga anak ini mulai tertarik beternak sendiri. Usaha peternakan layer pun dimulai pada 2009 dengan populasi awal sekitar 1.500 ekor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDengan latar belakang saya sebagai dokter hewan dan TS, saya punya jaringan dan kenalan banyak di kalangan peternak. Saya pikir, masak iya saya selamanya jadi karyawan? Kenapa enggak memanfaatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">networking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang saya punya untuk jadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">entrepreneur<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, menciptakan lapangan kerja?,\u201d tuturnya, mengenang motivasi awal beternak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perjuangannya merintis dimulai dari Eti yang belum memiliki lahan sendiri saat pertama kali beternak. Usaha beternak ayam itu pun dimulai dengan menyewa kandang dan mempekerjakan orang, sementara dirinya memikirkan manajemen dan mengawasi jalannya usaha sembari masih bekerja. Usaha itu terus berkembang dan mulai membuahkan hasil setelah dua tahun. Dari keuntungan tersebut, ia bahkan bisa mencicil tanah dan mendirikan kandang sendiri.<\/span><\/p>\n<p><b>Tak Pernah Berhenti Bersuara<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keputusan besar selanjutnya harus dibuat Eti pada tahun 2017 ketika perusahaan tempatnya bekerja resmi ditutup. Dari situ, dirinya sepenuhnya fokus menjadi peternak. Langkah itu bukan tanpa risiko, ia tahu betul tantangan dunia peternakan, terlebih bagi peternak mandiri. Namun, pengalaman dan jaringan menjadi modal penting untuk dirinya bertahan dan terus berjuang.<\/span><\/p>\n<p><em>Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Profil pada majalah Poultry Indonesia edisi Juli 2025. Baca selengkapnya di <a href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/majalah-poultry-indonesia-edisi-juli-2025\/#dearflip-df_24433\/68\/\">Majalah Poultry Indonesia Edisi Juli 2025<\/a>, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi:\u00a0<a href=\"https:\/\/wa.me\/+6287780120754\">https:\/\/wa.me\/+6287780120754<\/a>\u00a0 atau sirkulasipoultry@gmail.com<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cBapak mengajarkan kami bahwa kalau ingin hidup lebih baik, ya harus usaha sendiri, bukan dengan cara korupsi atau merugikan orang lain. Jadi nilai-nilai itu sangat tertanam sejak kecil bagi saya\u201d Tumbuh dari keluarga sederhana yang menjunjung tinggi nilai kerja keras, Eti Marlina kini menjadi salah satu sosok penting dalam dinamika perunggasan nasional, khususnya pada dinamika [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":25229,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[16],"tags":[227,185,183,2231,164,182,180,962],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Eti Marlina, dari Dokter Hewan Menjadi Peternak yang Lantang Bersuara | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cBapak mengajarkan kami bahwa kalau ingin hidup lebih baik, ya harus usaha sendiri, bukan dengan cara korupsi atau merugikan orang lain. Jadi nilai-nilai itu sangat tertanam sejak kecil bagi saya\u201d Tumbuh dari keluarga sederhana yang menjunjung tinggi nilai kerja keras, Eti Marlina kini menjadi salah satu sosok penting dalam dinamika perunggasan nasional, khususnya pada dinamika [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-12T06:45:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-12T06:50:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Profil-Juli25.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Profil-Juli25.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Profil-Juli25.jpg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/\",\"name\":\"Eti Marlina, dari Dokter Hewan Menjadi Peternak yang Lantang Bersuara | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-07-12T06:45:41+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-12T06:50:37+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Eti Marlina, dari Dokter Hewan Menjadi Peternak yang Lantang Bersuara\",\"datePublished\":\"2025-07-12T06:45:41+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-12T06:50:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/#webpage\"},\"wordCount\":569,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/eti-marlina-dari-dokter-hewan-menjadi-peternak-yang-lantang-bersuara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Profil-Juli25.jpg\",\"keywords\":[\"#perunggasan\",\"#Peternak\",\"#Profil\",\"#SatwaMediaGroup\",\"#telur\",\"#Tokoh\",\"broiler\",\"PoultryIndonesia\"],\"articleSection\":[\"Tokoh\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Profil-Juli25.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-6yU","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25228"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25228"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25228\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25230,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25228\/revisions\/25230"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25229"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25228"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25228"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25228"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}