{"id":25240,"date":"2025-09-12T14:11:39","date_gmt":"2025-09-12T07:11:39","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=25240"},"modified":"2025-11-12T14:20:37","modified_gmt":"2025-11-12T07:20:37","slug":"perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/","title":{"rendered":"Perjalanan Membangun Kualitas dan Menjaga Mutu Pakan"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, ayam layer harus diperlakukan lebih istimewa daripada broiler komersial. Dengan umur produksi yang panjang, manajemen harian layer menuntut presisi tinggi dan kualitas bahan baku yang tinggi.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak kecil, Tito Ari Santoso sudah terbiasa hidup dekat dengan ayam. Lahir di tahun 1987 di Kota Batu, ia tumbuh di lingkungan peternakan ayam broiler milik ayahnya. Kebiasaan sederhana seperti memberi pakan ayam sebelum bermain bola di sore hari pun membentuk ketertarikannya pada dunia perunggasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Core memory<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> masa kecil saya di kandang ayam. Dari kecil saya terbiasa memberi makan ayam sebelum main bola, bahkan saya pernah sampai menginap di kandang. Karena sudah tau ternak itu seperti apa, jadi pada saat ke perguruan tinggi akhirnya saya mengambil Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya di tahun 2006,\u201d kenang Tito saat berbincang daring bersama Poultry Indonesia, Rabu (27\/8).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika melanjutkan studi, ia memilih jurusan Teknologi Hasil Ternak yang belajar tentang probiotik, prebiotik, enzim, hingga asam organik. Lulus tahun 2010, anak kedua dari tiga bersaudara ini langsung diterima bekerja di Cibadak Indah Sari Farm melalui program rekrutmen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Management Trainee<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (MT) yang datang ke kampus. Namun, di awal kariernya, ia menyadari bahwa ilmu kuliah tidak selalu bisa langsung diaplikasikan di lapangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya awalnya masuk di divisi broiler farm. Di situ saya sadar bahwa teori di perguruan tinggi dan kenyataan di industri sangat jauh berbeda. Tahun 2011, semua kandang di Cibadak sudah pakai sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">closed house<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sebagai supervisor, saya membawahi 2 kandang dengan kapasitas masing-masing sekitar 30 ribu ekor. Saya rasa teknologi di sana sudah sangat maju, jadi saya harus belajar banyak mulai dari nol,\u201d ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena merasa adanya perbedaan ilmu di kampus dan industri, ia juga berharap adanya jurusan seperti Teknik Industri Peternakan yang bisa menjembatani dunia akademik dengan industri.<\/span><\/p>\n<p><b>Jatuh Bangun di <\/b><b><i>Feedmill<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika industri pakan harus beradaptasi pasca pelarangan AGP, Tito justru merasa cukup siap karena sudah mempelajari dasar-dasarnya saat kuliah. Ilmu ini pun cukup berguna ketika ia ditempatkan di area <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">feedmill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Setelah setahun di farm, ia dipindahkan ke divisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">feedmill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (pabrik pakan) dan dipercaya menjadi Wakil Plant Manager, hingga akhirnya naik menjadi Plant Manager pada tahun 2016\/2017.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKarena latar belakang saya dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">farm<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, saya cukup memahami data dan performa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">farm<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti apa. Maka saat pindah ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">feedmill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tugas pertama saya adalah memperhatikan kualitas.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Di Cibadak ini semua lini harus tahu kualitas dan menerapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">quality assurance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (QA), bukan hanya tim QC saja,\u201d tegasnya. Hal ini menjadi penting karena mayoritas pakan yang diproduksi digunakan untuk internal farm, sehingga kualitas pakan yang bagus akan menghasilkan performa ayam yang bagus pula.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga tahun 2019, Tito masih menjabat sebagai Plant Manager di Cibadak. Selama bekerja di sana prestasinya pun jelas, kapasitas produksi pakan melonjak signifikan dari 7.000 ton menjadi 15.000 ton per bulan. Meski kariernya cemerlang, Tito tetap menyimpan keinginan kuat untuk pulang ke Jawa Timur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesempatan itu datang ketika ia diajak bergabung di PT Widodo Makmur Unggas Tbk yang sedang membangun pabrik pakan baru di Ngawi, Jawa Timur. Namun, setelah setahun bergabung, proses pembangunan ternyata berjalan cukup lambat dan tak kunjung selesai. Terlalu lama menunggu, ia kemudian mencari peluang lain.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menurutnya, ayam layer harus diperlakukan lebih istimewa daripada broiler komersial. Dengan umur produksi yang panjang, manajemen harian layer menuntut presisi tinggi dan kualitas bahan baku yang tinggi. Sejak kecil, Tito Ari Santoso sudah terbiasa hidup dekat dengan ayam. Lahir di tahun 1987 di Kota Batu, ia tumbuh di lingkungan peternakan ayam broiler milik ayahnya. Kebiasaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":25241,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[16],"tags":[183,2231,962],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perjalanan Membangun Kualitas dan Menjaga Mutu Pakan | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menurutnya, ayam layer harus diperlakukan lebih istimewa daripada broiler komersial. Dengan umur produksi yang panjang, manajemen harian layer menuntut presisi tinggi dan kualitas bahan baku yang tinggi. Sejak kecil, Tito Ari Santoso sudah terbiasa hidup dekat dengan ayam. Lahir di tahun 1987 di Kota Batu, ia tumbuh di lingkungan peternakan ayam broiler milik ayahnya. Kebiasaan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-12T07:11:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-12T07:20:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tito-Ari-Santoso.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"593\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tito-Ari-Santoso.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tito-Ari-Santoso.jpg\",\"width\":593,\"height\":1280},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/\",\"name\":\"Perjalanan Membangun Kualitas dan Menjaga Mutu Pakan | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-09-12T07:11:39+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-12T07:20:37+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Perjalanan Membangun Kualitas dan Menjaga Mutu Pakan\",\"datePublished\":\"2025-09-12T07:11:39+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-12T07:20:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/#webpage\"},\"wordCount\":495,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/perjalanan-membangun-kualitas-dan-menjaga-mutu-pakan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tito-Ari-Santoso.jpg\",\"keywords\":[\"#Profil\",\"#SatwaMediaGroup\",\"PoultryIndonesia\"],\"articleSection\":[\"Tokoh\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Tito-Ari-Santoso.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-6z6","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25240"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25240"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25240\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25242,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25240\/revisions\/25242"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25241"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25240"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25240"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25240"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}