{"id":25676,"date":"2025-12-16T10:38:21","date_gmt":"2025-12-16T03:38:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=25676"},"modified":"2026-01-13T10:45:49","modified_gmt":"2026-01-13T03:45:49","slug":"aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/","title":{"rendered":"Aspergillosis, Ancaman dari Jamur yang Kerap Dianggap Sepele"},"content":{"rendered":"<h6><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia perunggasan, penyakit aspergillosis mungkin bukan nama baru. Jamur ini sering dianggap sepele, padahal dampaknya sangat serius.<\/span><\/i><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit yang juga dikenal dengan sebutan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brooder pneumonia, mycotic pneumonia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pneumomycosis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini disebabkan oleh jamur Aspergillus, terutama Aspergillus fumigatus. Meski terdengar sederhana, infeksi jamur ini bisa berdampak serius pada performa ayam jika tidak dicegah sejak dini.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai penyakit ini, Tim Poultry Indonesia mewawancarai drh. Agung Puji Haryanto, S. KH selaku Dosen Program Studi Peternakan di Universitas Djuanda secara daring pada Kamis, (6\/11).<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAspergillosis itu umumnya menyerang ayam muda, terutama di bawah umur 5 hari. Kalau ditemukannya di umur 15 hari keatas biasanya bentuknya sudah kronis. Pada broiler, kasus banyak ditemukan di bawah 7 hari, tapi kalau kondisi kandangnya jorok dan lembap, di umur 18 hari pun masih bisa muncul\u201d.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk ayam layer, kasus aspergillosis biasanya muncul pada fase awal pemeliharaan, yakni di bawah umur 5 minggu. Namun, penyakit ini bisa kembali menyerang di umur 18 hingga 35 minggu apabila kondisi kandang tidak bersih dan banyak debu.\u00a0<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya bahkan pernah temukan kasus di umur 30 minggu, tapi ini cukup jarang terjadi, biasanya memang menyerang ayam dengan usia muda. Jadi kebersihan kandang itu mutlak penting,\u201d ujarnya.<\/span><\/h6>\n<h6><b>Penyebab dan Faktor Pemicu<\/b><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Aspergillosis berkembang dari kombinasi faktor lingkungan, pakan, dan manajemen. Agung menyampaikan bahwa jamur Aspergillus tumbuh subur di kondisi lembap dan bersuhu tinggi, dua hal yang sering ditemukan di kandang dengan ventilasi buruk atau litter yang tidak dikelola dengan baik.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKontaminasi jamur bisa datang dari mana saja, dari sekam, pakan, bahkan debu di sekitar kandang. Kadang kita tidak sadar, pakan disimpan di gudang yang kelembapannya tinggi. Begitu kadar air bahan baku di atas 14%, jamur bisa tumbuh. Karena itu penyimpanan harus benar-benar kering, sirkulasi udara lancar, dan gudang juga perlu desinfeksi, bukan cuma kandangnya\u201d.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya, penyakit ini tidak ditularkan dari induk ke anak, melainkan melalui lingkungan dan bahan yang terkontaminasi. Spora jamur sangat kecil, ringan, dan bisa terbawa angin ke seluruh area kandang, bahkan berpindah dari satu kandang ke kandang lain.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Meski banyak peternakan yang kini menggunakan sistem closed house, bukan berarti aspergillosis hilang begitu saja. Menurutnya, penggunaan teknologi seperti kandang closed house apabila tidak disertai dengan manajemen pemeliharaan yang baik maka tentu masih banyak dijumpai penyakit.\u00a0<\/span><\/h6>\n<h6><em>Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Kesehatan pada majalah Poultry Indonesia edisi Desember 2025. Baca selengkapnya di <a href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/kondisi-dan-proyeksi-penyakit-unggas\/#dearflip-df_25668\/50\/\">Majalah Poultry Indonesia Edisi Desember 2025<\/a>, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi:\u00a0<a href=\"https:\/\/wa.me\/+6287780120754\">https:\/\/wa.me\/+6287780120754<\/a>\u00a0 atau sirkulasipoultry@gmail.com\u00a0<\/em><\/h6>\n<p><em><strong>Dapatkan informasi lainnya mengenai Industri Perunggasan di Indonesia dengan bergabung bersama kami di\u00a0<a href=\"https:\/\/whatsapp.com\/channel\/0029VbB4T1s7j6gFci2DxY2c\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WhatsApp Channel Satwa Media Group.<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia perunggasan, penyakit aspergillosis mungkin bukan nama baru. Jamur ini sering dianggap sepele, padahal dampaknya sangat serius. Penyakit yang juga dikenal dengan sebutan brooder pneumonia, mycotic pneumonia atau pneumomycosis ini disebabkan oleh jamur Aspergillus, terutama Aspergillus fumigatus. Meski terdengar sederhana, infeksi jamur ini bisa berdampak serius pada performa ayam jika tidak dicegah sejak dini. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":25678,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[10],"tags":[2230],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Aspergillosis, Ancaman dari Jamur yang Kerap Dianggap Sepele | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam dunia perunggasan, penyakit aspergillosis mungkin bukan nama baru. Jamur ini sering dianggap sepele, padahal dampaknya sangat serius. Penyakit yang juga dikenal dengan sebutan brooder pneumonia, mycotic pneumonia atau pneumomycosis ini disebabkan oleh jamur Aspergillus, terutama Aspergillus fumigatus. Meski terdengar sederhana, infeksi jamur ini bisa berdampak serius pada performa ayam jika tidak dicegah sejak dini. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-16T03:38:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-13T03:45:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kesehatan-Desember-25.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1600\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kesehatan-Desember-25.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kesehatan-Desember-25.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1600},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/\",\"name\":\"Aspergillosis, Ancaman dari Jamur yang Kerap Dianggap Sepele | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-12-16T03:38:21+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-13T03:45:49+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Aspergillosis, Ancaman dari Jamur yang Kerap Dianggap Sepele\",\"datePublished\":\"2025-12-16T03:38:21+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-13T03:45:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/#webpage\"},\"wordCount\":421,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/aspergillosis-ancaman-dari-jamur-yang-kerap-dianggap-sepele\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kesehatan-Desember-25.jpg\",\"keywords\":[\"#PoultryIndonesia #perunggasan #Peternak #Profil #telur #Tokoh #Penyakit #Broiler #SatwaMediaGroup\"],\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kesehatan-Desember-25.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-6G8","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25676"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25676"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25676\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25973,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25676\/revisions\/25973"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25678"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}