{"id":25690,"date":"2025-12-16T11:42:05","date_gmt":"2025-12-16T04:42:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=25690"},"modified":"2025-12-16T11:42:05","modified_gmt":"2025-12-16T04:42:05","slug":"bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/","title":{"rendered":"Bebek Peking, Hidangan Mewah Tiongkok yang Mendunia"},"content":{"rendered":"<h6><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kelezatan bebek peking yang lahir dari tradisi panjang Tiongkok kini mendunia berkat perpaduan kulit renyah dan daging empukny<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">a<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Bebek peking, sebuah mahakarya kuliner yang telah ada sejak masa Dinasti Yuan (abad ke-13). Peking sendiri berasal dari nama lama ibu kota Tiongkok, yaitu Peking, yang sekarang dikenal sebagai Beijing. Dahulu, hidangan ini hanya disajikan di istana kekaisaran karena proses memasaknya yang sangat rumit dan membutuhkan ketelitian tinggi. Kini, kelezatannya sudah menyebar di seluruh dunia lewat berbagai variasi masakan.\u00a0<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Hidangan bebek peking sejak dulu mengharuskan koki menggunakan ras bebek pedaging peking. Meski ejaannya dalam bahasa Indonesia sama sehingga menimbulkan kebingungan, namun dalam Bahasa Inggris keduanya punya pelafalan berbeda. Bebek peking atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">peking duck<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">merujuk pada hidangan tradisional asal Tiongkok, sedangkan ras bebek yang digunakan disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pekin duck<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">(tanpa akhiran \u201cg\u201d).\u00a0<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Resep untuk bebek peking juga mengharuskan koki menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pekin duck<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ras bebek pedaging yang juga berasal dari Tiongkok. Bebek ini berbulu putih dan punya paruh kekuningan. Dikenal juga dengan sebutan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">american pekin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">white pekin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dagingnya paling banyak disukai diantara jenis bebek lain di seluruh dunia karena rasanya yang lembut dan teksturnya yang empuk. Konsumen Amerika juga lebih menyukai bebek pekin karena tidak memiliki rasa tajam dan beraroma tanah, seperti jenis bebek lain misalnya Muscovy, Moulard, atau Mallard.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Kelezatan bebek peking terletak pada perpaduan rasa gurih dan tekstur unik antara kulit renyah serta daging yang empuk. Hidangan ini kini menjadi simbol kuliner Tiongkok yang mendunia, hadir di restoran mewah hingga warung modern di berbagai negara. Variasi masakannya pun semakin beragam, dari versi autentik dengan saus hoisin hingga adaptasi lokal dengan bumbu laos, bumbu bali, dan bumbu panggang madu yang sudah bisa ditemui di penjuru Indonesia.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Sobat PI penasaran dengan rasa bebek peking versi asli namun belum bisa mengunjungi kota Beijing, Anda tetap bisa menikmati sensasi kulit renyah dan daging gurih khasnya di rumah.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut resep lengkap untuk membuat bebek peking autentik di rumah yang mudah diikuti. <\/span><b>Anggi<\/b><\/h6>\n<h6><b>Bahan Utama:<\/b><\/h6>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">1 ekor bebek muda ukuran sedang<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Jeruk nipis atau lemon secukupnya<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">2 batang serai, dimemarkan<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Garam secukupnya<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><b>Bahan Marinasi:<\/b><\/h6>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">3 sdm madu<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">3 sdm kecap manis<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">2 sdm kecap asin<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">1 ruas jahe, diparut<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">1 sdm minyak wijen<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">1\/2 sdt garam<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><b>Bahan Saus:<\/b><\/h6>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">4 sdm kecap asin<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">3 sdm kecap manis<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">2 sdm minyak zaitun<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">1 sdt minyak wijen<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">4 buah cabai rawit, iris<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">1 ruas jahe, iris tipis<\/span><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><b>Cara Membuat:<\/b><\/h6>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Persiapan Bebek<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Cuci bersih bebek, kemudian baluri dengan perasan jeruk nipis\/lemon. Simpan dalam kulkas selama \u00b12 jam untuk mengurangi aroma amis. Setelah itu bilas kembali dan tiriskan.<\/span><\/h6>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Perebusan Awal<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Rebus air dengan tambahan garam dan serai. Masukkan bebek dan masak selama kurang lebih 20 menit. Angkat dan tiriskan.<\/span><\/h6>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Marinasi<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Campurkan semua bahan marinasi hingga rata. Oleskan ke seluruh permukaan bebek, lalu simpan kembali dalam kulkas selama 3 jam agar bumbunya meresap.<\/span><\/h6>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Proses Memanggang<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Panaskan oven. Siapkan loyang dengan rak pemisah supaya cairan dari bebek menetes ke bawah dan hasil panggang lebih kering. Panggang bebek sambil sesekali dibalik hingga matang dan kulitnya kering. Angkat dan biarkan sebentar.<\/span><\/h6>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Membuat Saus<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Masukkan semua bahan saus ke dalam wajan, panaskan sebentar sampai aromanya keluar dan rasanya menyatu. Angkat.<\/span><\/h6>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Penyajian<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Hidangkan bebek panggang dengan sausnya. Kombinasi kulit renyah dan daging lembut menjadikan hidangan ini terasa seperti bebek peking.<\/span><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kelezatan bebek peking yang lahir dari tradisi panjang Tiongkok kini mendunia berkat perpaduan kulit renyah dan daging empuknya Bebek peking, sebuah mahakarya kuliner yang telah ada sejak masa Dinasti Yuan (abad ke-13). Peking sendiri berasal dari nama lama ibu kota Tiongkok, yaitu Peking, yang sekarang dikenal sebagai Beijing. Dahulu, hidangan ini hanya disajikan di istana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":25691,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[18],"tags":[2230],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bebek Peking, Hidangan Mewah Tiongkok yang Mendunia | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kelezatan bebek peking yang lahir dari tradisi panjang Tiongkok kini mendunia berkat perpaduan kulit renyah dan daging empuknya Bebek peking, sebuah mahakarya kuliner yang telah ada sejak masa Dinasti Yuan (abad ke-13). Peking sendiri berasal dari nama lama ibu kota Tiongkok, yaitu Peking, yang sekarang dikenal sebagai Beijing. Dahulu, hidangan ini hanya disajikan di istana [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-16T04:42:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kuliner-Desember25.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"897\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kuliner-Desember25.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kuliner-Desember25.jpg\",\"width\":1280,\"height\":897},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/\",\"name\":\"Bebek Peking, Hidangan Mewah Tiongkok yang Mendunia | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-12-16T04:42:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-16T04:42:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Bebek Peking, Hidangan Mewah Tiongkok yang Mendunia\",\"datePublished\":\"2025-12-16T04:42:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-16T04:42:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/#webpage\"},\"wordCount\":523,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/bebek-peking-hidangan-mewah-tiongkok-yang-mendunia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kuliner-Desember25.jpg\",\"keywords\":[\"#PoultryIndonesia #perunggasan #Peternak #Profil #telur #Tokoh #Penyakit #Broiler #SatwaMediaGroup\"],\"articleSection\":[\"Kuliner\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Kuliner-Desember25.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-6Gm","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25690"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25690"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25690\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25692,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25690\/revisions\/25692"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25691"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25690"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25690"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25690"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}