{"id":27369,"date":"2026-04-20T12:28:51","date_gmt":"2026-04-20T05:28:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=27369"},"modified":"2026-04-20T12:28:51","modified_gmt":"2026-04-20T05:28:51","slug":"ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/","title":{"rendered":"Ketika Peternak Rakyat Broiler Dibangkitkan, Kepastian atau Sekadar Ilusi?"},"content":{"rendered":"<p><b>Oleh : Suryo Suryanta*<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-27371\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Opini-April26-1.jpg\" alt=\"\" width=\"2280\" height=\"2940\" \/>Kebangkitan peternak rakyat hanya akan menjadi nyata jika kebijakan tidak hanya sekadar untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan distribusi manfaat dan kekuatan pasar berpihak secara adil dan merata<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kabar kebangkitan peternak rakyat broiler kembali mengemuka dan menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejak akhir 2025, langkah-langkah persiapan telah dilakukan dan mulai diimplementasikan secara lebih masif pada 2026. Kementerian Pertanian di bawah arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempatkan hilirisasi ayam terintegrasi sebagai strategi utama untuk meningkatkan produksi dan menjaga stabilitas harga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah telah melakukan evaluasi program, pemetaan lokasi, serta penyusunan strategi pasokan ayam dan telur untuk mendukung MBG. Implementasi awal ditandai dengan groundbreaking program hilirisasi ayam terintegrasi di enam lokasi pada Februari 2026. Fokus kebijakan diarahkan pada penguatan peternak rakyat melalui pembangunan ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir, termasuk penyediaan pabrik pakan dan pembibitan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program ini tidak hanya memberikan dukungan modal, tetapi juga memperkuat struktur usaha peternak agar lebih efisien dan berdaya saing. Perlindungan harga melalui Peraturan Bapanas No. 6 Tahun 2024 diharapkan mampu meredam dampak fluktuasi harga pakan dan ayam hidup yang selama ini sering merugikan peternak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun demikian, di tengah optimisme tersebut, realitas di lapangan menunjukkan tantangan yang tidak ringan. Ketika produksi meningkat dan konsumsi diproyeksikan tumbuh, peternak rakyat justru menghadapi tekanan biaya yang tinggi, harga jual yang tidak stabil, serta dominasi pasar oleh perusahaan integrator besar. Pertanyaannya, apakah kebangkitan ini benar-benar memberi ruang bagi peternak rakyat, atau hanya menjadi narasi optimistis?<\/span><\/p>\n<p><b>Struktur Peternak yang Terkunci dari Hulu ke Hilir<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dua dekade terakhir, industri perunggasan Indonesia mengalami konsolidasi besar. Perusahaan integrator menguasai rantai produksi dari pembibitan (DOC), pakan, obat, hingga distribusi. Peternak rakyat yang dulu mandiri kini semakin bergantung. Harga pakan yang sangat fluktuatif\u00a0 membuat biaya produksi tidak stabil, sehingga stabilitas harga di tingkat konsumen sering dibayar mahal oleh peternak di tingkat produksi. Peternak rakyat\u00a0 menghadapi situasi paradoks, ketika harga tinggi mengalami kesulitan menambah skala karena modal terbatas dan ketika harga jatuh akibat oversupply akan mengalami yang pertama merugi. Risiko pasar dibebankan ke yang kecil, sementara keuntungan terakumulasi pada yang besar. Di sinilah dapat disimak bahwa peternak tetap bekerja, tetapi tidak lagi berdaulat atas hasil kerjanya dengan harga ditentukan oleh mekanisme yang jauh dari jangkauan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara formal, regulasi Indonesia tidak pernah menyatakan bahwa peternak kecil harus disingkirkan. Bahkan dalam berbagai regulasi seperti UU No 41 Tahun 2014 serta Permentan\u00a0 No 10 tahun 2024, semangat yang dikedepankan adalah kemudahan usaha dan peningkatan investasi dan keberpihakan kepada peternak rakyat. Namun dalam praktiknya, kemudahan investasi sering lebih mudah diakses oleh korporasi besar dibandingkan usaha kecil. Standar biosekuriti, sertifikasi, dan persyaratan distribusi yang makin kompleks memang penting untuk keamanan pangan. Tetapi tanpa dukungan pembiayaan dan pendampingan, standar tersebut menjadi beban tambahan bagi peternak kecil.<\/span><\/p>\n<h6><em>Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Opini pada majalah Poultry Indonesia edisi April 2026. Baca selengkapnya di <a href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/en\/seasonal-changes-management-adaptation\/#dearflip-df_27258\/64\/\">Majalah Poultry Indonesia Edisi April 2026<\/a>, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi:\u00a0<a href=\"https:\/\/wa.me\/+6287780120754\">https:\/\/wa.me\/+6287780120754<\/a>\u00a0 atau sirkulasipoultry@gmail.com<\/em><\/h6>\n<h6><em><strong>Dapatkan informasi lainnya mengenai Industri Perunggasan di Indonesia dengan bergabung bersama kami di\u00a0<a href=\"https:\/\/whatsapp.com\/channel\/0029VbB4T1s7j6gFci2DxY2c\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WhatsApp Channel Satwa Media Group.<\/a><\/strong><\/em><\/h6>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Suryo Suryanta* Kebangkitan peternak rakyat hanya akan menjadi nyata jika kebijakan tidak hanya sekadar untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan distribusi manfaat dan kekuatan pasar berpihak secara adil dan merata Kabar kebangkitan peternak rakyat broiler kembali mengemuka dan menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung program Makan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":27370,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[12],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketika Peternak Rakyat Broiler Dibangkitkan, Kepastian atau Sekadar Ilusi? | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : Suryo Suryanta* Kebangkitan peternak rakyat hanya akan menjadi nyata jika kebijakan tidak hanya sekadar untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan distribusi manfaat dan kekuatan pasar berpihak secara adil dan merata Kabar kebangkitan peternak rakyat broiler kembali mengemuka dan menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung program Makan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-20T05:28:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Opini-April26.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"952\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"726\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Opini-April26.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Opini-April26.jpg\",\"width\":952,\"height\":726},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/\",\"name\":\"Ketika Peternak Rakyat Broiler Dibangkitkan, Kepastian atau Sekadar Ilusi? | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-04-20T05:28:51+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-20T05:28:51+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Ketika Peternak Rakyat Broiler Dibangkitkan, Kepastian atau Sekadar Ilusi?\",\"datePublished\":\"2026-04-20T05:28:51+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-20T05:28:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/#webpage\"},\"wordCount\":513,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/ketika-peternak-rakyat-broiler-dibangkitkan-kepastian-atau-sekadar-ilusi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Opini-April26.jpg\",\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Opini-April26.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-77r","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27369"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27369"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27369\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27372,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27369\/revisions\/27372"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27370"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27369"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27369"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27369"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}