{"id":27821,"date":"2026-06-19T11:11:43","date_gmt":"2026-06-19T04:11:43","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=27821"},"modified":"2026-06-19T11:11:43","modified_gmt":"2026-06-19T04:11:43","slug":"elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/","title":{"rendered":"Elanco Luncurkan AviPro\u2122 IB-ND C131, Solusi Praktis Kendalikan ND dan IB di Lapangan"},"content":{"rendered":"<h6><i><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan utama AviPro\u2122 IB-ND C131 antara lain; Perlindungan terhadap ND dan IB hingga delapan minggu;\u00a0 Aman digunakan sejak hari pertama; Tetap efektif pada ayam yang masih memiliki maternal antibody; Serta perlindungan ND dan IB dalam satu\u00a0<\/span><\/i><\/h6>\n<h6><i><span style=\"font-weight: 400;\">kali aplikasi.<\/span><\/i><\/h6>\n<h6><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Elanco Animal Health Indonesia resmi memperkenalkan AviPro\u2122 IB-ND C131, vaksin kombinasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">live attenuated<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk perlindungan Newcastle Disease dan Infectious Bronchitis pada ayam komersial. Berlokasi di Ballroom Tentrem Hotel Jakarta, 27 April 2026. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Muhammad Abdillah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 selaku Brand Manager Elanco Animal Health Indonesia membuka Elanco Masterclass dengan memperkenalkan ketiga pembicara yang hadir pada kesempatan tersebut, diantaranya Prof. Michael Haryadi Wibowo dari Universitas Gadjah Mada, pakar kesehatan unggas internasional Prof. Dr. Sjaak de Wit serta Technical Manager Elanco, Dr. Nicholas Phuah.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Pada kesempatan ini, PT Elanco Animal Health Indonesia bekerjasama dengan PT SHS International menyelenggarakan Elanco Masterclass untuk membahas\u00a0 terkait update ND dan IB, dengan pembicara dari berbagai negara berbeda. Diharapkan dapat melengkapi diversity update masing-masing. Harapannya, Bapak-Ibu bisa mendapatkan update khususnya berkait challenge ND dan IB yang ada di dunia maupun ada di lokal. Termasuk produk vaksin baru dari Elanco yang dapat memberikan proteksi dalam 8 minggu, &#8221; jelas <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Muhammad Abdillah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, drh. Nining Indiarti Koordinator Area Jakarta<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> PT SHS International<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> menyebutkan bahwa hadirnya AviPro\u2122 IB ND C131 menjadi solusi untuk memberikan perlindungan lebih awal dan lebih lama, sekaligus membantu peternak menghadapi tantangan penyakit yang terus berkembang. Vaksin ini juga dapat diaplikasikan sejak DOC. &#8220;Kami berharap AviPro\u2122 IB ND C131 bukan hanya menjadi vaksin, tetapi juga mitra peternak dalam menjaga kesehatan ayam dan meningkatkan produktivitas usaha,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/h6>\n<h6><\/h6>\n<h6><b>Tantangan industri perunggasan<\/b><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam paparannya, Prof. Dr. Sjaak de Wit menjelaskan bahwa Newcastle Disease masih menjadi ancaman serius di berbagai negara, termasuk kawasan Asia dengan tekanan challenge yang relatif tinggi. Menurutnya, keberhasilan pengendalian ND tidak hanya bergantung pada jenis vaksin yang digunakan, tetapi juga kualitas pelaksanaan vaksinasi di lapangan.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDalam banyak kasus, problem terbesar bukan semata-mata pada vaksin, tetapi bagaimana vaksin itu diaplikasikan. Kualitas vaksinasi sangat menentukan hasil akhir di lapangan,\u201d ujar Prof. Sjaak.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-27823\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/foto-utama.jpg\" alt=\"\" width=\"5712\" height=\"3213\" \/>Ia menjelaskan bahwa vaksin ND konvensional berbasis genotype II masih mampu memberikan perlindungan klinis yang baik termasuk ND GVII yang beredar. Namun, faktor seperti biosekuriti, imunosupresi, hingga tekanan infeksi sangat mempengaruhi efektivitas perlindungan.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Sjaak juga mengingatkan bahwa ND bukan hanya menyebabkan kematian, tetapi turut meningkatkan shedding virus sehingga mempercepat penyebaran penyakit di populasi. Selain Newcastle Disease, tantangan lain yang banyak ditemukan di lapangan adalah Infectious Bronchitis. Virus IB diketahui memiliki kemampuan mutasi yang sangat tinggi sehingga terus memunculkan berbagai varian baru.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Akibatnya, kasus IB sering muncul dengan gejala yang sangat beragam, mulai dari gangguan pernapasan ringan hingga penurunan performa produksi yang sulit terdeteksi. \u201cIB sering kali bersifat subklinis. Tidak ada gejala respirasi bukan berarti tidak ada kerugian. Penurunan bobot badan, FCR memburuk, dan infeksi sekunder tetap bisa terjadi,\u201d jelas Prof. Sjaak.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menambahkan bahwa strategi vaksinasi IB perlu disusun secara tepat sesuai kondisi lapangan. Penggunaan kombinasi vaksin tertentu dapat membantu memperluas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cross protection <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tanpa harus menambahkan terlalu banyak strain vaksin sekaligus.<\/span><\/h6>\n<h6><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Pada sesi kedua,\u00a0 Prof. Michael Haryadi Wibowo menjelaskan bahwa penyakit Newcastle Disease (ND) dan Infectious Bronchitis (IB) masih menjadi tantangan besar bagi industri perunggasan, khususnya di wilayah tropis seperti Indonesia. Tingginya suhu, kelembaban, hingga variasi penerapan biosekuriti menjadi faktor yang membuat program vaksinasi sering kali tidak memberikan hasil optimal.\u00a0<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Michael menyoroti bahwa perkembangan varian virus IB di Indonesia semakin kompleks, termasuk ditemukannya strain QX-like dan 793B-like yang memperumit perlindungan silang antar genotipe. Kondisi ini membuat pendekatan vaksinasi tidak bisa lagi dilakukan secara konvensional atau hanya mengandalkan satu jenis strain vaksin. \u201cSaat ini tantangannya bukan hanya bagaimana melakukan vaksinasi, tetapi bagaimana memastikan vaksin mampu memberikan perlindungan terhadap variasi virus yang terus berkembang di lapangan.\u201d ujarnya.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Selain faktor lingkungan, ia pun menjelaskan adanya tantangan dari sisi maternal antibody (MDA). Tingginya variasi antibodi maternal dalam satu flok dapat menyebabkan munculnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cwindow of susceptibility\u201d,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu masa ketika antibodi maternal mulai turun tetapi kekebalan aktif hasil vaksinasi belum terbentuk sempurna. Prof. Michael menegaskan bahwa keberhasilan vaksinasi ND-IB di daerah tropis tidak hanya bergantung pada jenis vaksin yang digunakan, tetapi juga dipengaruhi oleh manajemen lingkungan, kualitas aplikasi, kondisi ayam, hingga konsistensi monitoring di lapangan.<\/span><\/h6>\n<h6><\/h6>\n<h6><b>Perlindungan ND dan IB dalam Satu Vaksin<\/b><\/h6>\n<h6><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Menjawab kebutuhan lapangan tersebut, Elanco menghadirkan AviPro\u2122 IB-ND C131 sebagai vaksin kombinasi untuk perlindungan ND dan IB dalam satu aplikasi. Produk ini mengandung strain IB Massachusetts H120 dan ND Clone 131 yang diformulasikan untuk memberikan perlindungan praktis dengan durasi proteksi yang panjang.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Dr. Nicholas Phuah menjelaskan bahwa AviPro\u2122 IB-ND C131 dikembangkan untuk membantu peternak memperoleh perlindungan yang optimal dengan intervensi vaksinasi yang lebih sederhana. \u201cKami ingin menghadirkan vaksin yang praktis digunakan, aman sejak DOC, tetapi tetap mampu memberikan perlindungan yang kuat terhadap ND dan IB,\u201d ungkap Dr. Nicholas.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan utama AviPro\u2122 IB-ND C131 antara lain; Perlindungan terhadap ND dan IB hingga delapan minggu;\u00a0 Aman digunakan sejak hari pertama; Tetap efektif pada ayam yang masih memiliki maternal antibody; Serta perlindungan ND dan IB dalam satu kali aplikasi.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu poin yang cukup mendapat perhatian dalam launching produk ini adalah aspek keamanan vaksin. Berdasarkan hasil pengujian pada ayam SPF umur sehari, AviPro\u2122 IB-ND C131 terbukti aman diaplikasikan melalui spray vaccination tanpa menimbulkan mortalitas maupun gangguan respirasi. Pengamatan hingga 14 hari pascavaksinasi menunjukkan tidak adanya gejala klinis maupun kematian pada kelompok ayam yang divaksin.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, evaluasi terhadap organ reproduksi hingga umur 70 hari juga tidak menunjukkan adanya abnormalitas akibat vaksinasi. \u201cData keamanan menunjukkan AviPro\u2122 IB-ND C131 aman digunakan sejak hari pertama, termasuk terhadap saluran reproduksi,\u201d terang Dr. Nicholas. Nilai Intracerebral Pathogenicity Index (ICPI) vaksin juga dilaporkan berada di bawah batas standar European Pharmacopoeia, yang menandakan tingkat keamanan vaksin tetap terjaga.<\/span><\/h6>\n<h6><\/h6>\n<h6><b>Tetap Efektif Meski Ada Maternal Antibody<\/b><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Keberadaan maternal derived antibody (MDA) sering menjadi tantangan tersendiri dalam vaksinasi awal karena dapat menghambat pembentukan kekebalan aktif. Namun berdasarkan hasil challenge test yang dipaparkan Elanco, AviPro\u2122 IB-ND C131 tetap mampu memberikan perlindungan optimal meskipun digunakan pada ayam dengan MDA.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Pada challenge Newcastle Disease, sekitar 90% ayam SPF yang divaksin tetap terlindungi dari gejala klinis dan kematian hingga delapan minggu pasca vaksinasi. Sementara pada challenge IB, ayam yang divaksin melalui spray maupun drinking water tetap menunjukkan aktivitas silia normal.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Dr. Nicholas, durasi perlindungan yang panjang dapat membantu peternak mengurangi kebutuhan intervensi vaksinasi tambahan selama pemeliharaan. \u201cPerlindungan yang lebih panjang tentu memberikan keuntungan praktis bagi peternak, terutama pada sistem produksi modern dengan tekanan penyakit yang tinggi,\u201d ujarnya.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui peluncuran AviPro\u2122 IB-ND C131, Elanco berharap peternak memiliki alternatif vaksinasi yang lebih praktis, aman, dan efisien dalam menghadapi tantangan ND dan IB yang semakin kompleks di lapangan. Adv<\/span><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keunggulan utama AviPro\u2122 IB-ND C131 antara lain; Perlindungan terhadap ND dan IB hingga delapan minggu;\u00a0 Aman digunakan sejak hari pertama; Tetap efektif pada ayam yang masih memiliki maternal antibody; Serta perlindungan ND dan IB dalam satu\u00a0 kali aplikasi. Elanco Animal Health Indonesia resmi memperkenalkan AviPro\u2122 IB-ND C131, vaksin kombinasi live attenuated untuk perlindungan Newcastle Disease [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":27822,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Elanco Luncurkan AviPro\u2122 IB-ND C131, Solusi Praktis Kendalikan ND dan IB di Lapangan | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Keunggulan utama AviPro\u2122 IB-ND C131 antara lain; Perlindungan terhadap ND dan IB hingga delapan minggu;\u00a0 Aman digunakan sejak hari pertama; Tetap efektif pada ayam yang masih memiliki maternal antibody; Serta perlindungan ND dan IB dalam satu\u00a0 kali aplikasi. Elanco Animal Health Indonesia resmi memperkenalkan AviPro\u2122 IB-ND C131, vaksin kombinasi live attenuated untuk perlindungan Newcastle Disease [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-19T04:11:43+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_1086.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_1086.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_1086.jpg\",\"width\":5712,\"height\":3213},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/\",\"name\":\"Elanco Luncurkan AviPro\\u2122 IB-ND C131, Solusi Praktis Kendalikan ND dan IB di Lapangan | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-06-19T04:11:43+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-19T04:11:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Elanco Luncurkan AviPro\\u2122 IB-ND C131, Solusi Praktis Kendalikan ND dan IB di Lapangan\",\"datePublished\":\"2026-06-19T04:11:43+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-19T04:11:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/#webpage\"},\"wordCount\":1081,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/elanco-luncurkan-avipro-ib-nd-c131-solusi-praktis-kendalikan-nd-dan-ib-di-lapangan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_1086.jpg\",\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_1086.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-7eJ","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27821"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27821"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27821\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27824,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27821\/revisions\/27824"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27821"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27821"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27821"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}