{"id":27825,"date":"2026-06-19T11:21:45","date_gmt":"2026-06-19T04:21:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=27825"},"modified":"2026-06-19T11:21:45","modified_gmt":"2026-06-19T04:21:45","slug":"huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/","title":{"rendered":"Huvepharma Gelar Masterclass Bahas Nutrisi Unggas Modern Hadirkan Pakar Global"},"content":{"rendered":"<h6><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nutrisi unggas tidak boleh lagi dipandang sekadar memenuhi kebutuhan dasar, melainkan strategi penting dalam menentukan keberhasilan produksi unggas.<\/span><\/i><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah dinamika industri perunggasan yang terus berkembang pesat, Huvepharma menggelar kegiatan masterclass bertajuk &#8220;Shaping the Future of Poultry Nutrition in Modern Production&#8221; pada Selasa, (5\/4\/2026), di DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Acara ini menghadirkan deretan pakar internasional yang berbagi wawasan terkini seputar strategi nutrisi unggas di era produksi modern.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan masterclass ini dirancang sebagai wadah berbagi pengetahuan yang bagi para profesional industri perunggasan, mulai dari nutritionist, manajer teknis lapangan, hingga pengambil keputusan di perusahaan pakan ternak dan peternakan komersial.\u00a0<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Topik-topik yang diangkat pun\u00a0 sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi industri saat ini, meliputi efisiensi formulasi pakan, optimalisasi kesehatan pencernaan unggas, pemanfaatan enzim dalam ransum, hingga isu kesehatan global yang berkaitan dengan resistensi antimikroba. Jalannya seminar berlangsung interaktif berkat panduan Bayu Sesarahardian, Feed Technology Senior Manager PT Sinta Prima Feedmill, yang bertindak sebagai moderator sepanjang acara.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\"> <img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-27829\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-10.53.54-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" \/><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-27830\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-10.54.04.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" \/>Dalam sambutan pembuka, Country Manager Huvepharma Indonesia, Yatie Setiarsih, memperkenalkan profil perusahaan sekaligus menegaskan arah strategi bisnis Huvepharma di pasar Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Huvepharma saat ini memfokuskan seluruh lini bisnisnya pada sektor animal health and nutrition, dengan konsentrasi penuh pada hewan ternak dan belum merambah ke segmen pet animal.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Dengan usia 25 tahun, perusahaan kita memang relatif muda dibandingkan pemain lama di industri ini. Namun demikian, Huvepharma sudah berkembang menjadi pemain global yang diperhitungkan di bidang kesehatan dan nutrisi hewan,&#8221; ungkap Yatie.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memperkenalkan rekam jejak perusahaan, Yatie juga memperkenalkan inovasi digital dari Huvepharma, yakni aplikasi AviApp, sebuah platform yang dirancang untuk memudahkan para pelaku industri perunggasan dalam memonitor performa ternak secara real-time dan mengambil keputusan manajemen yang cepat, tepat, dan based on data.\u00a0<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKita sudah memasuki era di mana transformasi digital semakin merambah ke semua sektor, termasuk sektor perunggasan, kehadiran AviApp ini mencerminkan komitmen Huvepharma, kami tidak hanya menyediakan produk, tetapi juga menghadirkan solusi\u00a0 berbasis teknologi bagi mitra bisnis kami\u201d.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Sesi pertama disampaikan oleh Rik Pieterse selaku Dutch Feed Consultancy, konsultan nutrisi unggas dengan rekam jejak panjang di Eropa dan berbagai pasar Asia. Dalam paparannya, Rik menyampaikan bahwa cara cara lama dalam formulasi pakan ternak sudah tidak lagi memadai untuk menjawab tuntutan industri perunggasan yang sudah semakin modern.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Selama ini, formulasi pakan konvensional hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan nutrien minimum. Pemahaman ini memang sudah berjalan lama, tapi sudah saatnya kita bergerak lebih jauh. Kita harus mulai mempertimbangkan interaksi antar nutrien, efisiensi metabolisme, dan tentu saja, dampak ekonomi dari setiap keputusan formulasi,&#8221; tegas Rik.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menekankan bahwa formulasi pakan modern harus mampu mengoptimalkan performa unggas secara holistik, bukan sekadar memenuhi standar minimum, tapi juga jangan sampai mengorbankan efisiensi biaya produksi. Maka dari itu, Rik memperkenalkan konsep low protein diets sebagai salah satu strategi yang semakin banyak diadopsi di berbagai negara maju.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKonsep diet rendah protein dalam beberapa negara terbukti memberikan sejumlah keuntungan seperti menekan biaya pakan yang semakin hari semakin mahal, terutama untuk bahan baku sumber protein seperti bungkil kedelai impor, lalu juga mengurangi ekskresi nitrogen ke lingkungan, sehingga diet ini selaras dengan prinsip produksi peternakan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan\u201d.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-27831\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Lode-Nollet.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" \/>Namun, Rik mengingatkan bahwa penerapan low protein diets tidaklah sesederhana sekadar mengurangi kadar protein kasar dalam ransum. Strategi ini membutuhkan formulasi yang sangat presisi, khususnya dalam hal suplementasi asam amino esensial seperti lisin, metionin, treonin, dan triptofan.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tanpa formulasi yang tepat dan suplementasi asam amino, penurunan level protein justru bisa berdampak negatif terhadap performa pertumbuhan, konversi pakan, dan bahkan kesehatan ternak secara keseluruhan. Jadi, low protein diet bukan sekadar pengurangan protein, ini seni menyeimbangkan nutrien pada level yang lebih presisi,&#8221; jelasnya.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, Lode Nollet selaku Global Product Manager Poultry Enzymes Huvepharma menyampaikan peran enzim dalam meningkatkan efisiensi nutrisi unggas. Fokus utama paparannya adalah enzim phytase dan bagaimana enzim ini dapat menjadi solusi di tengah kenaikan harga bahan baku mineral.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Lode membuka sesinya dengan paparan fakta bahwa sebagian besar fosfor yang terkandung dalam bahan pakan utama seperti jagung dan bungkil kedelai berada dalam bentuk fitat (asam fitat), yang secara alami tidak dapat dicerna oleh sistem pencernaan unggas.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Unggas tidak memiliki enzim endogen yang cukup untuk memecah ikatan fitat. Artinya, fosfor dalam bentuk fitat ini akan terbuang begitu saja melalui feses, tanpa memberikan kontribusi apapun terhadap nutrisi ternak,&#8221; papar Lode.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kondisi ini, peternak terpaksa harus menambahkan sumber fosfor anorganik seperti Dicalcium Phosphate (DCP) atau Monocalcium Phosphate (MCP) ke dalam ransum untuk memenuhi kebutuhan fosfor unggas. Padahal, harga kedua bahan baku ini terus meningkat seiring dengan fluktuasi pasar global, menambah beban biaya produksi yang sudah cukup berat.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Di sinilah enzim phytase berperan sebagai solusi. Dengan menambahkan phytase ke dalam ransum, ikatan fitat dapat dipecah secara enzimatik sehingga fosfor menjadi tersedia dan dapat diserap oleh unggas. Efeknya ganda, kebutuhan suplementasi fosfor anorganik berkurang signifikan, dan biaya pakan pun dapat ditekan.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, Lode mengingatkan bahwa efektivitas phytase tidak berdiri sendiri. Ada faktor krusial lain yang sering diabaikan, yaitu keseimbangan mineral dalam ransum, khususnya rasio kalsium terhadap fosfor (Ca:P).<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kalsium yang terlalu tinggi dalam ransum dapat menghambat aktivitas enzim phytase secara langsung. Jadi, bukan hanya soal menambahkan phytase ke dalam pakan, kita juga harus memastikan bahwa kadar kalsium dan rasio Ca:P berada pada kisaran yang optimal agar phytase dapat bekerja secara maksimal,&#8221; tegasnya.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Menutup rangkaian sesi masterclass, Veerle Hautekiet, Global Marketing Director Huvepharma, mengangkat isu Antimicrobial Resistance (AMR) atau resistensi antimikroba. Topik ini sangat penting dibahas mengingat kaitannya dengan kesehatan masyarakat global.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPada tahun 2020, diperkirakan sekitar 1,3 juta kematian manusia di seluruh dunia dikaitkan langsung dengan infeksi bakteri yang sudah resisten terhadap antibiotik. Yang lebih mengkhawatirkan, proyeksi para ilmuwan menunjukkan bahwa angka ini bisa melonjak drastis hingga 10 juta kematian per tahun pada 2050, menjadikan AMR sebagai salah satu ancaman kesehatan terbesar abad ini, bahkan melampaui beban kematian akibat kanker\u201d.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu faktor yang disinyalir turut berkontribusi pada meluasnya AMR adalah penggunaan antibiotik yang tidak tepat di sektor peternakan, baik sebagai pengobatan maupun sebagai pemacu pertumbuhan (growth promoter). Residu antibiotik yang masuk ke rantai pangan dan lingkungan memberikan tekanan pada bakteri untuk berkembang menjadi strain yang resisten.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Perunggasan tidak boleh hanya berfokus pada produktivitas semata. Kita harus memiliki kesadaran penuh bahwa di ujung rantai produksi ini ada manusia sebagai konsumen akhir. Kesehatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,&#8221; ujar Veerle.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia sendiri telah melarang penggunaan Antibiotic Growth Promoter (AGP) dalam produksi unggas sejak 2018, mengikuti langkah negara-negara Eropa yang lebih dulu memberlakukan larangan serupa. Kondisi ini memaksa industri untuk beradaptasi dan mencari alternatif yang efektif dan tetap aman.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cHuvepharma hadir untuk mendukung transisi industri perunggasan di Indonesia menuju produksi unggas bebas AGP. Kita sediakan mulai dari asam organik, probiotik, prebiotik, hingga produk-produk imunomodulator yang membantu menjaga kesehatan usus dan performa ternak tanpa ketergantungan pada antibiotik\u201d.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menghadirkan pakar-pakar internasional dan mendorong diskusi terbuka bersama para praktisi lapangan, Huvepharma tidak hanya memposisikan diri sebagai pemasok produk, tetapi sebagai mitra industri perunggasan Indonesia dalam menghadapi era baru produksi yang semakin kompleks dan penuh tantangan. ADV<\/span><\/h6>\n<h6><b>TESTIMONI<\/b><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMateri yang disampaikan sangat insightful. Kami diajarkan dari dasar mengenai substansi yang menurut saya sangat penting dalam pertumbuhan ayam. Ternyata, untuk mencapai performa pertumbuhan yang optimal, kita harus memperhatikan berbagai aspek, bukan hanya kandungan protein, tetapi juga mikronutrisi seperti kalsium dan fosfor karena memenuhi kebutuhan nutrisi ayam harus seimbang.\u201d<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-27828\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Carlos-PT-Unggul-Indah-Jaya.jpeg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"1280\" \/>\u2014 Carlos, PT Unggul Indah Jaya<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMaterinya sangat baik karena membuka wawasan kami agar tidak asal memilih pakan maupun feed additive untuk ayam. Kami jadi memahami bagaimana mengukur efektivitas dan efisiensi pakan yang digunakan. Ternyata, apabila mengerti nutrisi yang tepat, kita juga bisa melakukan efisiensi biaya tanpa mengorbankan kebutuhan nutrisi ternak. Sangat useful dan aplikatif.\u201d<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-27827\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Megan-PT-Buana-Intan-Sejati.jpeg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"1280\" \/>\u2014 Megan, PT Buana Intan Sejati<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTema yang diangkat sangat segar dan pembicaranya juga sangat update. Saya senang bisa mendapatkan knowledge terbaru mengenai dunia perunggasan, khususnya perkembangan dari Eropa. Sebagai formulator, kami membutuhkan informasi terkini mengenai perkembangan pakan di dunia yang tentunya tetap disesuaikan dengan kondisi di Indonesia. Terima kasih atas undangannya, semoga acara seperti ini semakin banyak diadakan.\u201d<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-27826\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Windu-PT-Sido-Agung-Agro-Prima.jpeg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"1280\" \/>\u2014 Windu, PT Sido Agung Agro Prima<\/span><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nutrisi unggas tidak boleh lagi dipandang sekadar memenuhi kebutuhan dasar, melainkan strategi penting dalam menentukan keberhasilan produksi unggas. Di tengah dinamika industri perunggasan yang terus berkembang pesat, Huvepharma menggelar kegiatan masterclass bertajuk &#8220;Shaping the Future of Poultry Nutrition in Modern Production&#8221; pada Selasa, (5\/4\/2026), di DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Acara ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":27829,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Huvepharma Gelar Masterclass Bahas Nutrisi Unggas Modern Hadirkan Pakar Global | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nutrisi unggas tidak boleh lagi dipandang sekadar memenuhi kebutuhan dasar, melainkan strategi penting dalam menentukan keberhasilan produksi unggas. Di tengah dinamika industri perunggasan yang terus berkembang pesat, Huvepharma menggelar kegiatan masterclass bertajuk &#8220;Shaping the Future of Poultry Nutrition in Modern Production&#8221; pada Selasa, (5\/4\/2026), di DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Acara ini [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-19T04:21:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-10.53.54-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-10.53.54-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-10.53.54-1.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":720},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/\",\"name\":\"Huvepharma Gelar Masterclass Bahas Nutrisi Unggas Modern Hadirkan Pakar Global | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-06-19T04:21:45+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-19T04:21:45+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Huvepharma Gelar Masterclass Bahas Nutrisi Unggas Modern Hadirkan Pakar Global\",\"datePublished\":\"2026-06-19T04:21:45+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-19T04:21:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/#webpage\"},\"wordCount\":1312,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/huvepharma-gelar-masterclass-bahas-nutrisi-unggas-modern-hadirkan-pakar-global\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-10.53.54-1.jpeg\",\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-10.53.54-1.jpeg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-7eN","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27825"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27825"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27825\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27832,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27825\/revisions\/27832"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27825"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27825"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27825"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}