{"id":27997,"date":"2026-07-01T15:52:42","date_gmt":"2026-07-01T08:52:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=27997"},"modified":"2026-07-03T15:55:19","modified_gmt":"2026-07-03T08:55:19","slug":"harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/","title":{"rendered":"Harga Ayam Hidup Anjlok Berbulan-bulan, Pemerintah dan Pelaku Usaha Sepakat Kerek Harga ke Rp19.500\/Kg"},"content":{"rendered":"<h6><strong>POULTRYINDONESIA, Jakarta &#8211;<\/strong> Setelah berbulan-bulan terpuruk karena harga ayam hidup (livebird) di tingkat peternak jauh di bawah biaya produksi, pemerintah akhirnya turun tangan. Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Satgas Pangan Polri untuk mengawal perbaikan harga.<\/h6>\n<h6>Langkah ini ditempuh lewat Rapat Koordinasi Stabilisasi Perunggasan Nasional yang digelar Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) di Jakarta pada Senin, (29\/6\/2026). Rapat ini mempertemukan perusahaan integrator, asosiasi peternak, Satgas Pangan Polri, hingga jajaran Kementan, hingga menghasilkan komitmen tertulis yang ditandatangani bersama seluruh pihak.<\/h6>\n<h6>Krisis harga ini bukan persoalan baru. Penurunan harga livebird sudah berlangsung sejak April 2026 dan terus memburuk. Di sejumlah sentra produksi seperti Jawa Barat, harga sempat anjlok hingga ke kisaran Rp13.000\u201314.000 per kilogram, jauh di bawah Harga Pokok Produksi (HPP) yang diperkirakan sudah mencapai Rp21.000\u201323.000 per kilogram akibat kenaikan harga pakan dan bibit ayam (DOC) sepanjang 2026.<\/h6>\n<h6>Ketua Umum Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo), Kusnan, sempat menyampaikan bahwa dengan selisih harga sebesar itu, peternak menanggung kerugian sekitar Rp5.000\u20137.000 per kilogram livebird, setara Rp10.000\u201314.000 untuk setiap ekor ayam berbobot panen 2 kilogram.<\/h6>\n<h6>\u201cAkar masalah bukan sekadar kelebihan pasokan, melainkan juga persoalan struktural seperti tata kelola impor bahan baku pakan, tekanan likuiditas industri pakan, hingga lemahnya posisi tawar peternak mandiri dalam rantai pasok\u201d.<\/h6>\n<h6>Faktor musiman turut memperburuk keadaan. Liburnya anak sekolah dan terhentinya sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) ikut menekan permintaan, sementara pasokan ayam di kandang tetap melimpah.<\/h6>\n<h6>Dalam rapat koordinasi tersebut, seluruh pemangku kepentingan menyepakati sejumlah langkah:<\/h6>\n<h6>1. Percepatan penyerapan livebird oleh perusahaan terintegrasi dan pelaku usaha besar.<\/h6>\n<h6>2. Peningkatan kapasitas pemotongan di Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU).<\/h6>\n<h6>3. Kenaikan harga bertahap, dimulai Selasa (30\/6\/2026), dengan target harga minimal Rp19.500 per kilogram berat hidup untuk semua ukuran ayam, paling lambat tercapai Rabu, 15 Juli 2026.<\/h6>\n<h6>4. Setelah target awal tercapai, harga akan terus didorong menuju Harga Acuan Pemerintah (HAP) sebesar Rp25.000 per kilogram.<\/h6>\n<h6>5. Seluruh pelaku usaha juga wajib menjaga keseimbangan produksi sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2024.<\/h6>\n<h6>Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menegaskan bahwa langkah ini merupakan arahan langsung Menteri Pertanian agar harga di tingkat peternak segera bergerak menuju harga acuan. Ia menambahkan, pengawasan pelaksanaan komitmen akan dilakukan berjenjang oleh Kementan, pemerintah daerah, Satgas Pangan, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), dan asosiasi perunggasan.<\/h6>\n<h6>Poin penting dari kesepakatan ini adalah konsekuensi bagi pelanggar. Kepala Posko Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Zain Dwi Nugroho, menegaskan bahwa komitmen tertulis ini tidak boleh berhenti di atas kertas.<\/h6>\n<h6>\u201cJika di lapangan masih ditemukan transaksi livebird di bawah harga yang disepakati, sanksi akan dijatuhkan secara bertahap dan bisa dilakukan simultan, mulai dari pengurangan alokasi DOC, pengurangan pasokan pakan, hingga rekomendasi sanksi lanjutan,\u201d jelasnya.<\/h6>\n<h6>Sekretaris Jenderal PINSAR Indonesia, Muhlis Wahyudi, menyampaikan hal senada, menyebut pihaknya akan mengawal ketat keputusan Ditjen PKH tanpa memberi ruang toleransi bagi pelanggaran. Sementara itu, Sekretaris Jenderal GOPAN, Sugeng Wahyudi, mewakili suara peternak menyambut baik komitmen ini setelah dua bulan terakhir dirasakan sangat memberatkan, dan berharap dalam dua pekan kedepan harga sudah kembali berada di atas biaya produksi.<\/h6>\n<h6>Dari sisi industri besar, perwakilan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Jusi Jusran, menyatakan kesiapan perusahaan menjalankan hasil rapat sekaligus mengajak seluruh pelaku usaha budi daya broiler memiliki komitmen yang sama.<\/h6>\n<h6>Meski komitmen ini disambut positif, sejumlah pihak mengingatkan bahwa persoalan perunggasan nasional tidak akan selesai hanya dengan intervensi harga jangka pendek. Sebelum kesepakatan 29 Juni ini, Kementan sebenarnya sudah dua kali mengeluarkan imbauan tertulis kepada pelaku usaha, yakni pada 9 Juni 2026, agar melakukan penyerapan livebird dan mengendalikan produksi DOC final stock broiler. Namun realisasinya di lapangan masih jauh dari target hingga akhir Juni.<\/h6>\n<h6>Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementan, Hary Suhada, sebelumnya mengakui keberhasilan stabilisasi harga tidak bisa hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, melainkan juga butuh kepatuhan dari seluruh pelaku rantai usaha, dari hulu hingga hilir.<\/h6>\n<h6>Permindo bahkan mengusulkan pelibatan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog, dan BUMN pangan dalam sistem penyerapan dan distribusi ayam serta perluasan akses pasar ritel modern bagi produk peternak rakyat, agar kejadian serupa tidak terulang saat pasokan kembali melimpah.<\/h6>\n<h6>Dengan target 15 Juli 2026 yang tinggal menghitung hari, publik dan pelaku industri kini menanti apakah komitmen di atas kertas ini benar-benar akan terealisasi di kandang-kandang peternak.<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>POULTRYINDONESIA, Jakarta &#8211; Setelah berbulan-bulan terpuruk karena harga ayam hidup (livebird) di tingkat peternak jauh di bawah biaya produksi, pemerintah akhirnya turun tangan. Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Satgas Pangan Polri untuk mengawal perbaikan harga. Langkah ini ditempuh lewat Rapat Koordinasi Stabilisasi Perunggasan Nasional yang digelar Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) di Jakarta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":27998,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[20,7],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Harga Ayam Hidup Anjlok Berbulan-bulan, Pemerintah dan Pelaku Usaha Sepakat Kerek Harga ke Rp19.500\/Kg | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"POULTRYINDONESIA, Jakarta &#8211; Setelah berbulan-bulan terpuruk karena harga ayam hidup (livebird) di tingkat peternak jauh di bawah biaya produksi, pemerintah akhirnya turun tangan. Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Satgas Pangan Polri untuk mengawal perbaikan harga. Langkah ini ditempuh lewat Rapat Koordinasi Stabilisasi Perunggasan Nasional yang digelar Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) di Jakarta [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-01T08:52:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-03T08:55:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260701-WA0007.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"900\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260701-WA0007.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260701-WA0007.jpg\",\"width\":1600,\"height\":900},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/\",\"name\":\"Harga Ayam Hidup Anjlok Berbulan-bulan, Pemerintah dan Pelaku Usaha Sepakat Kerek Harga ke Rp19.500\/Kg | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-07-01T08:52:42+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-03T08:55:19+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Harga Ayam Hidup Anjlok Berbulan-bulan, Pemerintah dan Pelaku Usaha Sepakat Kerek Harga ke Rp19.500\/Kg\",\"datePublished\":\"2026-07-01T08:52:42+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-03T08:55:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/#webpage\"},\"wordCount\":687,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/harga-ayam-hidup-anjlok-berbulan-bulan-pemerintah-dan-pelaku-usaha-sepakat-kerek-harga-ke-rp19-500-kg\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260701-WA0007.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Terkini\",\"Peristiwa\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260701-WA0007.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-7hz","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27997"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27997"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27997\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27999,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27997\/revisions\/27999"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27998"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27997"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27997"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27997"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}