{"id":28069,"date":"2026-07-15T16:11:03","date_gmt":"2026-07-15T09:11:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=28069"},"modified":"2026-07-15T16:11:03","modified_gmt":"2026-07-15T09:11:03","slug":"biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/","title":{"rendered":"Biaya Pakan Tinggi, India Turunkan Produksi Ayam"},"content":{"rendered":"<h6><i><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah kenaikan biaya pakan dan ancaman penurunan konsumsi musiman, industri perunggasan India memilih mengurangi produksi sejak tahap <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Parent Stock<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menjaga keseimbangan pasar.<\/span><\/i><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Industri perunggasan India tengah menghadapi salah satu tekanan terberat dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan tajam harga bahan baku pakan, terutama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">soybean meal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (SBM) atau bungkil kedelai, memaksa pelaku usaha mengambil langkah yang tidak biasa, yaitu memangkas produksi ayam hingga 25 persen.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Keputusan itu diumumkan oleh All India Poultry Breeders&#8217; Association (AIPBA) pada awal Juni 2026, asosiasi tersebut mewakili perusahaan pembibitan dan pelaku usaha unggas di berbagai wilayah India. Langkah ini diambil di tengah membengkaknya biaya produksi dan prospek permintaan yang diperkirakan melemah dalam beberapa bulan mendatang.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi industri perunggasan, pakan adalah urat nadi produksi. Dimana mayoritas (sekitar 70%) biaya untuk menghasilkan ayam maupun telur lari ke komponen ini. Karena itu, ketika harga bahan baku pakan melonjak dalam waktu singkat, dampaknya langsung terasa hingga ke kandang-kandang peternak.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-28072\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inter-Juli26-1-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1183\" height=\"887\" \/>Berdasarkan laporan Economic Times pada 5 Juni 2026, harga SBM di India tercatat telah melonjak sekitar 45 persen dalam dua bulan terakhir. Kenaikan tersebut berlangsung ketika pasokan kedelai domestik sedang terbatas, sementara kebutuhan industri pakan tetap tinggi. Akibatnya, biaya produksi unggas meningkat signifikan dan menekan margin usaha di seluruh rantai produksi, termasuk peternak.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut AIPBA, situasi tersebut tidak lagi dapat diatasi hanya dengan penyesuaian harga jual. Industri membutuhkan langkah yang lebih mendasar untuk menyeimbangkan kembali pasar. Karena itu, mereka sepakat untuk mengurangi produksi ayam nasional sekitar seperempat dari kapasitas normal.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Pengurangan dilakukan langsung di hulu melalui penyesuaian populasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Parent Stock<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (PS), termasuk afkir sebagian indukan yang masih produktif. Industri memperkirakan permintaan unggas akan melambat dalam beberapa bulan mendatang. Tanpa koreksi pada level PS, produksi DOC (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Day-Old-Chick<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) berisiko melampaui kebutuhan pasar dan memperbesar surplus pasokan. Karena itu, pengurangan dilakukan sejak awal produksi untuk menjaga keseimbangan pasar pada periode mendatang.<\/span><\/h6>\n<h6><b>Akar Perkara\u00a0<\/b><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Ada dua persoalan utama yang mendorong pengurangan produksi ayam di India, yakni harga bahan baku pakan yang meningkat tajam serta serapan pasar yang diprediksi menurun. Pada persoalan utama, sebenarnya dapat ditelusuri dari pasar kedelai. Dimana <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">SBM<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> atau bungkil kedelai merupakan sumber protein utama dalam formulasi pakan unggas di India. Ketika harga komoditas ini naik, biaya pakan ikut terdorong naik. Sementara itu, ruang bagi perusahaan untuk menaikkan harga ayam tidak selalu tersedia, terutama ketika daya beli konsumen sedang melemah.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kondisi normal, fluktuasi harga bahan baku memang menjadi bagian dari dinamika industri. Namun lonjakan yang terjadi kali ini dinilai berada di luar pola biasa. Sejumlah laporan media India menyebut harga SBM meningkat sekitar 40\u201345 persen hanya dalam rentang satu hingga dua bulan. Kenaikan tersebut dipicu oleh berkurangnya pasokan kedelai domestik setelah hasil panen tidak memenuhi ekspektasi pasar. Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor perunggasan. Industri peternakan lain yang bergantung pada bahan baku serupa juga menghadapi tekanan yang sama.<\/span><\/h6>\n<h6><span style=\"font-weight: 400;\">Situasi ini bahkan berdampak lebih luas. India, yang selama ini dikenal sebagai salah satu eksportir <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">SBM<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">terbesar di dunia, mulai membatalkan sejumlah kontrak ekspornya. Langkah tersebut mulai dilaporkan pada akhir Mei 2026, ketika pasokan kedelai domestik semakin ketat dan harga SBM terus menanjak.<\/span><\/h6>\n<p><i>Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Internasional pada majalah Poultry Indonesia edisi Juli 2026. Baca selengkapnya di <\/i><a href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/urgensi-promosi-konsumsi-produk-asal-unggas\/#dearflip-df_28046\/64\/\"><i>Majalah Poultry Indonesia Edisi Juli 2026<\/i><\/a><i>, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi:\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/wa.me\/+6287780120754\"><i>https:\/\/wa.me\/+6287780120754<\/i><\/a><i>\u00a0 atau sirkulasipoultry@gmail.com<\/i><\/p>\n<p><em><strong>Dapatkan informasi lainnya mengenai Industri Perunggasan di Indonesia dengan bergabung bersama kami di\u00a0<a href=\"https:\/\/whatsapp.com\/channel\/0029VbB4T1s7j6gFci2DxY2c\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WhatsApp Channel Satwa Media Group.<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di tengah kenaikan biaya pakan dan ancaman penurunan konsumsi musiman, industri perunggasan India memilih mengurangi produksi sejak tahap Parent Stock untuk menjaga keseimbangan pasar. Industri perunggasan India tengah menghadapi salah satu tekanan terberat dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan tajam harga bahan baku pakan, terutama soybean meal (SBM) atau bungkil kedelai, memaksa pelaku usaha mengambil langkah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":28070,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[17],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Biaya Pakan Tinggi, India Turunkan Produksi Ayam | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di tengah kenaikan biaya pakan dan ancaman penurunan konsumsi musiman, industri perunggasan India memilih mengurangi produksi sejak tahap Parent Stock untuk menjaga keseimbangan pasar. Industri perunggasan India tengah menghadapi salah satu tekanan terberat dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan tajam harga bahan baku pakan, terutama soybean meal (SBM) atau bungkil kedelai, memaksa pelaku usaha mengambil langkah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-15T09:11:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inter-Juli26.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"701\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"453\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inter-Juli26.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inter-Juli26.jpg\",\"width\":701,\"height\":453},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/\",\"name\":\"Biaya Pakan Tinggi, India Turunkan Produksi Ayam | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-07-15T09:11:03+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-15T09:11:03+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Biaya Pakan Tinggi, India Turunkan Produksi Ayam\",\"datePublished\":\"2026-07-15T09:11:03+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-15T09:11:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/#webpage\"},\"wordCount\":552,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/biaya-pakan-tinggi-india-turunkan-produksi-ayam\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inter-Juli26.jpg\",\"articleSection\":[\"Internasional\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/inter-Juli26.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-7iJ","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28069"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28069"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28073,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28069\/revisions\/28073"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28070"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}