{"id":28445,"date":"2026-09-02T15:34:44","date_gmt":"2026-09-02T08:34:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=28445"},"modified":"2026-09-02T15:41:37","modified_gmt":"2026-09-02T08:41:37","slug":"40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/","title":{"rendered":"40 Ton Ayam Layer Afkir Jatim Tembus Makassar, Koperasi Perkuat Posisi Tawar Peternak"},"content":{"rendered":"<h6><strong>POULTRYINDONESIA, Blitar &#8211;<\/strong> Untuk pertama kalinya, 40 ton karkas ayam layer afkir asal Jawa Timur dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan. Selain ke Makassar, pengiriman serupa juga diarahkan ke Papua. Ayam yang dikirim berbentuk daging petelur non-produktif beku, dan pelepasannya berlangsung di Sidoarjo pada (1\/9\/2026).<\/h6>\n<h6>Selain seremonial, pengiriman perdana ini dianggap sebagai awal dari upaya membangun jalur distribusi yang lebih rapi bagi peternak ayam petelur yang selama ini kerap kesulitan memasarkan ayam yang sudah memasuki akhir masa produksinya.<\/h6>\n<h6>Langkah ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, ID FOOD, dan sejumlah koperasi peternak di Blitar. Beberapa koperasi yang terlibat antara lain Koperasi PPN Blitar, Koperasi Kartini, Koperasi Putra Blitar, Koperasi PPRN (Perhimpunan Peternak Rakyat Nusantara), Koperasi Seribu Rejeki dan Koperasi Berkah Telur.<\/h6>\n<h6>Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan, Makmun, menyebut penguatan kolaborasi, khususnya di tingkat koperasi, menjadi kunci agar potensi produksi peternak bisa dikonsolidasikan dan tersambung dengan pasar yang lebih luas.<\/h6>\n<h6>&#8220;Pelepasan 40 ton ini merupakan langkah awal. Kedepan akan menjadi reguler. Kerjasama antar koperasi diperlukan agar harga tidak dikendalikan oleh tengkulak. Posisi tawar dari peternak harus diperkuat,&#8221; ujar Makmun.<\/h6>\n<h6>Dari sisi ID FOOD, Direktur Komersial Dwi Sutoro dalam acara yang sama menegaskan komitmen perusahaan membangun ekosistem peternakan yang melibatkan koperasi dan peternak sebagai bagian dari rantai pasok. Pengiriman ini dilakukan melalui PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero).<\/h6>\n<h6>&#8220;ID FOOD ingin membangun ekosistem. Koperasi ada dan diperlukan untuk memfasilitasi keinginan anggota,&#8221; kata Dwi.<\/h6>\n<h6>Ia menambahkan, distribusi ayam petelur dari Jawa Timur ke luar Jawa juga bertujuan membantu memenuhi kebutuhan daging ayam di wilayah yang masih kekurangan pasokan, tanpa mengganggu pasar yang selama ini dilayani peternak setempat. ID FOOD disebut mampu menyerap kebutuhan pasar Makassar dan Papua hingga 150 ton per bulan, dengan peluang peningkatan volume secara bertahap.<\/h6>\n<h6>Lewat kolaborasi ini, koperasi didorong tidak hanya berperan sebagai wadah organisasi peternak, tetapi juga turut mengonsolidasikan kebutuhan anggota, termasuk didalamnya penyerapan ayam petelur afkir dan menghubungkannya dengan pasar di wilayah lain.<\/h6>\n<h6>Selanjutnya, Heri Widyatmoko selaku Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, menyambut baik langkah penyerapan ini. Baginya, akses pemasaran adalah kebutuhan penting bagi peternak begitu ayam mereka memasuki akhir masa produksi.<\/h6>\n<h6>&#8220;Kami mengucapkan terima kasih atas penyerapan ayam petelur afkir ini. Terima kasih juga atas gerak cepat pemerintah pusat dalam memberikan solusi atas permasalahan yang ada,&#8221; ujar Heri.<\/h6>\n<h6>Penyerapan ayam petelur afkir memang menjadi salah satu jalan keluar bagi persoalan yang selama ini dihadapi peternak, terutama saat ayam sudah tidak produktif lagi dan membutuhkan saluran pemasaran dengan nilai ekonomi yang lebih baik.<\/h6>\n<h6>Ketua Koperasi PPRN, Rofi, turut menyampaikan apresiasi kepada ID FOOD yang dinilai memberikan solusi dengan menyerap ayam afkir petelur di atas harga pasar.<\/h6>\n<h6>&#8220;Terima kasih kepada ID FOOD karena dapat menjadi solusi terhadap permasalahan ini dengan<br \/>\nmenyerap ayam afkir petelur dengan harga di atas harga pasar,&#8221; ujar Rofi.<\/h6>\n<h6>Ia menambahkan, penguatan kerjasama antar koperasi diperlukan untuk meningkatkan kapasitas dan posisi tawar peternak dalam tata niaga ayam afkir petelur.<\/h6>\n<h6>&#8220;Kami membenarkan bahwa selama ini posisi tawar koperasi masih rendah dan masih diatur oleh tengkulak. Kerjasama antar koperasi diperlukan. Chemistry yang sudah ada perlu dijaga,&#8221; tambahnya.<\/h6>\n<h6>Pengiriman perdana 40 ton karkas ayam layer ke Makassar ini menjadi langkah awal untuk menyambungkan sentra produksi di Jawa Timur dengan wilayah-wilayah yang masih membutuhkan pasokan. Pola ini diharapkan tumbuh menjadi distribusi reguler yang melibatkan lebih banyak koperasi dan peternak.<\/h6>\n<p><em><strong>Dapatkan informasi lainnya mengenai Industri Perunggasan di Indonesia dengan bergabung bersama kami di\u00a0<a href=\"https:\/\/whatsapp.com\/channel\/0029VbB4T1s7j6gFci2DxY2c\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WhatsApp Channel Satwa Media Group.<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>POULTRYINDONESIA, Blitar &#8211; Untuk pertama kalinya, 40 ton karkas ayam layer afkir asal Jawa Timur dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan. Selain ke Makassar, pengiriman serupa juga diarahkan ke Papua. Ayam yang dikirim berbentuk daging petelur non-produktif beku, dan pelepasannya berlangsung di Sidoarjo pada (1\/9\/2026). Selain seremonial, pengiriman perdana ini dianggap sebagai awal dari upaya membangun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":28446,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[20,7],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"40 Ton Ayam Layer Afkir Jatim Tembus Makassar, Koperasi Perkuat Posisi Tawar Peternak | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"POULTRYINDONESIA, Blitar &#8211; Untuk pertama kalinya, 40 ton karkas ayam layer afkir asal Jawa Timur dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan. Selain ke Makassar, pengiriman serupa juga diarahkan ke Papua. Ayam yang dikirim berbentuk daging petelur non-produktif beku, dan pelepasannya berlangsung di Sidoarjo pada (1\/9\/2026). Selain seremonial, pengiriman perdana ini dianggap sebagai awal dari upaya membangun [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-02T08:34:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-02T08:41:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-02-at-15.11.04.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-02-at-15.11.04.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-02-at-15.11.04.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/\",\"name\":\"40 Ton Ayam Layer Afkir Jatim Tembus Makassar, Koperasi Perkuat Posisi Tawar Peternak | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-09-02T08:34:44+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-02T08:41:37+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"40 Ton Ayam Layer Afkir Jatim Tembus Makassar, Koperasi Perkuat Posisi Tawar Peternak\",\"datePublished\":\"2026-09-02T08:34:44+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-02T08:41:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/#webpage\"},\"wordCount\":563,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/40-ton-ayam-layer-afkir-jatim-tembus-makassar-koperasi-perkuat-posisi-tawar-peternak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-02-at-15.11.04.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita Terkini\",\"Peristiwa\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-02-at-15.11.04.jpeg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-7oN","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28445"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28445"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28445\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28449,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28445\/revisions\/28449"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28445"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28445"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28445"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}