{"id":28835,"date":"2026-09-30T11:45:05","date_gmt":"2026-09-30T04:45:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=28835"},"modified":"2026-09-30T11:45:05","modified_gmt":"2026-09-30T04:45:05","slug":"big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/","title":{"rendered":"Big Dutchman, BEC Feed Solutions, dan Hendrix Genetics: Bahas Solusi Ventilasi, Nutrisi, hingga Genetik di Layer Solutions Day Payakumbuh"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Big Dutchman (BD) Agriculture, BEC Feed Solutions, dan Hendrix Genetics kembali menggelar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Layer Solutions Day<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (LSD) di Payakumbuh, Sumatera Barat, Kamis (13\/8). Dengan mengusung tema \u201cMencapai Performa Produksi Ayam Petelur yang Optimal Melalui Perbaikan Manajemen\u201d, acara ini mempertemukan peternak layer mandiri dengan para pakar di bidang peralatan kandang, nutrisi, dan genetik ayam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agenda dibuka dengan sambutan hangat dari masing-masing perusahaan. Mewakili PT Big Dutchman Agriculture Indonesia, <\/span><b>Ansyar Jalaludin<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> selaku Area Sales Manager of Sumatera, menyambut para peternak yang telah menyempatkan hadir di sela-sela aktivitas untuk berdiskusi bersama. Mengingat kondisi harga telur yang tengah menjadi perhatian para peternak, ia mengajak peserta untuk tidak sungkan bertanya dan berdiskusi mengenai persoalan di masing-masing kandang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari PT BEC Feed Solutions Indonesia, <\/span><b>Anjas Morodiono<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> selaku National Sales &amp; Marketing Manager, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para peternak dari berbagi daerah yang telah datang ke Payakumbuh. Ia pun mengingatkan bahwa kehadiran tiga perusahaan sekaligus dalam kegiatan ini dapat memberikan solusi yang lebih lengkap, mulai dari sisi kandang, nutrisi, hingga genetik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Technical Manager Hendrix Genetics for Indonesia &amp; Philippine, <\/span><b>Erwan Julianto<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, menyampaikan rasa senangnya berpartisipasi dalam kegiatan rutin kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa forum ini hadir untuk memberikan solusi nyata di tengah tantangan bisnis layer yang semakin kompleks.<\/span><\/p>\n<p><b>Peran Teknologi di Tengah Tantangan Suhu<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-28836\" src=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Adv-BEC-September-26-1-300x168.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"168\" srcset=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Adv-BEC-September-26-1-300x168.jpg 300w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Adv-BEC-September-26-1-scaled.jpg 1024w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Adv-BEC-September-26-1-768x431.jpg 768w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Adv-BEC-September-26-1-1536x862.jpg 1536w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Adv-BEC-September-26-1-2048x1149.jpg 2048w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Adv-BEC-September-26-1-696x390.jpg 696w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Adv-BEC-September-26-1-1068x599.jpg 1068w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Adv-BEC-September-26-1-749x420.jpg 749w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembahasan pertama menyoroti tentang tantangan pengendalian suhu kandang serta peran teknologi ventilasi dalam menjaga kondisi lingkungan tetap optimal bagi ayam petelur. Area Sales Manager of West Java PT BD Agriculture Indonesia, <\/span><b>Edi Hidayat<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, memaparkan bahwa ada tiga aspek yang berpengaruh dalam memaksimalkan potensi HDP (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hen Day Production<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) ayam petelur, yaitu lingkungan, nutrisi, dan kesehatan. Khususnya dalam aspek lingkungan, peternak wajib menyediakan fasilitas yang dibutuhkan ayam, termasuk salah satunya kebutuhan sirkulasi udara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Edi menyebut suhu nyaman bagi ayam berada pada kisaran 18\u201324 derajat Celsius. Apabila suhu di luar kisaran tersebut, konsumsi pakan dan air minum akan terganggu. Ketika suhu terlalu rendah, misalnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">feed intake<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya akan meningkat. Pakan yang dikonsumsi ayam juga jadi lebih banyak untuk mempertahankan suhu tubuh, bukan untuk mendukung produksi. Sebaliknya, ketika suhu di atas kisaran ideal, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">feed intake<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan menurun dan berdampak pada produksi telur. Di kondisi yang lebih parah, ayam dapat mengalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">heat stress<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan risiko mortalitas yang juga meningkat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPersoalan suhu menjadi semakin penting di wilayah tropis seperti Payakumbuh. Berdasarkan pemetaan kondisi iklim Payakumbuh selama setahun menggunakan perangkat lunak Meteonorm, ayam hanya berada dalam zona nyaman selama sekitar 2,5% waktu dalam setahun. Sementara itu, 35% berada dalam zona <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">alert<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, 53,5% dalam zona <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">danger<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan 9% dalam zona <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">emergency<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari temuan tersebut, ia menekankan pentingnya strategi ventilasi sesuai kondisi suhu dan kelembapan di masing-masing daerah. Pengendalian suhu tidak cukup mengandalkan ventilasi secara konvensional, sehingga diperlukan penanganan melalui pengaturan ventilasi. Dengan sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">closed house<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, temperatur kandang dapat dijaga pada level yang optimal sepanjang tahun sehingga kesehatan dan produktivitas ayam tetap terjaga, performa dan konversi pakan lebih baik, serta mortalitas dapat ditekan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih mengenai suhu di kandang, <\/span><b>Tommy Lim<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, Product Sales Manager for Climate BD Agriculture Malaysia, mengangkat konsep kandang sebagai satu kesatuan sistem yang mendukung performa ayam. Menurutnya, efektivitas pengendalian suhu tidak hanya bergantung pada sistem ventilasi, tetapi juga pada kemampuan konstruksi kandang dalam menahan panas dari luar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari beberapa jenis material yang ada, seperti bata (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brick<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), beton (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">concrete<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), kayu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">vinyl wall<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">glass wool<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan PU panel, Tommy menjelaskan bahwa pemilihan material dinding kandang sangat menentukan seberapa besar panas dari luar dapat menembus ke dalam kandang. Bahkan, ia memperlihatkan perbedaan suhu pada dinding luar dan dalam kandang melalui pengukuran kamera <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">infrared<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cInsulasi yang bagus itu sangat penting. Jika insulasinya bagus, panas dari luar tidak mudah masuk ke dalam kandang. Saya sarankan gunakan dua lapis insulasi pada atap dan dinding untuk mengurangi beban kerja sistem ventilasi dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cooling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan begitu, penggunaan energi pun menjadi lebih efisien. Tetapi, pemasangannya juga harus diperhatikan karena sambungan panel yang tidak rapat dapat menjadi celah masuknya panas meski material kandang sudah bagus,\u201d tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><b>Performa Optimal, Untung Maksimal<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya dari faktor lingkungan, performa ayam petelur juga berkaitan erat dengan asupan nutrisi dan manajemen pemeliharaan yang tepat. <\/span><b>Mega Saragi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, Nutritionist and Technical Manager PT BEC Feed Solutions Indonesia melanjutkan sesi materi dengan menjelaskan bagaimana strategi nutrisi dapat mengoptimalkan penggunaan pakan dan meningkatkan keuntungan peternak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cFokus kita adalah bagaimana strategi supaya pakan yang kita kasih ke ayam bisa menghasilkan performa. Performa tidak hanya diukur dari tingginya produksi telur, tetapi juga bobot dan kualitas telur. Namun, pakan yang dikonsumsi ayam tidak serta-merta menjadi keuntungan karena harus melalui proses pencernaan, penyerapan, dan metabolisme. Sebagian nutrien dapat menjadi telur, sementara sebagian lainnya terbuang sebagai feses atau digunakan sebagai energi,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghasilkan pakan yang sesuai, Mega menjelaskan bahwa formulasi perlu diawali dengan penentuan spesifikasi nutrien berdasarkan kebutuhan produksi, kemudian disesuaikan dengan ketersediaan dan kualitas bahan baku. Rekomendasi dari perusahaan pembibitan dapat menjadi titik awal, tetapi formulasi tetap perlu diadaptasi dengan kondisi daerah setiap peternakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTermasuk ketika menggunakan bahan baku alternatif, penting untuk waspada terhadap anti-nutrisi dan mikotoksin di dalamnya. Apalagi bahan baku alternatif ini belakangan semakin sering digunakan peternak. Selain kandungan nutrien, harga dan kestabilan kualitas bahan baku juga perlu diperhatikan,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketepatan nutrisi pada akhirnya dapat dilihat dari performa ayam dan kualitas telur yang dihasilkan. Ketika produksi atau bobot telur tidak sesuai harapan, ia menyarankan peternak mengevaluasi kebutuhan energi dan asam amino, termasuk kecernaan dan keseimbangannya, bukan sekadar melihat persentase protein kasar. Tak hanya itu, kesehatan hati dan saluran pencernaannya juga perlu diperhatikan agar nutrisi tidak banyak digunakan untuk pertahanan tubuh dan bisa dimanfaatkan untuk produksi secara optimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di kesempatan yang sama, <\/span><b>Erwan Julianto<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> selaku Technical Manager Hendrix Genetics for Indonesia &amp; Philippine, mengaitkan manajemen peternakan langsung dengan potensi keuntungan yang bisa diraih peternak. Menurutnya, meski harga telur dan bahan baku berada di luar kendali peternak, manajemen dan performa kandang tetap sepenuhnya dapat dikendalikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia kemudian memperkenalkan formula sederhana namun krusial bagi peternak layer, yaitu 5-16-300. Angka 5 merujuk pada standar bobot badan umur lima minggu yang harus dikejar bersama keseragamannya, angka 16 adalah keseragaman bobot pada umur 16 minggu sebelum stimulasi cahaya dilakukan, sementara angka 300 adalah tambahan bobot dari 1,5 kilogram menjadi 1,8 kilogram menjelang masa produksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKalau bobot ayam belum seragam, jangan dipaksakan untuk melakukan stimulasi cahaya. Lebih baik menunggu satu atau dua minggu daripada memaksakan ayam yang masih kecil, karena efeknya bisa sampai akhir produksi. Yang perlu diingat, data berat telur adalah indikator tercepat mendeteksi masalah nutrisi, karena ayam cenderung mempertahankan jumlah produksi lebih dulu sebelum mengorbankan berat telurnya,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya sesi materi, diskusi, dan tanya jawab, acara ini juga dimeriahkan dengan kegiatan kuis dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">doorprize<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sehingga sangat berkesan bagi para peserta. Melalui kolaborasi dalam kegiatan ini, Big Dutchman (BD) Agriculture, BEC Feed Solutions, dan Hendrix Genetics berharap dapat terus mendampingi peternak layer di Indonesia untuk mencapai produksi yang lebih optimal dan efisien di tengah dinamika industri perunggasan. ADV<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Big Dutchman (BD) Agriculture, BEC Feed Solutions, dan Hendrix Genetics kembali menggelar Layer Solutions Day (LSD) di Payakumbuh, Sumatera Barat, Kamis (13\/8). Dengan mengusung tema \u201cMencapai Performa Produksi Ayam Petelur yang Optimal Melalui Perbaikan Manajemen\u201d, acara ini mempertemukan peternak layer mandiri dengan para pakar di bidang peralatan kandang, nutrisi, dan genetik ayam. Agenda dibuka dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":28837,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Big Dutchman, BEC Feed Solutions, dan Hendrix Genetics: Bahas Solusi Ventilasi, Nutrisi, hingga Genetik di Layer Solutions Day Payakumbuh | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Big Dutchman (BD) Agriculture, BEC Feed Solutions, dan Hendrix Genetics kembali menggelar Layer Solutions Day (LSD) di Payakumbuh, Sumatera Barat, Kamis (13\/8). Dengan mengusung tema \u201cMencapai Performa Produksi Ayam Petelur yang Optimal Melalui Perbaikan Manajemen\u201d, acara ini mempertemukan peternak layer mandiri dengan para pakar di bidang peralatan kandang, nutrisi, dan genetik ayam. Agenda dibuka dengan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-30T04:45:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/adv-BEC-September-26-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"574\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/adv-BEC-September-26-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/adv-BEC-September-26-scaled.jpg\",\"width\":1024,\"height\":574},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/\",\"name\":\"Big Dutchman, BEC Feed Solutions, dan Hendrix Genetics: Bahas Solusi Ventilasi, Nutrisi, hingga Genetik di Layer Solutions Day Payakumbuh | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-09-30T04:45:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-30T04:45:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Big Dutchman, BEC Feed Solutions, dan Hendrix Genetics: Bahas Solusi Ventilasi, Nutrisi, hingga Genetik di Layer Solutions Day Payakumbuh\",\"datePublished\":\"2026-09-30T04:45:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-30T04:45:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/#webpage\"},\"wordCount\":1124,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/big-dutchman-bec-feed-solutions-dan-hendrix-genetics-bahas-solusi-ventilasi-nutrisi-hingga-genetik-di-layer-solutions-day-payakumbuh\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/adv-BEC-September-26-scaled.jpg\",\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/adv-BEC-September-26-scaled.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-7v5","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28835"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28835"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28835\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28838,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28835\/revisions\/28838"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28835"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28835"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28835"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}