{"id":29363,"date":"2026-11-06T06:19:04","date_gmt":"2026-11-05T23:19:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/?p=29363"},"modified":"2026-11-06T08:58:33","modified_gmt":"2026-11-06T01:58:33","slug":"menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/","title":{"rendered":"Menakar Peluang Industri Pakan di Tengah Tekanan Bisnis Perunggasan"},"content":{"rendered":"<h6><strong>POULTRYINDONESIA, Tangerang<\/strong> \u2013 Industri pakan dan perunggasan nasional menghadapi berbagai tantangan sepanjang 2026. Meski demikian, peluang pertumbuhan pada 2027 masih terbuka, seiring meningkatnya kebutuhan protein hewani dan besarnya potensi pasar domestik.<\/h6>\n<h6>Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional GPMT Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) di ICE BSD, Tangerang, pada Kamis (5\/11\/2026) bersamaan dengan Nusantara Livestock &amp; Poultry Expo 2026. Mengusung tema \u201cFrom Challenges to Opportunities: Evaluasi Bisnis Perunggasan 2026, Akselerasi Pertumbuhan 2027\u201d, seminar ini menjadi forum evaluasi sekaligus ruang diskusi untuk merumuskan strategi menghadapi tantangan industri ke depan.<\/h6>\n<h6>Ketua Panitia Seminar, Yetti Liza, menyampaikan bahwa 2026 bukanlah tahun yang mudah bagi industri pakan dan perunggasan. Pelaku usaha dihadapkan pada dinamika pasar, persoalan ketersediaan dan stabilitas harga bahan baku pakan, serta tekanan harga ayam hidup dan telur yang berdampak terhadap keberlanjutan usaha peternak.<\/h6>\n<h6>\u201cKetika rantai pasok terganggu, seluruh ekosistem bisnis dari hulu ke hilir ikut merasakan dampaknya,\u201d ujarnya.<\/h6>\n<h6>Kendati demikian, Yetti menilai industri pakan dan perunggasan nasional memiliki daya tahan yang kuat. Memasuki 2027, GPMT optimistis industri pakan masih memiliki peluang pertumbuhan melalui adopsi teknologi, peningkatan efisiensi produksi, diversifikasi, serta optimalisasi pemanfaatan bahan baku lokal.<\/h6>\n<h6>Sementara itu, Direktur Pakan, Ditjen PKH, Kementan, Dr. Tri Melasari, S.Pt., M.Si., yang mewakili Direktur Jenderal PKH, menilai tema seminar relevan dengan kondisi industri saat ini. Mengacu pada survei Alltech Agri-Food Outlook 2026, tantangan utama industri pakan global adalah biaya produksi, meliputi bahan baku, energi, dan tenaga kerja sebesar 29%. Berikutnya adalah kondisi makroekonomi sebesar 17% dan ketegangan geopolitik sebesar 16%.<\/h6>\n<h6>Di tengah tantangan tersebut, peluang pasar domestik masih menjanjikan. Berdasarkan proyeksi OECD-FAO Agricultural Outlook 2026\u20132035, konsumsi daging unggas Indonesia diperkirakan meningkat dari 13,5 kg per kapita per tahun menjadi 19 kg pada 2035. Sementara konsumsi telur diproyeksikan naik dari 21,2 kg menjadi 29,6 kg per kapita per tahun.<\/h6>\n<h6>\u201cBesarnya potensi pasar ini perlu diantisipasi oleh industri pakan dan perunggasan melalui efisiensi biaya, kepastian pasokan, serta keseimbangan produksi dengan daya serap pasar,\u201d jelas Mela.<\/h6>\n<h6>Potensi tersebut juga tercermin dari data Susenas BPS. Pada 2025, tingkat partisipasi konsumsi telur ayam ras mencapai 91,56%, sedangkan daging ayam ras sebesar 60,76%. Tingginya konsumsi produk unggas turut memperkuat posisi ayam ras sebagai penopang utama penyediaan protein hewani nasional.<\/h6>\n<h6>Namun, peningkatan kebutuhan protein hewani harus diimbangi dengan kesiapan industri pakan. Data Direktorat Pakan menunjukkan produksi pakan nasional pada 2025 mencapai 20,35 juta ton, meningkat 10,57% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Januari\u2013September 2026, produksinya kembali tumbuh 12,28% menjadi 16,82 juta ton.<\/h6>\n<h6>Mela menjelaskan bahwa pakan masih menjadi komponen terbesar dalam biaya produksi peternakan, dengan kontribusi mencapai 67,82% pada ayam ras pedaging dan 74,66% pada ayam ras petelur di tingkat perusahaan. Karena itu, fluktuasi harga bahan baku akan sangat berpengaruh terhadap efisiensi usaha dan pendapatan peternak.<\/h6>\n<h6>\u201cKetergantungan pada pasar global dan nilai tukar perlu diantisipasi melalui efisiensi formulasi, diversifikasi, serta optimalisasi pemanfaatan bahan baku lokal,\u201d ungkapnya.<\/h6>\n<h6>Dari sisi pasokan, volume impor bahan pakan asal tumbuhan pada 2025 mencapai 7,696 juta ton, meningkat 39,14% dibandingkan 2019. Sementara itu, harga jagung lokal juga menunjukkan tren kenaikan. Rata-rata harga jagung dengan kadar air 14% pada Januari\u2013September 2026 mencapai Rp6.719\/kg, dibandingkan Rp6.069\/kg pada 2025.<\/h6>\n<h6>Menghadapi kondisi tersebut, Mela menekankan pentingnya penguatan pasokan, perbaikan mutu, efisiensi logistik, dan kepastian penyerapan bahan baku. Menurutnya, seluruh mata rantai industri perlu membangun sinergi agar pertumbuhan produksi dapat berjalan seimbang dengan kebutuhan pasar.<\/h6>\n<h6>\u201cIndustri pakan dan perunggasan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Rantai usaha harus saling bergantung, mulai dari penyediaan bahan baku, industri pakan, pembibitan, budidaya, hingga pengolahan dan pemasaran,\u201d tegasnya.<\/h6>\n<h6>Menghadapi 2027, menurut Mela terdapat tiga prioritas yang perlu diperkuat, yakni penguatan pasokan dan efisiensi melalui diversifikasi bahan baku serta kemitraan dalam negeri; peningkatan produktivitas dan nilai tambah melalui inovasi dan teknologi; serta menjaga keseimbangan produksi dengan kebutuhan dan daya serap pasar. Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, industri pakan dan perunggasan nasional diharapkan mampu mengubah berbagai tantangan menjadi peluang pertumbuhan yang lebih kuat dan berkelanjutan.<\/h6>\n<p><em><strong>Dapatkan informasi lainnya mengenai Industri Perunggasan di Indonesia dengan bergabung bersama kami di\u00a0<a href=\"https:\/\/whatsapp.com\/channel\/0029VbB4T1s7j6gFci2DxY2c\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WhatsApp Channel Satwa Media Group.<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>POULTRYINDONESIA, Tangerang \u2013 Industri pakan dan perunggasan nasional menghadapi berbagai tantangan sepanjang 2026. Meski demikian, peluang pertumbuhan pada 2027 masih terbuka, seiring meningkatnya kebutuhan protein hewani dan besarnya potensi pasar domestik. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional GPMT Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) di ICE BSD, Tangerang, pada Kamis (5\/11\/2026) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":29364,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[20,7],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menakar Peluang Industri Pakan di Tengah Tekanan Bisnis Perunggasan | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"POULTRYINDONESIA, Tangerang \u2013 Industri pakan dan perunggasan nasional menghadapi berbagai tantangan sepanjang 2026. Meski demikian, peluang pertumbuhan pada 2027 masih terbuka, seiring meningkatnya kebutuhan protein hewani dan besarnya potensi pasar domestik. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional GPMT Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) di ICE BSD, Tangerang, pada Kamis (5\/11\/2026) [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-11-05T23:19:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-11-06T01:58:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/3fa5b67b-29a4-45d7-adf8-2ea94e30f10b-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/3fa5b67b-29a4-45d7-adf8-2ea94e30f10b-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/3fa5b67b-29a4-45d7-adf8-2ea94e30f10b-scaled.jpg\",\"width\":1024,\"height\":768},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/\",\"name\":\"Menakar Peluang Industri Pakan di Tengah Tekanan Bisnis Perunggasan | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-11-05T23:19:04+00:00\",\"dateModified\":\"2026-11-06T01:58:33+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Menakar Peluang Industri Pakan di Tengah Tekanan Bisnis Perunggasan\",\"datePublished\":\"2026-11-05T23:19:04+00:00\",\"dateModified\":\"2026-11-06T01:58:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/#webpage\"},\"wordCount\":630,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/menakar-peluang-industri-pakan-di-tengah-tekanan-bisnis-perunggasan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/3fa5b67b-29a4-45d7-adf8-2ea94e30f10b-scaled.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Terkini\",\"Peristiwa\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/3fa5b67b-29a4-45d7-adf8-2ea94e30f10b-scaled.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-7DB","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29363"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29363"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29363\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29377,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29363\/revisions\/29377"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29364"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29363"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29363"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29363"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}